Kajen, Wartadesa. – Putra KH. Maemun Zubair, Gus Yasin bersilaturahmi dan memohon doa restu beberapa tokoh ulama di Kabupaten dan Kota Pekalongan, Jum’at (13/01). Gus Yasin menemui Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupten Pekalongan, KH. Muslih Khudlari.
Dalam pertemuan silaturahmi tersebut, Gus Yasin menceritakan kronologi proses pencalonannya sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, mendampingi incumbent Ganjar Pranowo.
Menurut Gus Yasin, dia mendapat restu langsung dari abahnya (Maemun Zubair), semula dirinya akan dipasangkan dengan Soedirman Said, tetapi dengan pertimbangan suhu politik di Indonesia sejak peristiwa Pilgub Jakarta 2017, atas dasar beberapa indikasi, mbah Maemun tidak ingin peristiwa itu terulang di Jawa Tengah, maka atas saran beliau, Gus Yasin memilih pinangan incumbent Ganjar Pranowo.
Selepas menemui Ketua Tadfidz PCNU Kabupaten Pekalongan, Gus Yasin mendatangi Pondok Pesantren Al-Mubarok, asuhan K.H. Zakaria Ansor yang juga termasuk murid dari mbah Kyai Maemun Zubair.
Kunjungan terakhir ini bertepatan dengan acara maulid khaul dan pra Muktamar Thariqah Nasional di Pekalongan yang dihadiri oleh ribuan pengunjung.
Pada acara maulid ini, Gus Yasin mendapat sambutan hangat oleh masyarakat pekalongan dan memberikan tausiyah (nasihat, khutbah_Arab) tentang makna dan pentingnya bershalawat bagi umat Nabi Muhammad SAW.
Diakhir acara maulid, Gus Yasin juga berbincang-bincang dengan Walikota pekalongan dan Ketua Tanfidziyah PCNU kota Pekalongan. (Eva Abdullah)










