close
Pendidikan

Imbas PJJ terlalu lama, dua siswa di Pekalongan tidak sekolah

daring
ilustrasi

Pekalongan Kota, Wartadesa. – Dua siswa kelas IX (kelas 3) SMPN 9 Pekalongan menghilang dan tidak dapat dihubungi oleh pihak sekolah, akibat lamanya pembelajaran jarak jauh (PJJ) saat pandemi Covid-19.

Menurut Kepala SMPN 9 Kota Pekalongan, Dwiani Arbiyanti, kedua siswa tersebut tidak aktif mengikuti PJJ dan tidak ada kabar, hingga pihak sekolah melakukan kunjungan rumah (home visit).  Hasilnya, kedua siswa tersebut tidak berada di rumah.

Dwi mengungkapkan, hasil kunjungan rumah yang dilakukan, diketahui siswa pertama diajak bekerja di Pemalang. Setelah itu pihak sekolah kehilangan kontak dan tidak bisa dihubungi.

Sementara siswa kedua, lanjut Dwi,  ia adalah anak broken home dan ketika PJJ intensitas bertemu dengan guru juga berkurang, akhirnya lepas kendali. Siswa tersebut diketahui bergabung dengan anak punk.

Dwi menyebut telah berusaha membujuk siswa kedua untuk kembali sekolah, namun karena terpengaruh dengan teman-temannya, susah untuk kembali.

Munculnya permasalahan tersebut, menurut Dwi, merupakan imbas dari lamanya PJJ.  “Terus terang, karena terlalu lama PJJ ini justru lebih banyak muncul dampak negatifnya dari pada positifnya. Apalagi untuk anak-anak SMP yang mereka dalam proses pencarian jati diri dan membutuhkan pendampingan yang optimal untuk perkembangannya, baik dari segi akademis, non akademis, serta mentalnya,” imbuhnya.

Masalah lainnya, lanjut Dwi adalah keterbatasan sarana-prasarana saat pembelajaran daring (dalam jaringan) yang menyebabkan penyampaian materi dan tugas siswa kurang optimal.

Dwi berharap agar pandemi segera berakhir dan PJJ bisa segera diakhiri. Kegiatan Belajar Tatap Muka menurutnya bisa  mengobati rasa rindu siswa dan guru. (Bono)

Terkait
PKS Kota Santri serahkan bantuan al-Quran

Kedungwuni, Waradesa. - Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pekalongan, Kamis (05/01) mendatangi komplek Ponpes Miftakhul Read more

Ratusan penjaga sekolah di Batang tuntut kesejahteraan

Batang, Wartadesa. - Kecilnya honor bagi penjaga sekolah di wilayah Batang, semetara tanggung jawab mereka yang besar, seperti harus bertanggung Read more

SMP Trensains gelar workshop guru profesional

Pekalongan Kota, Wartadesa. - SMP Trensain Pekalongan menggelar workshop (pelatihan) guru profesional yang diikuti oleh seluruh guru dan tamu undangan, Read more

Mendikbud apresiasi produk siswa SMK Muhammadiyah Kajen

Kajen, Wartadesa. - Di sela kegiatannya mendampingi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Pekalongan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : daringPekalonganpjj