close

Kesehatan

KesehatanLayanan Publik

Mereka yang kerapkali dibubarkan dan kembali lagi

massa dibubakan

Pemalang, Wartadesa. – Pembubaran kerumunan warga yang dilakukan petugas kepolisian di Kabupaten Pemalang, berulang kali dilakukan, namun usai dilakukan, tak lama, masih saja dijumpai kerumunan serupa di berbagai tempat.

Seperti terjadi saat giat patroli kewilayahah malam hari yang dilakukan oleh anggota Polsek Ulujami, yang melaksanakan patroli rutin, Ahad (03/05).  Giat patroli kewilayahan malam hari dengan maksud untuk mencegah terjadinya gangguan tindak kriminalitas ,serta untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat, serta untuk mengantipasi kemungkinan terjadinya penyebaran covid 19 dengan membubarkan kerumunan anak – anak remaja.

Dalam pelaksanaan patroli kewilayahan malam hari masih dijumpai adanya kerumunan masa terutama anak -anak remaja, ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran warga masyarakat terhadap penyebaran covid 19 masih kurang, dan petugaspun memberikan himbauan,agar segera bubar dan kembali kerumah masing – masing, lebih baik diam dirumah untuk sementara waktu, dan saat ini sangat tidak tepat untuk kumpul – kumpul dan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencegah dan memutus penyebaran mata rantai virus covid 19 tersebut.

Di Randudongkal, Polsek Randudongkal Polres Pemalang Jawa Tengah aktif memberikan himbauan kepada masyarakat dengan cara berpatroli dan menggunakan pengeras suara serta menyambangi yang masih tongkrongan untuk menghimbau pulang dan di berikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya virus Corona serta Bagaimana upaya pencegahannya,Senin (04 /05).

Kapolres Pemalang Polda Jateng AKBP Edi Suranta Sitepu melalui Kapolsek Randudongkal Polres Pemalang Jawa Tengah Akp Tarhim mengatakan, ”wabah corona memang sangat berbahaya untuk itu kami terus menghimbau sekaligus menenangkan dan menhingatkan warga agar mematuhi himbuan atau tata cara berinteraksi serta tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan ” ujar Tarhim.

“kegiatan himbauan dan pembubaran kerumunan terus kami laksnakan semata mata ikut berperan aktif menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat,” lanjut Tarhim.

Sama halnya yang terjadi di Petarukan.  Untuk mencegah penyebaran Virus Corona (covid-19), Ka Spk Polsek Petarukan Polres Pemalang Polda Jawa Tengah Aiptu Riyanto, bersama tiga anggota, terus bergerak dan berupaya gencar memberikan imbauan agar masyarakat tetap berada di rumah dan menjauhi tempat berkumpulnya massa. Senin (4/5)

Ka Spk Polsek Petarukan bersama anggota setiap malam, mereka secara bergantian berkeliling ke tempat-tempat yang dijadikan ajang nongkrong, seperti warkop dan kafe seperti yang ada di Desa Iser, nongkrong di warung kopi sudah menjadi budaya orang Jawa pada saat capai atau istirahat.

“Berkumpul tanpa menjaga jarak merupa kan salah satu wadah penyebaran virus Corona atau Covit19, Bertahan dirumah itu merupakan wujud perjuangan untuk Indonesia melawan virus corona,” ujar Aiptu Riyanto

Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu, melalui Kapolsek Petarukan AKP Subur Suharto, mengatakan pihaknya setiap malam berpatroli terus menerus untuk membubarkan massa yang berkerumun di tengah ancaman wabah virus corona(covid-19). Jelas AKP Subur Suharto

Kami juga menjalankan maklumat Kapolri. Setiap malam kami lakukan, dengan sasaran warung-warung,tempat permainan Play station, soalnya orang nongkrong di situ, orang cuma pesen kopi tapi nongkrong bisa dua jam, bahkan lebih. Pungkasnya.

Pun, yang dilakukan oleh Polsek Watukumpul Polres Pemalang menggelar razia di kawasan jembatan ikut Desa Wisnu Watukumpul Pemalang. Jembatan yang sering disebut jembatan ‘cinta’ ini kerap dijadikan tempat kongko dan juga lokasi muda-mudi yang pacaran.

“Sebenarnya ini razia rutin, ini perintah Kapolres supaya kita berpatroli di kawasan yang rawan,” kata Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio

Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio mengatakan, patroli yang dilakukan petugas mengamankan dua orang anak muda yang kongko di kawasan itu. Mereka kemudian dibawa ke Polsek Watukumpul Polres Pemalang dan orangtua mereka dipanggil.

