close
Hukum & KriminalPertanian

Proyek Irigasi PT Nindya Karya Disorot: 7 Hari Kerja Papan Proyek Belum Terpasang, Material Dinilai Buruk

IMG-20251012-WA0002

Warta Desa, Pekalongan — 11 Oktober 2025. – Proyek pembangunan irigasi di Kelurahan Kajen, tepatnya di Jalan Lingkar Bandungan, Kabupaten Pekalongan, tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, proyek yang dikerjakan oleh PT Nindya Karya / Nindya Member of Danareksa tersebut sudah berjalan selama tujuh hari kerja, namun hingga kini papan proyek belum juga terpasang.

Sekretaris Jenderal Organisasi Tani Merdeka Kabupaten Pekalongan, Guruh Wibowo, yang melakukan kunjungan pengawasan ke lokasi, menyampaikan keprihatinannya terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Ia menilai mutu pekerjaan tidak maksimal, terutama pada penggunaan material adukan semen yang dinilai tidak sesuai standar.

“Dari hasil pantauan kami, kualitas adukan semen terlihat kurang baik, dan pasir yang digunakan merupakan pasir kali dengan kadar lumpur tinggi, sehingga hasilnya mudah ambrol dan rapuh,” ujarnya, Kamis (9/10/2025).

Selain itu, Guruh juga mengungkapkan bahwa sekitar 40 persen pondasi menggunakan batu blondos, padahal untuk proyek irigasi seharusnya digunakan material yang lebih kuat dan tahan lama agar konstruksi tidak cepat rusak.

Jenis kegiatan yang sedang dilaksanakan di lokasi tersebut adalah pembangunan pondasi irigasi. Namun, lemahnya pengawasan teknis dari pihak pelaksana maupun instansi terkait membuat masyarakat khawatir terhadap mutu dan ketahanan hasil pembangunan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai besaran anggaran proyek, Wilam, selaku Inspector HSE dari PT Nindya Karya, mengaku belum mengetahui secara pasti nilai anggarannya.

“Untuk nilai anggaran, saya tidak tahu pasti. Saya hanya di bagian pengawasan HSE,” ujarnya singkat.

Masyarakat berharap pihak pelaksana segera memasang papan proyek sebagai bentuk transparansi publik, serta meningkatkan kualitas pekerjaan agar pembangunan irigasi tersebut benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani dan warga sekitar. (Rohadi)

Terkait
Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Gunakan gas bersubsidi, Hotel ini kena sidak

Pemalang, Wartadesa. - Hotel Panorama Randudongkal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kedapatan menggunakan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, alias Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : irigasiKajen