close
KesehatanPendidikan

Asah Kompetensi di Puskesmas, Mahasiswa Profesi Apoteker UMPP Mulai PKL di Kabupaten Pemalang

template berita foto warta desa(3)

PEMALANG, WARTA DESA – Sebanyak mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) resmi terjun ke lapangan untuk menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL). Kegiatan yang bertujuan mengaplikasikan ilmu kefarmasian ini dilaksanakan di Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Puskesmas di wilayah Kabupaten Pemalang.

Dimulainya rangkaian praktik kerja ini ditandai dengan penyambutan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang pada Senin (04/05/2026). Kehadiran mahasiswa ini disambut baik sebagai upaya kolaborasi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga Pemalang.

Langkah Nyata di Dunia Kerja Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) UMPP secara simbolis menyerahkan para mahasiswa kepada pihak Dinkes Pemalang. Penyerahan ini menandai awal perjalanan para calon apoteker untuk merasakan pengalaman nyata di berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari tata kelola obat hingga pelayanan klinis.

“Melalui PKL ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mahir secara teori, tetapi juga mampu mengasah etika kerja dan interaksi langsung dengan masyarakat maupun tenaga kesehatan lainnya,” ungkap Kaprodi PSPPA UMPP.

Dampak bagi Pelayanan Publik Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang berharap kehadiran mahasiswa apoteker ini dapat memberikan dampak positif, terutama dalam efisiensi pengelolaan obat di tingkat puskesmas. Mahasiswa akan ditempatkan di berbagai unit untuk mendalami peran strategis apoteker dalam sistem kesehatan masyarakat.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa pekan ke depan. Dengan terjun langsung ke berbagai unit pelayanan kesehatan di pelosok Pemalang, para mahasiswa diharapkan lulus menjadi apoteker profesional yang adaptif dan siap menghadapi tantangan di dunia kesehatan yang kian dinamis.

Melalui sinergi antara UMPP dan Pemerintah Kabupaten Pemalang ini, diharapkan lahir tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial terhadap kondisi kesehatan di akar rumput. (.*.)

Terkait
PKS Kota Santri serahkan bantuan al-Quran

Kedungwuni, Waradesa. - Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pekalongan, Kamis (05/01) mendatangi komplek Ponpes Miftakhul Read more

Ratusan penjaga sekolah di Batang tuntut kesejahteraan

Batang, Wartadesa. - Kecilnya honor bagi penjaga sekolah di wilayah Batang, semetara tanggung jawab mereka yang besar, seperti harus bertanggung Read more

SMP Trensains gelar workshop guru profesional

Pekalongan Kota, Wartadesa. - SMP Trensain Pekalongan menggelar workshop (pelatihan) guru profesional yang diikuti oleh seluruh guru dan tamu undangan, Read more

Dua cucian jins di Pegaden Tengah ditutup Satpol PP

Wonopringgo, Wartadesa. - Dua tempat pencucian jins di Desa Pegaden Tengah Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ditutup oleh Satpol PP, hari Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : PKLumpp