PAGUYANGAN, WARTADESA. – Warga Kecamatan Paguyangan mendadak geger pada Rabu pagi (15/4). Gara-garanya, seorang pria ditemukan sudah meninggal dunia di dalam rumahnya sendiri setelah tiga hari “menghilang” alias tidak terlihat beraktivitas di luar rumah.
Aroma Kecurigaan Tetangga
Kecurigaan bermula saat para tetangga merasa ada yang janggal. Biasanya korban terlihat lalu-lalang, namun sudah tiga hari belakangan pintu rumahnya tertutup rapat tanpa ada aktivitas sama sekali.
Sekitar pukul 06.30 WIB, warga yang sudah tidak tenang akhirnya memutuskan untuk mengecek ke dalam rumah. Benar saja, saat pintu terbuka, sebuah pemandangan pilu menyambut mereka.
“Setelah dicek itulah warga mendapati kalau korban sudah tidak bernyawa di dalam kamar,” ungkap Budi Sujatmiko dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Brebes.
Evakuasi dan Hasil Pemeriksaan
Mendapati temuan tersebut, warga langsung melapor ke Pemerintah Desa setempat, yang kemudian diteruskan ke Pos BPBD Bumiayu. Tim TRC langsung terjun ke lokasi untuk melakukan evakuasi jenazah.
Berdasarkan pemeriksaan medis dari Puskesmas Paguyangan, terungkap bahwa korban ternyata memang sedang berjuang melawan penyakit.
-
Penyebab: Kondisi sakit (dalam masa pengobatan).
-
Kondisi: Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
-
Tindakan: Evakuasi dilakukan sesuai prosedur medis dan kebencanaan.
Langsung Dimakamkan
Setelah proses evakuasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan masyarakat setempat.
“Setelah dievakuasi, korban langsung dimakamkan di tempat pemakaman desa setempat,” pungkas Budi Sujatmiko.
Nah lho! Kejadian ini jadi pengingat buat kita semua ya, Lur. Jangan lupa saling sapa dan peduli sama tetangga kanan-kiri, apalagi kalau ada yang tinggal sendiri dan kondisinya sedang kurang fit. (Redaksi)










