close

Kesehatan

KesehatanLayanan Publik

Batang tambah dua positif Korona, salah satunya dokter

dokter

Batang, Wartadesa. – Lagi! Dua orang warga Batang positif Korona (Covid-19). Dua orang tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan profesi kenet berusia 30 tahun dan seorang dokter praktik di rumah sakit swasta berusia 30 tahun.

Hal demikian disampaikan Wihaji, Jum’at (24/04). Ia mengatakan bahwa hasil swab terbaru, ada dua orang positif Korona. “Jadi dua orang positif warga Batang sembuh, tapi hasil test swab laborat ada penambahan dua orang positif terinveksi virus corona,” kata Wihaji.

Wihaji menambahkan, satu pasien positif berprofesi sebagai kenek bus, pernah dirawat delapan hari di RSUD Kalisari, “karena sehat dipulangkang tapi setelah pulang hasil swab-nya positif. Akhirnya dijemput oleh petugas RSUD di rumahnya untuk diisolasi kembali,” jelas Wihaji.

Sementara dokter yang positif korona ada riwayat kontak dengan pasien terinveksi virus Korona. “Karena orang tanpa gejala, dokter tersebut melakukan isolasi mandiri di rumahnya,” kata Wihaji.

Hingga saat ini total ada enam orang yang positif Korona. “Total jumalah warga Batang terinfeksi virus korona sebanyak 6 orang, namun yang sembuh dua orang, 1 satu orang masih dirawat di RS dr Kariadi Semarang, 1 orang dirawat di RSUD Kaliaari Batang, 1 orang isolasi mandiri dan satu orang meninggal dunia,” jelasnya

Selain itu, empat kecamatan dinyatakan sebagai zona merah, yakni Kecamatan Batang dengan jumlah ODP 130 Orang, PDP 6 orang, positif corona 3 orang.  Kecamatan Kandeman ODP 22 orang, PDP 3 orang, positif korona 1 orang, Kecamatan Limpung ODP 7 orang PDP 3 orang dan positif korona 1 orang. Kecamatan Tulis ODP 50 orang, PDP 3 Orang positif corona 1 orang. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

PDP warga Kedungwuni meninggal

pdp kedungwuni

Kedungwuni, Wartadesa. – Berita duka terkait meninggalnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kembali terjadi di Kota Santri. Satu pasien dalam pengawasan asal Kedungwuni, Abrori Amin (57) dengan alamat KTP Jl. Cempaka Putih Utara RT 09 RW 02 Kemayoran Jakarta. Ia meninggal dunia di RSUD Kalisari, Batang, Rabu (22/4, pukul 05.50 WIB.

Pasien merupakan warga Paesan selatan RT 03 RW 05 Kel. Kedungwuni Barat Kec. Kedungwuni Kab. Pekalongan yang mudik dari Jakarta dan sebelumnya sempat dirawat di RSUD Bendan, Kota Pekalongan pada 20 April 2020.

Oleh tim medis, Almarhum dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Pesan Utara, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, dengan protokoler pemakaman Covid-19, Rabu (22/04) pukul 11.00 WIB.

RSUD Kalisari pun sudah melakukan tes swab tenggorokan, namun hasilnya belum keluar.  (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

27 Pemudik Batang dari Papua isolasi mandiri dengan fasilitas ala Villa

pemudik papua

Batang, Wartadesa. – Pemudik asal Papua, tiba di Batang, Rabu (22/04) dinihari, mereka langsung menjalani isolasi mandiri selama 14 hari kedepan dengan fasilitas menginap di villa. Gedung yang disulap menjadi villa mandiri adalah Gedung Pramuka yang dilengkapi dengan tempat tidur, kamar mandi, hotspot area dan peralatan olahraga.

