Kajen, Wartadesa. – Universitas Diponegoro (Undip) bakal membangun kampusnya di Kota Santri. Setidaknya ada dua lokasi yang menjadi calon kampus Undip, yakni di SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) di Jalan Mandurorejo Kajen dan di Dukuh Semampir Desa Kesesi Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan.
Menurut Asip Kholbihi, Bupati Pekalongan yang meninjau lokasi calon kampus Undip bersama pihak rektorat Jum’at (10/01) mengungkapkan bahwa pihak Pemkab menyediakan 160 hektar di Dukuh Semampir dan di Jalan Mandurorejo antara 6-10 ribu meter persegi.
“Ini adalah bentuk visi kami sebagai Bupati bersama Wakil Bupati. Ini adalalah implementasi inisiatif progresif dari visi-misi kami bagaimana membangun perguruan tinggi di Kabupaten Pekalongan,” ujar Asip.
Asip mengungkapkan bahwa dengan berdirinya kampus Undip di Pekalongan akan menjadikan daerah tersebut berkembang, ekonominya terangkat dan pemberdayaan masyarakat berjalan.
Sementara itu, Rektor Undip, Yos Johan Utama, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan banyak program studi (Prodi) yang akan didirikan di Kabupaten Pekalongan, antara lain Prodi Peternakan dan Pertanian dan Prodi-Prodi yang lain akan menyusul seperti fakultas-fakultas sosial semisal Fakultas Ekonomi, Hukum, FISIP, juga Fakultas Teknik, Teknik Industri, dan Teknis Sipil.
“Kami juga sedang mengkaji fakultas yang lain seperti Kedokteran misalnya. Juga FKM (Fakultas Kesehatan Masyarakat) yang saat ini sedang laku keras di pasaran dunia internasional,” kata Yos Johan.
Keberadaan Kampus Undip di Kabupaten Pekalongan, kata Yos Johan, untuk mempermudah akses anak-anak yang ada di Kabupaten/Kota Pekalongan dan Kabupaten sekitar untuk mendapatkan perguruan tinggi yang baik. “Dan mempermudah itu bukan hanya masalah tempatnya, akan tetapi juga mempermudah akses bagi orang-orang yang tidak mampu yang berprestasi,” ujarnya. (Eva Abdullah)