“Kita panggil orangtua mereka untuk memberitahu kalau berbahaya kongko di jembatan tersebut”, terang Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio

Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio mengatakan, kongko di jembatan sangat berbahaya. Hal ini karena bisa terjadi kecelakaan bila ada yang kendaraan yang berhenti di lokasi itu.

“Jembatan bukan tempat kongko, karena menggangu lalu lintas,” ungkap Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio

Muda-mudi yang berhenti di kawasan ini kerap membuat lalu lintas menjadi terganggu. Polsek Watukumpul Polres Pemalang sudah memberikan imbauan agar pasangan muda-mudi tak pacaran di lokasi ini, pungkas Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Watukumpul AKP Muawan Subagio.

Himauan untuk tidak berkumpul dan pembubaran keramaian juga dilakukan jajaran Polsek Warungpring Polres Pemalang tingkatkan giat patroli dengan memberikan himbauan dan sampaikan pesan pesan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat agar mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif jelang Pilkada Serentak.

Patroli tersebut dilakukan oleh KSPKT 1 Polsek Warungpring Polres Pemalang dengan sasaran warga masyarakat di desa Datar Kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang.

Dalam kesempatan tersebut petugas patroli menghampiri warga masyarakat yang sedang berkerumun, kemudian petugas patroli menyampaikan himbauan dan membubarkan kerumaunan masa.

“agar saling jaga kebersihan dan tak kalah pentingnya selalu pakai masker dan hindari kerumunan guna cegah penularan virus corona, ” jelas Aipda Ibnu.

Sementara itu di tempat terpisah Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui kapolsek Warungpring Polres Pemalang IPTU Sutiran mengatakan “Bahwa dengan meningkatkan patroli serta dialogis dengan warga masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas maka dapat mengantisipasi kriminalitas ataupun hal hal yang meresahkan masyarakat serta mendapat informasi yang lebih banyak dari warga, tetap demi terwujudnya keamanan dan dan antisipasi penyebaran Covid 19” jelas Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek warungpring Polres Pemalang IPTU Sutiran.

Sama halnya di Petarukan. Antisipasi merebaknya Virus Corons, Waka Polsek Petarukan Polres Pemalang Polda Jawa Tengah AKP Suhartono bersama Ka Spk dan tiga anggota, melakukan patroli dan pembubaran kerumunan massa, untuk mengantisipasi pencegahan penyebaran wabah virus corona (COVID-19), yang bertempat di pinggir jalan kampung Desa Temuireng Kec Petarukan. Minggu 3/5/2020

Kegiatan patroli tersebut dilakukan dalam rangka menindaklanjuti maklumat Kapolri bernomor: Mak/2/III/2020 tentang, kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona.

Waka Polsek Petarukan dalam patrolinya berhasil membubarkan kerumunan massa yang sedang duduk-duduk di panggrok dekat Balai Desa Temuireng dan sambil ngobrol bersama serta saling berdekatan.

Ia mengungkapkan, sasaran utama patroli difokuskan di sejumlah tempat ramai yang dikunjungi masyarakat atau para pemuda yang nongkrong di warung, di tempat Layanan Internet gratis/Wifi, dan tempat keramaian lainnya.

“Selain melaksanakan patroli di sejumlah tempat, petugas Polsek Petarukan juga melakukan patroli di sejumlah titik seperti di Pasar, kompleks pertokoan, obyek vital, Perbankan, SPBU dan di kantor milik pemerintah yang berada di wilayah Kecamatan Petarukan.” Tutur Ipt Suhartono

Kapolres Pemalang AKBP Edy Suranta Sitepu, melalui Kapolsek Petarukan AKP Subur Suharto, menyampaikan Patroli yang dilaksanakan merupakan salah satu upaya preventif untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona dan gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Petarukan. Jelas AKP Subur Suharto

Selain membubarkan warga, pihaknya juga sempat memberikan imbauan untuk tetap mengikuti protokol kesehatan pemerintah tentang pencegahan penyebaran virus corona dan kurangi aktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan atau kepentingan dan jaga jarak saat berkomunikasi dengan orang lain. Tegasnya.