“Tadi saya sudah komunikasi dengan 27 pemudik asal Papua tersebut. Mereka meminta agar Vila Mandiri bisa dilengkapi dengan jaringan internet serta peralatan olahraga. Maka saya jawab oke, permintaan mereka tersebut langsung saya setujui,” demikian disampaikan  Bupati Batang, Wihaji, saat berkunjung ke villa mandiri kemarin.

Wihaji menambahkan, pihaknya telah menjamin kebutuhan makan dan minum untuk seluruh pemudik asal Papua tersebut. “Tentunya mereka kita kasih makan dan minum, satu hari tiga kali. Namun apabila mereka bosan atau kangen dengan masakan istrinya, maka kita persilahkan dari pihak keluarga untuk mengantarkan makanannya ke Vila Mandiri melalui petugas yang jaga,” katanya.

Selain itu, tambah Wihaji,  petugas medis di wilayah setempat akan melakukan pemantauan kondisi kesehatan dari 27 pemudik tersebut selama 14 hari kedepan.

Menurut Wihaji para pemudik asal Papua ini kondisinya baik-baik saja dan sebagian besar mereka bekerja di sektor wisata seperti Raja Ampat Papua dan sebagainya. Mereka pulang kampung lantaran pariwisata di Papua turut terimbas Covid-19. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Lagi! Dua PDP di Pemalang meninggal

covid

Pemalang, Wartadesa. – Dua pasien dalam pengawasan (PDP) di Pemalang meninggal. Masing-masing seorang laki-laki berusia 18 tahun, dan perempuan berusia 15 tahun. Jumlah tersebut menambah PDP yang meninggal dari sebelumnya lima orang menjadi tujuh orang.

“Tadi malam satu PDP di RSUD Ashari Pemalang laki-laki 18 tahun, dan satu wanita 15 tahun kiriman dari RSUD Wongsonegoro Semarang,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pemalang Tutuko Raharjo, Rabu (22/4).

Tutuko mengatakan, kedua pasien meninggal sudah dimakamkan dengan prosedur Covid-19. Pihaknya tidak menjelaskan kronologis pasien secara lengkap, kapan pasien pertama kali dirawat. Ia hanya menyebut bahwa salah satu pasien meninggal yang laki-laki pernah memiliki riwayat mengidap tuberkulosis. “Keduanya sudah dimakamkan, data di website akan segera menyesuaikan,” pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

15 Positif Korona di Pemalang, 8 diantaranya paramedis

covid

Pemalang, Wartadesa. – Delapan dari 15 kasus positif Korona (Covid-19) di Kota Ikhlas, Pemalang adalah paramedis yang menjadi garda terdepan penanganan virus tersebut. Empat paramedis laki-laki dan empat paramedis perempuan berusia muda yang terpapar virus Korona saat ini menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri.

Delapan tenaga medis yang terpapar virus mematikan itu diantarnya, M perempuan (25) asal Sumatera Selatan, J perempuan (25) asal Jakarta Utara, S laki-laki (24) asal Jakarta Pusat, M perempuan (23) Asal Purwokerto, M perempuan (24) asal Jakarta, D laki-laki (24) asal Pontianak, B laki-laki (24) asal Bandung, dan W laki-laki (34) asal Pemalang.

“Dari delapan tim medis yang terpapar virus Corona itu 7 di antaranya sedang dikarantina dan menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kabupaten Pemalang, sedangkan 1 tenaga medis lainnya melakukan karantina mandiri di rumahnya,” ujar Junaedi, Bupati Pemalang dalam siaran pers, Selasa (21/04).

Junaedi mengungkapkan sebelumnya ada lima pasien positif Korona,  penambahan 10 pasien terkonfirmasi positif covid-19 itu, menambah jumlah pasien positif covid-19 di Kabupaten Pemalang menjadi 15 orang.

“Sepuluh tambahan positif Korona tersedut delapan dokter dan dua orang lainnya merupakan warga sipil, yaitu S (20), perempuan, dan W (61) laki-laki.” Lanjut Junaedi.

