close
Sosial Budaya

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Layak Huni oleh OPSHID di Desa Watugajah

WhatsApp Image 2024-09-14 at 23.07.26

Warta Desa, Pekalongan, Sabtu (14/09/2024) – Organisasi Shiddiqiyyah Front Ketuhanan Yang Maha Esa (OPSHID) Kabupaten Pekalongan menggelar acara peletakan batu pertama untuk pembangunan rumah layak huni di Desa Watugajah, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Acara ini digelar sebagai bagian dari tasyakuran memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96 serta lahirnya lagu kebangsaan “Indonesia Raya”.

Acara dimulai pukul 10.00 pagi dengan dipimpin oleh Kholifah Shiddiqiyyah, Bapak Turmudzi, dan dihadiri oleh Wali Talqin Shiddiqiyyah, Bapak Wahudi, serta Ketua OPSHID Kabupaten Pekalongan, Miskatul Anwar. Turut hadir perwakilan Forkompimcam Kesesi dan tokoh masyarakat setempat. Acara dibuka dengan pengumandangan lagu “Indonesia Raya” tiga stanza, dilanjutkan dengan pembacaan syair-syair Shiddiqiyyah, yang menciptakan suasana khidmat.

Peletakan batu pertama dilakukan di rumah Ibu Suparti, seorang nenek lanjut usia penerima manfaat bantuan dari OPSHID, yang rumahnya dibangun ulang dari nol. Proyek ini merupakan wujud nyata komitmen OPSHID untuk membantu masyarakat yang membutuhkan hunian layak.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kesesi, Rinto Hermawan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada OPSHID. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan OPSHID, yang mampu membangun rumah dengan anggaran yang cukup besar. Kami juga memohon maaf karena pemerintah belum bisa memberikan dukungan optimal seperti yang telah dilakukan OPSHID,” ujarnya. (Rohadi)

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : bedah rumahKesesiopshidPekalonganwatugajah