Jika himbauan dan larangan kumpul-kumpul dalam rangka pencegahan Covid-19  kerapkali diabaikan, apa yang seharusnya dilakukan? (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

PDP, perempuan hamil meninggal

kemasan

Batang, Wartadesa. – Warga Jakarta asal Batang, seorang perempuan yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal Sabtu (02/05). Ia meninggal saat berada di IGD RS Qalbu Insan Mulia (QIM) Batang. Perempuan PDP tersebut dikabarkan dalam kondisi hamil dan baru pulang dari Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dr Muchklasin mengungkapkan, wanita tersebut sesuai KTP yang dimiliki merupakan warga Jakarta. Namun dia berasal dari Kabupaten Batang. “Wanita berstatus PDP tersebut meninggal dunia saat berada di IGD (Instalasi Gawat Darurat) Rumah Sakit Qolbu Insan Mulia (QIM) Batang,” ujarnya.

Muchlasin mengungkapkan, perempuan tersebut saat kembali ke Batang memang dalam kondisi sakit. Saat dirawat disalah satu klinik, dia mengeluh sakit di lambung. Hingga kemudian dirujuk ke RS Qim hingga akhirnya meninggal dunia. “Untuk proses pemakamannya sendiri menggunakan standar penanganan jenasah korban Covid-19, sehingga seluruh petugas yang terlibat mengenakan APD (alat pelindung diri) lengkap. Hal tersebut sesuai protokol kesehatan,” jelas Muchlasin.

Jenasah sendiri dimakamkan di pemakaman umum Kelurahan Karangasem Selatan dengan pengamanan petugas dari kepolisian dan TNI. Prosesnya sendiri berjalan dengan lancar. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Negatif! Hasil rapid tes Jamaah Tabligh asal Kota Santri

jamaah tabligh

Kabupaten Pekalongan, Wartadesa. – Hasil tes Jama’ah Tabligh yang mengikuti kegiatan Ijtima’ Ulama di Gowa, Makasar, Sulawesi Selatan asal Kota Santri, dinyatakan negatif. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro, Ahad (03/04). Sementar itu, kasus terpisah 10 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal.

Hasil tersebut setelah Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melakukan rapid tes kepada seluruh peserta Ijtima’ Ulama di Gowa,

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, hasil rapid tes sejumlah jamaah tabligh akbar asal Kota Santri yang pernah ke Goa hasilnya negatif. “Usai pulang, para jamaah langsung dilakukan pendataan di masing-masing desa serta dilakukan rapid tes.” ujar Setiawan.

Setiawan melanjutkan, “Alhamdulillah hasilnya negatif. Rapid tes itu sudah kami lakukan sejak lama. Guna antisipasi hal tidak diinginkan. Sudah kami cegat di masing-masing desa, ” katanya.

Kasus terpisah, sedikitnya 10 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Santri meninggal. “PDP ini banyak yang dikirim atau dirujuk dari Jakarta ke daerah dengan kondisi umum pasien sudah jelek,” kata Setiawan.

Dikatakan Setiawan, para pasien ini kebanyakan sudah pernah dirawat di RS Jakarta yang notabene merupakan zona merah dengan tingkat penyebaran covid19 cukup tinggi di wilayah Indonesia, yang kemudian malah dirujuk penanganan ke rumah sakit daerah. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Satu PDP asal Comal setelah meninggal dinyatakan positif Korona

pdp meninggal

Pemalang, Wartadesa. – Kabar duka, kembali terjadi di Kabupaten Pemalang. Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di RSUD dr M. Ashari Pemalang, warga Desa Wonokromo, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang positif Korona (Covid-19). PDP tersebut meninggal sebelum hasil swab tes-nya turun.

“Ada satu warga meninggal asal Wonokromo yang awalnya berstatus PDP, kini dinyatakan positif berdasarkan hasil tes swab,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Pemalang, Tutuko Raharjo, Jumat (01/05).

Pasien berjenis kelamin laki-laki dan berumur 61 sempat menjalani perawatan di RSUD dr M Ashari Pemalang,  meninggal, Senin 13 April 2020 lalu.

Menurut Tutuko, hingga hari ini, sudah 22 orang di Pemalang suspek Korona, 14 diantaranya adalah tenaga medis. (Eva Abdullah)

Berita terkait

Bertambah lima orang tenaga medis di Pemalang positif Korona

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Satu saspek Korona asal Kesesi dinyatakan sembuh

covid

Kabupaten Pekalongan, Wartadesa. – Satu orang saspek (suspect) Korona (Covid-19) warga Kesesi, Kabupaten Pekalongan dinyatakan sembuh, setelah menjalani perawatan. Hal tersebut dinyatakan oleh Setiawan Dwi Antoro, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Kamis (30/04).