Dua warga sipil yang terpapar itu, seorang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Seorang lainnya, yang baru pulang dari rumah sakit, akan diisolasi di Rumah Singgah di Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo Pemalang.

Bupati Pemalang,   menyampaikan keprihatinnya atas kondisi yang terjadi di wilayahnya. “Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan keprihatinan atas keadaan sekarang ini. Masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjalankan protokol kesehatan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,” kata bupati.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pemalang, Tutuko Rahardjo, menyatakan dari 15 kasus positif Covid-19 di Pemalang, 13 pasien masih dalam perawatan dan menjalani isolasi mandiri. Sementara 2 warga yang sebelumnya dinyatakan positif saat ini sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan ke rumahnya.

Pasien yang sembuh adalah dua warga Desa Sidorejo Kecamatan Comal. Kepastian kesembuhan dua warga Sidorejo ini setelah hasil test swab ulang menyatakan negatif Covid-19. Saat ini, keduanya sudah kembali menjalankan aktivitas secara normal di rumah masing-masing.

Sementara itu, jumlah kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Pemalang tercatat 47 orang. 17 orang masih dalam pengawasan, 25 orang dinyatakan sembuh dan dipulangkan, sedangkan 5 orang meninggal. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Generasi Cerdas Ashobihin Futsal Club bagikan sembako

ashobihin

Kesesi, Wartadesa. – Berbagai bentuk kepedulian warga dalam menangani dampak pandemi Korona terus dilakukan warga. Seperti yang dilakukan oleh Lembaga Generasi Cerdas Ashobihin Futsal Club Selasa (21/04) kemarin.

Sobihin, Manager Generasi Cerdas Ashobihin Futsal Club mengungkapkan bahwa ia turun tangan membantu anak-anak binaanya yang terdampak pandemi Korona. “Rata-rata anak binaan kami terdampak secara ekonomi, mereka kehilangan penghasilan dan kami bantu dengan berbagi sembako,” tuturnya.

Adapun paket yang dibagikan, lanjut Sobihin, berupa paket beras lima kilogram, sarden tujuh kaleng, satu toples sosis, minyak goreng satu liter, satu botol keacap, telur dua kilogram,” ujar pemuda yang lahir di Desa Ujungnegoro, Kesesi ini.

Sobihin juga membagikan handsanitizer ukuran 750 ml, sarung tangan lateks, sabun cuci tangan,jerigen untuk cuci tangan dan poster Covid-19). “Kita sengaja memberikan jerigen dan peralatan cuci tangan tersebut untuk dipasang di masing-masing rumah para siswa binaan, tujuannya agar dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk menjaga kesehatan dari penyebaran virus Korona,” lanjutnya.

Sobihin berharap bantuan tersebut bisa membantu kebutuhan anak-anak binaanya dan keluarganya dari dampak Covid-19. “Semangat Pemuda dalam membantu pemerintah di tingkat elemen paling bawah,saya berharap bisa membantu anak anak dan keluarga tetap jaga kesehatan dan Stay at home.” Disela sela pembagian sembako
Generasi Cerdas Ashobihin. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Tenaga medis RSUD Kraton jalani isolasi mandiri, layanan Poli Rawat Jalan tutup sementara

rsud kraton

Kota Pekalongan, wartadesa. – Pelayanan di poliklinik rawat jalan RSUD Kraton ditutup sementara lantaran puluhan tenaga medis, baik perawat maupun dokter menjalani isolasi mandiri paska dua dokter spesialis RSUD tersebut terpapar Korona.

Direktur RSUD Kraton, Eko Widiantoro, Selasa (21/4) kemarin, mengatakan, pasca temuan dua dokter spesialis di RSUD Kraton terpapar virus corona, pihak rumah sakit langsung melakukan tracking. Menurutnya, ada sekitar 50 orang tenaga kesehatan, baik itu dokter dan perawat, yang melakukan kontak dengan dua dokter spesialis tersebut. Oleh karena itu, puluhan dokter dan perawat ini menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

Eko menambahkan bahwa pihaknya akan mengupayakan seluruh dokter dan perawat menjalani rapid tes dan swab tes.

