close
Hukum & KriminalLayanan PublikLingkungan

Jalan rusak akibat truk material tol, warga gelar unjuk rasa

demo tol pemalang 1

Pemalang, Wartadesa. – Sedikitnya 30 warga Desa Widodaren dari komunitas Rakyat Gereh Petek melakukan unjuk rasa di pertigaan jalan Dukuh Contong Desa Widodaren, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Senin (5/2). Mereka menuntut perbaikan jalan yang rusak akibat dilewati truk pembawa material tol.

Penanggung jawab aksi, Andi Rustono mengatakan bahwa aksi yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut menuntut PT. Sumber Mitra Jaya (SMJ) sebagai pemenang tender pekerjaan pengurugan Paket 3 (Desa Sitemu Kec. Taman Kab. Pemalang sampai Pekajangan Kab. Pekalongan), segara memperbaiki jalan yang rusak dan sungai yang terdampak yang ada di sekitar Desa Widodaren.

“Segera perbaiki jalan yang rusak, ganti kerugian warga akibat pembangunan jalan tol seperti pagar yang roboh,
perbaikan harus menyeluruh seperti jalan bergelombang dan berlubang,” kata Andi Rustono dalam orasinya.

Andi Rustono juga menegaskan apabila tidak segera diperbaiki maka truk proyek tidak boleh lewat. Kondisi jalan agar dikembalikan seperti semula, agar aktifitas masyarakat normal kembali. Ia juga meminta pihak PT SMJ melakukan koordinasi dengan Pemdes Widodaren untuk inventarisir jalan yang rusak dan memprioritaskan akses jalan ke sekolah.

Kapolsek Petarukan, Polres Pemalang, Polda Jawa Tengah, AKP Amin Mezi S, SH, MH yang memimpin langsung pengamanan aksi mengatakan tidak ada titik kumpul dalam aksi tersebut. Kapolsek juga memberikan arahan terkait jalannya aksi.

“Terima kasih karena unjuk rasa yang dilakukan telah sesuai dengan prosedur. Dan dalam long march ke Balai Desa Widodaren nanti agar dilaksanakan dengan tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum; Apabila dalam perjalanan tidak tertib maka petugas akan mengambil langkah hukum,” tegasnya.

Di balai Desa Widodaren, para pengunjuk rasa ditemui oleh kades Widodaren, Hendra Banaba, ST , Kapolsek Petarukan, Camat Petarukan yang diwakili oleh Kasi Trantib, Danramil Petarukan yang diwakili Babinsa Desa Widodaren, General Superintendent PT SMJ, Susilo.

Kades Widodaren, Hendra Banaba, ST mengatakan bahwa Pemdes Widodaren bukannya tidak peduli tapi pihaknya telah berusaha dan berupaya dalam memperjuangkan perbaikan jalan yang rusak akibat pembangunan jalan tol.

“Terimakasih kepada warga yang masih tetap menjunjung tinggi norma dan telah menjaga kamtibmas,” tambahnya.

Menanggapi tuntutan para pengunjuk rasa tersebut, perwakilan PT SMJ, Susilo meminta maaf atas kejadian dan kondisi akses jalan di Desa Widodaren.

“Saya akan berusaha benahi dan terkait tuntutan/permintaan saya akan bertanggungjawab dan akan melaksanakan secara bertahap. Akan melakukan perbaikan jalan yang layak bagi masyarakat. Dan hal tersebut akan direalisasikan secepat mungkin,” janjinya. (Eva Abdullah, Humas Polres Pemalang)

Terkait
Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : demo tol