Setiawan menyebut bahwa pihaknya bersyukur ada pasien Korona yang sembuh. “Iya Alhamdulillah ada warga di Kesesi sudah sembuh Korona,” katanya.

Diketahui, warga Kesesi berjenis kelamin laki-laki berusia 27 tahun dinyatakan positif Korona sejak 20/04 lalu. Setelah menjalani perawatan medis. “Kepastian kesembuhan pasien ini didapat setelah hasil lab yang dijalani ternyata hasilnya negatif.” Lanjut Setiawan.

Pasien langsung dipulangkan ke kediamannya pada sore harinya. Setiawan juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras semua pihak terutama tim medis sehingga pasien ini sembuh. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Bertambah lima orang tenaga medis di Pemalang positif Korona

dokter

Pemalang, Wartadesa. – Tenaga medis di Pemalang yang dinyatakan terpapar Korona (Covid-19) bertambah lima orang. Total 14 tenaga medis di Kota Ikhlas terpapar virus mematikan tersebut.

Dalam keterangan pers yang dilakukan oleh Junaedi, Bupati Pemalang, ia menyebut bahwa lima tenaga medis yang terpapar Korona, tiga orang warga Pemalang berjenis kelamin laki-laki dan dua warga Jakarta berjenis kelamin perempuan yang bertugas di Pemalang.

”Sa’at ini kami prihatin, lima  tenaga medis, dan satu lagi warga kita (Pemalang) yang juga positif Covid-19 berdasarkan hasil test Swab,” kata Junaedi, Kamis (30/04).

Selain itu, satu warga Kecamtan Warungpring juga positif covid-19 dan satu orang meninggal dunia warga Desa Asemdoyong Kecamatan Taman berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan). “Tentu kita prihatin, tenaga medis adalah garda terdepan melawan Covid-19 yang sedang berjuang dan bersentuhan langsung dengan pasien, semoga diberikan ketabahan dan lekas sembuh,” imbuh Bupati.

Dengan demikian jumlah tenaga medis yang terkonfirmasi positif Corona saat ini adalah 14 orang. Dengan tambahan tersebut secara keseluruhan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pemalng berjumblah 22 orang. Tiga orang dinyatakan sembuh, salah satunya tenaga Medis. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Sembilan tenaga medis RSUD Kraton positif Korona

ambulan
  • Enam  jamaah Tabligh positif Korona

Kota Pekalongan, Wartadesa. – Humas RSUD Kraton, Teguh Ikhwan mengabarkan bahwa sembilan tenaga medis di rumah sakitnya positif Korona dalam rapid tes kedua. Kasus berbeda, enam dari tujuh jamaah Tabligh yang mengikuti ijtima’ ulama di Gowa dinyatakan terpapar Covid-19.

Sebelumnya, pihak rumah sakit melakukan tracking kepada seluruh pekerja medis setelah dua dokter spesialis RSUD Kraton dinyatakan positif Korona. Sebanyak 36 tenaga medis melakukan rapid tes tahap pertama, dan hasilnya negatif.

Pada tahap kedua, 21 tenaga medis mekukan rapid tes, dengan hasil sembilan orang positif. “Pada rapid test tahap kedua, ada sekitar 21-an petugas, hasil terakhir ada sembilan orang yang rapid test-nya positif, makanya dilanjutkan dengan pemeriksaan tes swab,” ujar Teguh.

Teguh menambahkan sembilan tenaga medis tersebut saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah. Kesembilan tenaga medis tersebut masih menunggu hasil swab tes dari RS Kariadi Semarang.

Enam  jamaah Tabligh positif Korona

Sementara itu, enam  warga Kota Pekalongan yang mengikuti Ijtima’ Dunia di Gowa, Sulawesi Selatan dinyatakan positif terpapar Covid-19. Keenam orang tersebut langsung dijemput Tim medis dengan Alat Pelindung diri (APD) lengkap untuk menjalani isolasi, Rabu (29/4/2020).

“Mereka semua berjenis kelamin laki laki, mulai dari usia 25 tahun hingga 50 tahun. “Awalnya 7 orang menjalani test swab, dan 6 orang ini dinyatakan positif. Mereka akan diisolasi di tempat yang telah kita siapkan,” kata Wakil Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada Rabu, melakukan rapid tes dan swab tes kepada tujuh orang jamaah Tabligh yang mengikuti Ijtima’ Ulama di Gowa, hasilnya enam orang positif dan harus menjalani isolasi di gedung eks Balai Kesehatan Paru Masayarakat (BKPM).