“Sejak tanggal 21 April 2020 memang poli rawat jalan kita tutup karena ada dua dokter spesialis, yakni dokter spesialis anak dan penyakit dalam, hasil swabnya positif. Dari hasil tracking, ada 50 tenaga kesehatan, baik dokter dan perawat, yang melakukan kontak dengan dua dokter spesialis itu, sehingga ada ketidaktenangan,” tutur Eko.

Eko mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang mengajukan rapid tes dan swab tes. “Kita lagi minta rapid tes dan swab. Kebetulan kita alatnya habis, kita lagi cari. Jika sudah ada, kita akan lakukan pemeriksaan. Protokolnya 14 hari isolasi. Jika sudah selesai, kita akan tinjau lagi kebijaksanaannya. Paling tidak 14 hari ke depan kita tutup poli itu,” ujarnya.

Untuk poli yang masih buka meliputi klinik hemodialisa dan kemoterapi, klinik paru, dan klinik onkologi. Eko mengungkapkan saat ini yang sudah di tracking baru tenaga kesehatan RSUD Kraton, sementara untuk pasien yang dirawat belum. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

PDP asal Kemasan Bojong dimakamkan kemarin, Satu warga Kesesi positif Korona

kemasan

Kajen, Wartadesa. – Satu lagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dan dimakamkan dengan protokol Covid-19. Warga Desa Kemasan, Kecamatan Bojong, Pekalongan berinisial A (50) dimakamkan di pemakaman desa setempat, Selasa (21/04) dini hari pukul 01.00 WIB. Ia memiliki riwayat penyakit TBC dan jantung.

Keterangan dari Anang, Sekretaris Desa Kemasan, almarhumah sempat dilarikan ke RSI Pekajangan lantaran sakit, namun sebelum dirawat, ia meninggal dan langsung dimakamkan dengan protokol kesehatan karena almarhumah sempat kontak dengan anaknya yang pulang dari Bali.

Anang menambahkan bahwa almarhumah meninggal pada Senin (20/04) pukul 20.00 WIB. Kondisinya yang sudah tua dan sakit membuat keluarga membawanya ke RSI, namun sebelum menjalani perawatan di rumah sakit, ia sudah meninggal.

Selain di Kemasan, satu pemudik dari Jakarta asal Wonokerto meninggal dan dimakamkan di kampung halamannya. Almarhumah berinisial N meninggal di salah satu rumah sakit di Jakarta akibat liver dan telat melakukan cuci darah.

Delapan positif Korona di Kota Santri

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwiantoro mengungkapkan hingga selasa (21/04) tercatat delapan orang positif Korona (Covid-19) di Kota Santri.

“Hingga kemarin ada 324 kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP), dimana yang selesai dipantau ada 229 orang dan yang masih dalam pantauan ada 93 orang, ada 9 pasien dalam pengawasan (PDP), dengan kondisi 5 pasien dirawat dan sembuh dan 4 pasien meninggal dunia, dan jumlah positif Covid-19 ada delapan kasus, dengan rincian 4 dirawat, 3 isolasi mandiri, dan satu meninggal dunia.” Ujar Setiawan.

Terkait jumlah positif Korona yang makin bertambah, Bupati Pekalongan akan melakukan klasterisasi wilayah hingga tingkatan desa. Klasterisasi dilakukan dengan menandai zona hijau, kuning maupun merah.

Asip menyebut,  pemetaan (klasterisasasi) ini dilakukan secara dinamis disesuaikan dengan perkembangan kondisi daerah yang ada yang sewaktu-waktu bisa berubah. “Nanti Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan akan merincinya dengan detail,” ucapnya.

Menurut Asip, dengan adanya klaster ini masyarakat bisa lebih waspada dan berhati-hati melihat perkembangan situasi di daerahnya. “Adanya hal ini juga akan menjadi acuan pelaksanaan aktivitas masyarakat,” paparnya.

