close
Hukum & Kriminal

GEGARA LAMPU MATI, NYONYA NNP JADI KORBAN BEGAL SADIS!

template berita foto warta desa(3)

LAGI MAU JEMPUT LAKI, MALAH NYUNGSEP DI JALANAN GELAP!

KAJEN, WARTADESA. – Duh Gusti! Nasib apes beneran nimpa NNP, warga Desa Tanjungkulon, Pekalongan. Bukannya ketemu suami tercinta yang mau dijemput di terminal, Nyonya muda ini malah harus berurusan sama bandit jalanan di Jalan Raya Singosari, Desa Nyamok, Selasa malam (14/4). Korban dibegal sampai “nyelarak” (tersungkur) ke aspal gara-gara tasnya ditarik paksa!

DIBUNTUTI DARI RUMAH, DISIKAT DI DEPAN PABRIK WIG

Aksi brutal ini terjadi sekitar pukul 24.00 WIB. Kabarnya, korban emang udah diincer sama pelaku sejak keluar dari Dukuh Mranggon. Si pelaku yang diduga cowok ini terus ngebuntuti motor korban yang lagi melaju sendirian dari arah barat.

Pas sampai di depan pabrik wig—lokasi yang emang terkenal horor kalau malem—si pelaku langsung memepet dan SRETTT! Tas korban ditarik kenceng banget.

“Tasnya dijambret sampai korban terjatuh sama motornya. Masih ada bekasnya itu di jalanan,” kata Agus Bambang, warga sekitar yang emang lagi di lokasi.

Akibat kejadian itu, NNP nggak cuma kehilangan barang berharga, tapi juga luka-luka sampai harus dilarikan ke RSUD Kajen. Sampai Rabu (15/4), Nyonya NNP masih harus ngerasain dinginnya kasur rumah sakit buat perawatan intensif.

7 LAMPU JALAN MATI, BEGAL MAKIN BERANI!

Usut punya usut, lokasi kejadian emang udah kayak “surga” buat pelaku kriminal. Bayangin aja, ada sekitar 7 lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di situ mati total sejak sebelum bulan puasa! Katanya sih gara-gara trafo meledak, tapi sampai sekarang belum ada petugas yang benerin.

  • Kondisi Lokasi:

    • Gelap Gulita: Penerangan nihil, cuma ngandelin lampu motor.

    • Sepi Kayak Kuburan: Jauh dari permukiman warga, cuma ada deretan ruko kosong kalau malem.

    • Target Empuk: Korban perempuan sendirian tengah malam.

Kapolsek Kajen, Iptu Teguh Subiyantoro, udah mengonfirmasi kejadian ini dan lagi mendalami kasusnya. Buat warga Kajen dan sekitarnya, mending lebih waspada kalau lewat jalan sepi, apalagi yang lampunya mati! Jangan sampai jadi korban “tangan panjang” berikutnya! (Redaksi)

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : begaljalanan gelapKajen