Pemalang, Wartadesa. – Banyaknya lubang di jalan pantura atau lebih dikenal dengan ‘jeglongan sewu’ telah menyebabkan puluhan kecelakaan terjadi di ruas jalan Kabupaten Pemalang. Korban kecelakaan lalu-lintas di Pemalang ini Jum’at (24/2) berkumpul di Aula Bhayagkara membentuk paguyuban korban lakalantas.
Kapolres Pemalang, AKBP Kingkin Winisuda menyampaikan bahwa pihak kepolisian Pemalang telah melakukan berbagai penyuluhan tentang mengemudi yang baik sebagai tindakan preventif melalui berbagai media, baik cetak maupun elektronik.
Sedangkan kegiatan pengaturan lalu lintas, penjagaan pos jalan, pengawalan dan patroli dilakukan secara sistematis dan kontinue. “Secara represif, baik dengan teguran maupun penindakan tilang bagi pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas, pun kami lakukan,” ujar AKBP Kingkin.
Bantuan berupa CSR dari beberapa pihak kepada anggota paguyuban korban lakalantas. PT Jasa Raharja memberikan tiga buah helm, DPU Pemalang memberikan dua pasang kruk, RSUD M Ashari memberikan dua pasang kruk, RSU Santa Maria memberikan tiga buah kruk dan tiga buah helm, Tambah AKBP Kingkin.
Selain itu, RSU Prima Medika memberikan satu buah kursi roda, RSI Al Ikhlas memberikan dua buah kruk dan satu buah helm, Klub Motor GAS memberikan uang Rp. 500 ribu dan Klub Mobil Avanza Batik memberikan bantuan empat buah kruk, lanjut AKBP Kingkin.
“Diharapkan dengan pemberian barang- barang tersebut dapat berguna bagi korban laka lantas. Selalu hati–hati dalam berkendara dan selalu lengkapi kalengkapan berkendara baik surat–surat maupun kelengkapan perorangan.” jelas Kasat Lantas AKP Riswanto. (tribratanewspemalang)