Keenam jamaah yang dinyatakan positif Korona tersebut dijemput oleh tim gugus pada Rabu siang dengan standar penanganan covid-19. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikSosial Budaya

OTG positif Korona di Batang seorang dokter

pemudik papua

Batang, Wartadesa. – Orang Tanpa Gejala (OTG) seorang dokter  yang bekerja di salah satu rumah sakit, hasil Swab tesnya positif. Hal tersebut menambah jumlah kasus positif Korona di Kabupaten Batang menjadi 12 orang.

“Untuk jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Batang bertambah satu orang, setelah hasilwwab tes salah seorang yang semula berstatus PDP menunjukan hasil positif,” ungkap Bupati Batang, Wihaji di posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Ahad (26/4).

Wihaji mengatakan bahwa hasil tes swab positif dokter tersebut menandakan bahwa OTG bisa terpapar Covid-19. Dokter berusia 35 tahun, perempuan asal Limpung Batang tersebut tidak menunjukkan gejala terpapar virus Corona atau Covid-19.

“Selain itu, 11 orang yang hasil rapid tesnya positif tersebut juga termasuk OTG. Hal itu tentu saja sangat membahayakan, karena bisa saja mereka tidak merasa terpapar Covid-19, sehingga beraktifitas seperti biasa. Karena itulah, saya minta masyarakat lebih serius lagi dalam mencegah penyebaran virus Corona dengan mentaati himbauan yang telah dikeluarkan pemerintah,” jelas Wihaji. Saat ini mereka menjalani isolasi mandiri. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

PDP asal Kajene Pemalang meninggal

covid

Pemalang, Wartadesa. – Satu warga Desa Kajene, Kecamatan Randudongkal, Pemalang meninggal. Warga tersebut merupakan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) berusia 60 tahun. Jenazah dimakamkan Sabtu (25/04) kemarin pukul 06.00 WIB.

Kapolsek Randudongkal, AKP Tarhim mengungkapkan bahwa pasien PDP yang meninggal tersebut pulang dari Bekasi, Jawa Barat tanggal 16 April 2020 pukul 20.21 WIB. Pada tanggal 23 April 2020, yang bersangkutan masuk ke RS Muhammdiyah Mardathilah Randudongkal dengan keluhan karena jatuh di depan rumah.

Pada tanggal 24 April 2020 pasien berstatus PDP mendadak mengeluhkan nyeri pada tenggorokan, sesak, batuk terus menerus, mual muntah, nyeri punggung serta demam dan sulit menelan.

Hingga akhirnya pada Sabtu kemarin, 25 April pukul 03.00 WIB PDP asal Kajene tersebut dinyatakan meninggal oleh pihak  Rumah Sakit Muhammdiyah Mardhatilah Randudongkal. Sedang hasil tes swab pasien belum keluar.

PDP kemudian dimakamkan dengan protokol Covid-19 di pemakaman desa setempat. Kematian tersebut menambah jumlah PDP di Pemalang yang meninggal sebanyak sembilan orang. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Hasil rapid tes, dua ASN Kota Santri positif

covid

Kajen, Wartadesa. – Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Santri, positif, setelah dilakukan tracking dan rapid tes. Namun rapid tes tersebut belum menjadi penentu keduanya terkena Covid-19 karena masih menunggu swab tes yang belum keluar.

“Hasil swab belum keluar. Untuk memastikan harus menunggu hasil tes swab tenggorokan apakah positif atau negatif,” ujar Kepala Dinkes Setiawan Dwiantoro Jum’at (24/4) kemarin.

Terkait hal tersebut, Setiawan menghimbau warga untuk selalu mengenakan masker dan jaga jarak, juga selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah bepergian.

Data zonasi Dinkes Kabupaten Pekalongan, enam kecamatan masuk zona merah persebaran Covid-19, meliputi, Kecamatan Bojong, Sragi, Kesesi, Kajen, Wonopringgo, dan Wiradesa.

Sementara data ODP per Jum’at, menjadi 335 orang. Rinciannya 226 dalam pantauan, 108 selesai pantauan, dan dua orang meninggal dunia.

Jumlah PDP pun naik menjadi 13 orang, dengan rincian enam sudah pulang dan sehat, serta tujuh pasien meninggal dunia. Sedangkan, kasus positif covid-19 ada lima orang, yakni seorang meninggal, seorang dirawat, dan tiga orang menjalani isolasi mandiri. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya