close

Kesehatan

KesehatanLayanan Publik

PDP asal Pemalang meninggal di Tangerang, bos konveksi

ambulan

Pemalang, Wartadesa. – Warga Petarukan, Kabupaten Pemalang berstatus sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal di Tangerang, Provinsi Banten. Jenazah PDP berjenis kelamin pria, berusia 30 tahun tersebut dipulangkan ke kota asalnya untuk dimakamkan.

Bupati Pemalang, Junaedi mengungkapkan bahwa PDP yang meninggal tersebut merupakan pengusaha konveksi yang membuka usaha di Kota Tangerang. “Hari ini kita mendapat kiriman jenazah warga Pemalang yang bekerja di Tangerang.” kata Junaedi, dalam siaran persnya, Senin (20/4), pukul 20.15 WIB.

Junaedi menambahkan bahwa jenazah akan dimakamkan sesuai protap penanganan korona. Pihak keluarga pun saat ini menurutnya sudah lakukan tracking sesuai prosedur, tuturnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Satu PDP Kabupaten Pekalongan meninggal, dimakamkan di TPU Mrican Sragi

pdp meninggal

Sragi, Wartadesa. – Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang menjalani perawatan di RSUD Kajen, berinisal TI (43), meninggal dunia. Pasien beralamatkan sesuai dengan KTP, Rawa Buaya Rt 04/4, Cengkareng, Jakarta Barat, meninggal Sabtu (18/04) pukul 10.15 WIB.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwiantoro melalui Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pekalongan, Anis Rosidi mengungkapkan bahwa PDP di RSUD Kajen tersebut meninggal akibat sakit leukemia dengan kondisi demam dan sesak nafas, “bukan Covid-19),” ujarnya.

Anis menambahkan bahwa pasien masuk ke RSUD Kajen pada Jum’at (17/04). Menurut Anis, pasien dimakamkan di TPU Desa Mrican, Sragi dengan standar kesehatan Covid-19 lantaran berasal dari daerah zona merah, Jakarta.

Hingga saat ini, lanjut Anis, empat PDP meninggal di Kota Santri, termasuk satu pasien positif Covid-19. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

PDP meninggal di Pemalang terus bertambah

junaedi

Pemalang, Wartadesa. – Bupati Pemalang sekaligus Ketua Gugus Tugas Penaggulangan Covid-19 Pemalang, kembali mengumumkan  kematian Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Seorang warga Desa Sidorejo Kecamatan Comal, meninggal di RS Siaga Medika Pemalang.

Pasien berjenis kelamin perempuan berumur 46 tahun, meninggal pada Ahad (19/04) dini hari pukul 20.00 WIB. Sebelumnya, warga Sidorejo ini selama 4 hari menjalani perawatan di RS Siaga Medika.

“Innaillahi wa innaillahi rojiun, perlu kami sampaikan kembali kabar duka, ada warga kita lagi (Pemalang) yang meninggal dunia terkait Covid-19,” ujar Junaedi berbela sungkawa.

Junaedi menambahkan bahwa jenazah sudah dimakamkan pada pukul 10.00 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sidorejo.

Menurut Junaedi, tambahan dua warganya yang meninggal tersebut masih berstatus PDP dan belum dapat dipastikan positif Covid-19. Diberitakan sebelumnya, satu balita berusia sembilan bulan yang berstatus PDP meninggal di sebuah rumah sakit di Purwokerto.

“Hasil uji lab swab masih dalam proses laboratorium. Jadi belum bisa dipastikan pasien meninggal ini positif Covid-19,” pungkasnya. (Eva Abdullah)

Berita terkait:

Satu lagi PDP di Pemalang meninggal

 

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Balita PDP di Pemalang meninggal

junaedi

Pemalang, Wartadesa. – Kabar duka kembali menimpa Kabupaten Pemalang, Seorang balita Pasien Dalam Pengawasan (PDP)   meninggal dunia, Sabtu malam (18/4) di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo. Pasien berusia sembilan bulan  merupakan warga Keluran Wanarejan Selatan, Kecamatan Pemalang.

Bupati Pemalang sekaligus Ketua Gugus Tugas Penaggulangan Covid-19 Pemalang, mengkonfirmasi tentang meninggalnya balita tersebut, Minggu dini hari (19/4/2020) di Pendopo Kabupaten Pemalang. Dia memastikan bahwa balita yang meninggal masih berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Hasil uji lab swab masih dalam proses laboratorium. Jadi belum bisa dipastikan pasien meninggal ini positif Covid-19,” ungkap Junaedi. Dengan demikian jumlah warga Pemalang yang meninggal berstatus PDP bertambah menjadi 4 orang.

“Perlu kami sampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Pemalang kami menyampaikan turut berduka cita,” lanjut Junaedi.

Dijelaskan, pasien yang meninggal tersebut berjenis kelamin laki-laki dan  meninggal Sabtu malam, 18 April 2020 di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto.

Jumlah kasus PDP Pemalang saat ini sebanyak 38 orang, 25 orang diantaranya dinyatakan sembuh. Sehingga, jumlah PDP di Pemalang menyisakan 9 orang. Sementara itu, warga Pemalang yang dinyatakan positif Covid-19 tercatat 4 orang. 2 pasien sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan, sementara 2 pasien lainnya masih menjalani perawatan tim medis. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Satu lagi PDP di Pemalang meninggal

junaedi

Pemalang, Wartadesa. – Satu lagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Pemalang meninggal. PDP berjenis kelamin laki-laki, berusia 79 tahun tersebut merupakan warga Taman. Demikian disampaikan Junaedi, Bupati Pemalang, Jum’at (17/04).

Junaedi menambahkan bahwa pasien PDP asal Taman tersebut dirawat di salah satu rumah sakit di Pemalang. Pasien meninggal dunia pada pukul 17.00 WIB dengan riwayat penyakit bronkhitis (TB) dan di makamkan sore kemarin (Jum’at)  juga oleh tim satgas sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

“Hari ini saya informasikan kepada rekan -rekan wartawan, satu pasien dalam pengawasan meninggal dunia, malam ini sedang dilakukan proses pemakaman,” ujar Junaedi.

Bupati yang juga  Ketua Gugus Tugas Covid-19 dalam kesempatan tersebut memohon kepada warga masyarakat untuk berdoa agar musibah ini segera berakhir, namun dengan melihat perkembangan yang ada, selain berdoa juga diperlukan kedisiplinan dari masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran wabah covid-19 ini.  “Kita perlu disiplin menjaga jarak, ikuti protokol kesehatan”, ujarnya.

Junaedi juga berpesan agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan, dan mengikuti protokol kesehatan, selain itu masyarakat juga dihimbau untuk selalu disiplin dalam menjalankan protokol pencegahan covid-19 dari pemerintah, namun tetap semangat bergerak bersama dalam rangka mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Pemalang. “Dan kita juga jangan cemas, jangan panik dan tetap semangat,” pungkasnya.  (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Dua warga Batang positif Korona

covid

Batang, Wartadesa. – Bupati Batang, Wihaji, Kamis (16/04) mengumumkan dua warganya positif Korona (Covid-19). Satu pasien sedang menjalani perawatan di RS Kariadi Semarang, sebelumnya dia dinyatakan PDP. Sedang satu pasien lagi menjalani isolasi mandiri di Semarang, lantaran ia merupakan wiraswasta yang sering melakukan perjalanan ke Semarang.

Menurut Wihaji, total kasus positif Korona di wilayahnya berjumlah lima orang, namun ada berita baik yakni tiga orang sudah dinyatakan sembuh. “Berdasarkan hasil swab test yang kita terima tadi pagi, ada dua warga yang diketahui hasil testnya positif terinfeksi virus Corona,” ujar Wihaji dalam keterangan pers di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Wihaji mengatakan, satu pasien positif sebelumnya masuk dalam PDP dan hasil rapid tesnya positif. “Satu orang pasien ini, sebelumnya masuk dalam daftar empat warga Batang yang hasil rapid testnya positif semua. Di mana dua orang sebelumnya hasil swab testnya positif, kemudian satu lainnya hasil swab testnya negatif,”  lanjutnya. Saat ini pasien sedang menjalani perawatan di RS Kariadi Semarang.

Sedang satu pasien lagi, lanjut Wihaji,  mempunyai riwayat perjalanan ke Kota Semarang. Saat ini pasien tersebut tengah menjalani proses isolasi mandiri di Kota Semarang. “Pasien ini merupakan pekerja wiraswasta, yang sering melakukan perjalanan ke Kota Semarang. Di mana setelah dilakukan swab test oleh Balitbang Kemenkes, hasilnya positif. Pasien ini, benar-benar pasien baru, karena sebelumnya tidak masuk dalam PDP ataupun ODP (Orang Dalam Pemantauan),” lanjutnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
Kesehatan

Pekerja PLTU Batang suspek Korona sembuh

wihaji

Batang, Wartadesa. – Kabar gembira! Satu karyawan PLTU Batang yang merupakan warga Surabaya, Jawa Timur, SHD dinyatakan sembuh. Demikian disampaikan oleh Bupati Batang, Wihaji di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Batang, Rabu (15/04).

“Pasien berinisial SHD, merupakan pekerja PLTU warga Surabaya, Jawa Timur. Sebelumnya pernah dirawat di rumah sakit swasta di Batang, mulai 17 sampai dengan 21 Maret 2020, dengan diagnosa awal demam berdarah. Setelah mendapatkan perawatan, pasien dinyatakan sembuh,” ujar Wihaji.

SHD merupakan pekerja PLTU suspek Korona yang terdeteksi melalui swab tes saat dirawat di rumah sakit di Surabaya. “SHD pekerja PLTU pada tanggal 3 April dilakukan test swab, 5 April hasilnya negatif, 7 April di test swab lagi, 11 April hasilnya juga sudah negatif. Sehingga pada 12 April kemarin pasien sudah diperbolehkan pulang dan dinyatakan sembuh,” lanjut Wihaji.

Wihaji menambahkan bahwa pihak manajemen PLTU menyanggupi untuk mendirikan ruang isolasi mandiri bagi karyawannya, ini sesuai permintaan (asesmen) dari Pemkab Batang. “Jumat, 10 April lalu, PLTU sudah mendirikan isolasi mandiri bagi pekerja PLTU, yang dikerjasamakan dengan Desa Ujungnegoro,” pungkasnya. (Eva Abdullah)

 

Terkait
Dua cucian jins di Pegaden Tengah ditutup Satpol PP

Wonopringgo, Wartadesa. - Dua tempat pencucian jins di Desa Pegaden Tengah Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ditutup oleh Satpol PP, hari Read more

Puskesmas tak jadi naik 400 persen, ditunda Bupati Pekalongan

Kajen, Wartadesa. - Kenaikan tarif pelayanan Puskesmas di Kabupaten Pekalongan sebesar 400 persen sejak tanggal 1 Februari 2018, mulai hari Read more

Masuk 10 besar wilayah rawan narkoba Jateng, Saelany akan bentuk BNNK

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Tingginya kasus pelanggaran kasus narkoba di Kota Pekalongan, membuat wilayah ini masuk dalam 10 besar wilayah Read more

Pekalongan ‘darurat’ gizi buruk

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Kota Pekalongan 'darurat' gizi buruk, setidaknya 13 balita di Kota Batik menderita gizi buruk dengan penyakit Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

PKK Desa Kebonrowopucang bagikan 4 ribu masker kain

pkk

Karangdadap, Wartadesa. –  Perempuan menjadi motor penting untuk menganggulangi persebaran wabah virus Korona (Covid-19). Selain melakukan edukasi terkait virus Korona, Tim Penggerak PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Desa Kebonrowopucang, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan melakukan aksi berbagi masker kepada warga desa setempat.

“Peran dan fungsi perempuan untuk melindungi keluarga dari persebaran virus Korona ini sangat penting, setidaknya melakukan edukasi cara menanggulangi persebaran virus Korona. Dari yang kita sampaikan melalui kader PKK, nantinya akan ditularkan (getok tular–diteruskan) kepada anggota keluarganya di rumah,” demikian disampaikan Wiwik Widyastuti, Ketua TP PKK Desa Kebonrowopucang, Rabu (14/04).

Wiwik menambahkan, untuk membantu pemerintah dalam upaya pencegahan persebaran virus Korona, pihaknya membagikan 4.000 masker kain kepada warga yang membutuhkan. “Selasa kemarin (14/04) kami membagikan empat ribu masker kain gratis kepada warga Desa Kebonrowopucang. Kita antarkan dari pintu ke pintu kepada warga yang membutuhkan sekaligus sosialisasi dan edukasi wabah Korona,” lanjutnya.

Kegiatan tersebut, masih menurut Wiwik, akan berkelanjutan, “Seluruh masker yang kita bagikan merupakan produksi warga Desa Kebonrowopucang, mba Siti Rokhimah, sehingga kegiatan ini juga membantu perekonomian warga, dan kita akan melakukan pembagian masker secara bertahap” pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Pemdes Wuled inisiasi penyemprotan disinfektan

wasduki

Tirto, Wartadesa.Giat pencegahan pencegahan persebaran virus Covid 19 di Desa Wuled Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan sangat inobatif, mereka (satgas pencegahan covid 19_red) hari ini Selasa (14/04) menggunakan armada penyemprot buah mangga yang sudah cukup populer dikalangan masyarakat, dipimpin langsung Kades Wuled Wasduki Djazuli, bersama Babinsa, Bhabinkamtipmas, perangkat desa dan beberapa masyarakat keliling desa guna penyemprotan disinfektan.

Dimulai sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempat rombongan berjalan kaki menyisir tempat-tempat setrategis di desa setempat, seperti fasilitas umum, jalan raya serta rumah warga.

Kades Wuled Wasduki mengatakan, pihaknya mengunakan armada penyemprotan mangga karena berbagai pertimbangan. “Kalau dengan alat ini jangkauanya bisa lebih besar, para petugaspun tidak begitu harus mengeluarkan energi lebih besar dibanding dengan menggunakam alat semprot pertanian.” Katanya.

“Selain penyemprotan dalam waktu dekat kami akan membagikan masker gratis kepada warga, sudah ada ribuan masker yang terkumpul dari sumbangan masyarakat Wuled, kami tinggal tembuk teknisnya,” sebut Wasduki.

Saat ditanya dampat Korona pada warganya, Wasduki menyebut dampak tersebut sangat signifikan. “Wah dampaknya sangat luar biasa, baik dari segi sosial dan ekonomi, dari segi sosial jelas masyarakat tentu sangat was-was terkait Korona tersebut, dari segi ekonomi banyak warga kami yang mengalami penurunan pendapatan bahkan ada yang sampai kehilangan pekerjaan,” ujarnya

“Kami sedang merencanakan pemberian bantuan sosial (bansos) kepada warga kami yang terdampak, kami juga berharap warga selalu bersatu padu menghadapi ancaman wabah ini tetap waspada jangan saling curiga berlebihan dan senantisa berkordinasi dengan satgas dan pemerintah desa,” pungkas Wasduki Djazuli. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
Dana DesaKesehatanLayanan Publik

Dana Desa bisa digunakan untuk pengadaan masker

covid pemalang

Pemalang, Wartadesa. – Bupati Pemalang Junaedi menegaskan bahwa anggaran Dana Desa bisa digunakan untuk pengadaan masker untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat yang saat ini sedang berjuang melawan wabah corona. Penegasan orang nomor satu dijajaran Pemkab Pemalang tersebut disampaikan kepada para Kepala Desa (Kades) saat memantau kelengkapan dan kesiapan di sejumlah posko penanggulangan covid-19 dalam menghadapi masyarakat dari luar daerah yang masuk di desa–desa, Ahad (12/04) kemarin.

Junaedi dalam kesempatan tersebut, memerintahkan kepada para Kades agar menyediakan masker dan dibagikan kepada warganya, sehingga diharapkan bisa memutus mata rantai penyebaran wabah corona di wilayahnya. “Siapkan masker untuk masyarakat, apabila memang belum ada silahkan gunakan dana desa untuk membeli dan segera bagikan ke warga, saya jamin aman dan sesuai dengan protap penggunaan dana desa,” tegasnya.

Lebih lanjut bupati mengatakan bahwa pemantauan yang dilakuakan di sejumlah posko–posko desa sengaja dilakukan guna mengetahui sejauhmana kesiapan ditingkat desa dalam menanggulangi pandemi covid -19, termasuk bila dimungkinkan untuk mempersiapkan rumah singgah bagi warganya yang mudik dari luar daerah.

Ketika disinggung terkait status Kabupaten Pemalang usai dua warganya terkonfirmasi positif covid-19, pihaknya menjelaskan bahwa dengan adanya dua warga yang positif tersebut, maka berdasarkan penetapan provinsi maka Kabupaten Pemalang sudah termasuk zona merah.

“Dengan sudah adanya warga yang positif, maka statusnya adalah tanggap darurat atau bisa juga dikatakan fase kejadian luar biasa. Untuk itu kami mengimbau agar semua warga untuk mentaati protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.” Lanjut Junaedi.

Junaedi didampingi Sekda Kabupaten Pemalang M.Arifin dan Camat Pemalang Suhirman membagikan masker kepada warga setempat.

Junaedi juga melakukan pemantauan di di Desa Bojongnangka, Desa Wanamulya, Desa Banjarmulya, Kelurahan Paduraksa dan Desa Kramat. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya