close
Hukum & KriminalSosial Budaya

Korban tenggelam di Bendungan Kramat Batang ditemukan setengah telanjang

tenggelam di bendungan kramat

Batang, Wartadesa. – Petugas gabungan BPBD, Polres, Kodim 0736 Batang berhasil menemukan tubuh  Budi Santoso (40) warga Dukuh Petodanan Baru, Kelurahan Proyonanggan Tengah, Kecamatan Batang. Korban ditemukan meninggal dalam keadaan setengah bugil pada Kamis (15/03), tepat dibawah jembatan Bendungan Kramat.

Kapolsek Batang Kota Polres Batang AKP Asfauri yang berada di lokasi, mengungkapkan pihaknya bersyukur korban cepat ditemukan. “Alhamdulillah berkat kerja sama dari semua pihak yang membantu pencarian, dalam waktu 1 jam korban bisa ditemukan,” ujarnya.

Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab terceburnya Budi di Bendungan Kramat. “Kami akan melakukan penyelidikan dan pendalaman diduga terceburnya korban ke Bendungan,” terang Asfauri.

Setelah jenazah berhasil dievakuasi, kemudian dibawa ke RSUD Kalisari Kabupaten Batang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan medis oleh dokter RSUD Kalisari Batang, dr Alfian Wirawan terhadap jasad korban, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan dan hanya terdapat hematum/memar sedikit di mata kiri. Diduga luka memar itu disebabkan adanya benturan saat terjatuh didalam air.

Dikutip dari Radar Pekalongan, Budi berada di Bendungan Kramat bersama kekasih gelapnya berinisial VG (17), warga Desa Kecepak pada Rabu (14/3) malam. Korban yang saat itu tengah kencan dengannya, tiba-tiba didatangi oleh seorang laki-laki tak dikenal, hingga berujung perkelahian. Naas, korban terjatuh ke bendungan dan tenggelam.

Keterangan dari AKP Asfauri, sebelum terjatuh ke bendungan, Budi sedang memadu kasih di sekitar bendungan, tepatnya di sebelah barat bendungan, depan warung makan sekitar pukul 20-21 WIB. Saat sedang asik tersebut, keduanya didatangi lelaki tak dikenal dan mengganggu dua sejoli tersebut.

Saat didatangi seorang laki laki misterius itu, Budi bersama kekasihnya diduga kuat masih melakukan hubungan layaknya suami istri. Hingga laki laki misterius itu langsung melempar pasir kearah mereka dan kemudian mengambil dan membawa lari celana milik mereka berdua, tulis Radar Pekalongan.

“Korban selanjutnya berusaha untuk mengejar sambil telanjang bagian bawah, hingga berhasil menangkap orang tersebut dan akhirnya sempat berkelahi di jalan atas sebelah timur Bendungan. Namun orang tersebut berhasil melarikan diri ke arah timur dan korban kembali ke barat untuk mengambil sandal yang sebelumnya dilepasnya di sebelah barat dan tiba tiba terjatuh ke sungai dan tenggelam,” terang AKP Asfauri.

Sementara, kekasih korban saat itu tidak bisa menolong, sehingga memilih untuk pergi dan meminta bantuan warga. Namun setelah berjam jam dicari, korban tidak juga ditemukan.  (Sumber: Humas Polres Batang, Radar Pekalongan)

 

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : tenggelamtenggelam di bendungan kramat batang