close
Hukum & KriminalLayanan PublikSosial Budaya

Dua tahun jalan rusak imbas pembangunan tol tak diperbaiki, warga ancam blokade jalan

demo tol taman
Ratusan warga Taman menggelar aksi demo menuntut perbaikan jalan rusak akibat pembangunan tol

Pemalang, Wartadesa. – Buruknya komitmen kontraktor pembangunan jalan tol ruas Pemalang untuk memperbaiki jalan yang rusak imbas mobilitas truk dam pengangkut material tol, membuat ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Taman Timur, menggelar aksi menuntut perbaikan jalan yang rusak. Bahkan warga mengancam akan melakukan aksi blokade jalan tol, bila tuntutan mereka tidak segera direalisasi.

Massa melakukan aksi Rabu (26/09) mereka bergerak dari Desa Kejambon, Kendalsari, Gondang, Sitemu, Jalur Pantura dan masuk ke pintu tol Gandulan Pemalang.  Sepanjang aksi longmarch (jalan kaki) mereka melakukan orasi terkait rusaknya jalan yang tidak segera diperbaiki oleh kontraktor tol. Massa menuju ke kantor PT SMJ.

Koordinator aksi, Karmudi mengancam akan melakukan blokade jalan tol bila jalan yang rusak tidak segera diperbaiki.  ”Tuntutan kami agar jalan yang rusak akibat dampak proyek jalan tol diperbaiki. Jika tidak, kami akan menutup jalan tol,” ujarnya.

Kerusakan jalan akibat proyek nasional tol ruas Pemalang-Batang ini sudah berlangsung dua tahun.  Hasil suvei lapanga dengan PTWaskita Karya, PT SMJ dan Pemalang Batang Tol Road (PBTR), ditemukan ada 12 ruas jalan yang mengalami kerusakan. Lanjut Karmudi.

Menurut Karmudi, perbaikan jalan rusak tersebut menjadi tanggung jawab PT. SMJ  Namun perbaikan hanya dikerjakan 50 persen. Alasannya ada yang menjadi tanggung jawab PT Waskita.  Separuh jalan yang rusak tersebut hingga kini belum diperbaiki.

Massa sempat menutup pintu tol Gandulan dengan bangku dan ranting, namun blokade tersebut segera dibongkar kembali setelah adanya pengawalan dari Polsek Taman yang dipimpin oleh AKP Kabul Santoso.

Terpisah, Humas PT Waskita Jhon Pheang menjelaskan, kerusakan jalan yang diprotes warga tersebut berada di pekerjaan Paket 1 antara Sitemu, Pemalang hingga Pekajangan, dan Pekalongan. Merupakan tanggungjawab SMJ. Sedangkan yang menjadi tanggung jawab pihaknya sudah selesai 100 persen.

‘’Sesuai data di MoU dengan Pemkab, perbaikan yang dilakukan kami sudah selesai 100 persen. Tinggal 200 meter yang ada di paket 1. Itupun kerusakannya kecil. Hanya dilewati truk mixwe yang memuat beton,’’ kata Jhon, kemarin. (WD)

Tags : demo toljalan rusak akibat tol

Leave a Response