Warga Kesesi Positif Korona

Satu pasien laki-laki berusia 34 tahun, warga Dukuh Gembiro Desa Krandon dinyatakan positif Korona dan menjalani perawatan di RSUD Bendan Kota Pekalongan. Pasien merupakan pekerja dari Bekasi yang masuk zona merah dan mudik ke Pekalongan.

Saat tiba di Pekalongan, si pasien merasa tidak enak badan dan langsug memeriksakan ke RSUD Bendan. Saat pemeriksaan awal oleh Tim Medis RSUD Bendan, pasien mengalami meriang demam/ suhu >37 °C dan flu, batuk. Kemudian dilakukan rapid tes dan sampel swab ke-2 pada 20 April 2020 dengan hasil positif covid-19. Saat ini pasien sedang dirawat di Ruang Isolasi RSUD Bendan Kota Pekalongan. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Warga Limpung Batang dinyatakan positif Korona

covid

Batang, Wartadesa. – Warga Limpung Batang syang sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dinyatakan positif terpapar Korona (Covid-19) setelah menjalani tes swab pihak rumah sakit Moewardi, Solo.

“Satu warga Batang yang sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hasil Swab Testnya positif Covid-19,” ungkap Bupati Batang, Wihaji saat memberikan keterangan pers di posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Selasa (21/4).

Wihaji menambahkan, pasien terpapar Korona tersebut telah meninggal pada Ahad (19/04) di RS Moewardi Solo. Selanjutnya jenazah dimakamkan di pemakaman umum desa tempat ia tinggal pada Senin (20/04).

“Alhamdulillah untuk proses pemakaman sendiri berjalan lancar dan warga bisa menerima dengan baik. Meski begitu, kita dari pemkab, kecamatan, desa dan kepolisian tetap melakukan pengamanan. Proses pemakamannya sendiri tetap menggunakan standar penanganan pasien Covid-19,” jelas  Wihaji.

Menurut Wihaji, pihaknya saat ini terus melakukan tracking terhadap pasien tersebut, sebelumnya pasien PDP yang terpapar Korona sempat dirawat di salah satu rumah sakit di Batang selama dua hari.

“Pada saat dilakukan Rapid Test, hasilnya negatif. Namun setelah dilakukan Swab Test ternyata positif. Karena itulah, Tracking terhadap pasien tersebut harus dilakukan dengan sedetail mungkin. Termasuk tenaga medis yang melakukan penanganan di rumah sakit, maupun kerabat yang menjaga saat dirawat,” pungkas Wihaji. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Dua dokter Kota Batik positif Korona

dokter

Kota Pekalongan, Wartadesa. – Dua warga Kota Pekalongan berprofesi sebagai dokter, dikonfirmasi positif Korona (Covid-19). Adanya dua warga Kota Batik yang terpapar Korona menambah jumlah pasien positif Covid-19 menjadi tiga orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Slamet Budiyanto mengungkapkan ada penambahan tiga pasien positif Covid-19 di mana dua diantaranya adalah warga Kota Pekalongan.

“Ada penambahan tiga pasien teekonfirmasi positif Covid-19. Dua pasien merupakan warga Kota Pekalongan dan satu warga Kabupaten Pekalongan. Keduanya kini tengah melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ujar Slamet.

Slamet membenarkan bahwa dua pasien positif Korona tersebut berprofesi sebagai dokter. “Tiga dokter yang menjalani Rapid Test dan Swab ternyata positif Corona. Dua dari 3 dokter itu merupakan warga Kota Pekalongan,” Katanya

Data hingga Senin (20/04) pasien terkonfirmasi positif Korona di Kota Pekalongan sebanyak enam orang. Dua meningal yakni asal Sragi dan Pemalang, empat lainnya dengan rincian satu pasien dirawat dan tiga lainnya melakukan isolasi mandiri. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya