Pekalongan Kota, Wartadesa. – Pemerintah Kota Pekalongan tidak menggelar perayaan Tahun Baru 2018, demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dinparbudpora) Kota Pekalongan, Tjuk Kushindarto, Jum’at (29/12).
Tjuk mengungkapkan bahwa Pemkot Pekalongan tidak menggelar perayaan malam tahun baru, yang ada adalah kegiatan menyambut malam pergantian tahun oleh elemen warga dengan melakukan penggalangan dana bencana rob di Kota Pekalongan.
“Pentas akhir tahun di depan Museum Batik yang diselenggarakan dalam rangka untuk kesetiakawanan sosial masyarakat, dalam bentuk penggalangan dana atau barang dan hasilnya akan disumbangkan ke korban bencana. Acaranya pun hanya sampai pukul 22.00 saja,” ujar Tjuk.
Informasi yang didapatkan oleh Wartadesa, elemen warga menggelar Gebyar Kali Loji dalam acara bertajuk Malam Refleksi 2017-2018 dalam Pentas Lintas Komunitas orang-orang yang tersingkirkan oleh kemajuan jaman. Acara ini digelar dalam rangka penggalangan dana untuk korban bencana rob di Kota Pekalongan.
Acara yang menghadirkan grub Goedang Djadul Pekalongan dan Gdang Plus tersebut bakal digelar Ahad, 31 Desember di Taman Patiunus.
Sementara itu, Ketua DPW FPI Kota Pekalongan, Abu Ayyas mengungkapkan agar acara yang digelar agar dikemas dengan melibatkan warga untuk memohon ampun kepada Allah desertai dengan permohonan harapan agar dijauhkan dari bencana.
“Acara dikemas dengan melibatkan warga untuk memohon ampun pada Allah disertai dengan permohonan harapan agar dijauhkan dari bencana, dimana acara tersebut bisa diadakan terpusat, atau di wilayah-wilayah yang terdampak rob, seperti Krapyak, Kramatsari, Pabean, Pantaisari, dll. Saatnya kita sekarang harus lebih cerdas secara spiritual agar Allah berkenan menurunkan berkahnya kepada kita,” ujar Ayyash. (Eva Abdullah, Foto: fb Festival Kali Loji)










