PEKALONGAN, WARTADESA. — Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Pekalongan kembali menjadi sorotan publik. Sebuah mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) yang tengah berpacu dengan waktu menuju lokasi kebakaran hutan terperosok keluar badan jalan di kawasan Dukuh Harjosari, Desa Bubak, Kecamatan Kandangserang, Sabtu (19/9/2026).
Insiden tersebut terjadi saat armada Damkar melintasi ruas jalan dengan medan menanjak dan menikung tajam. Mobil diduga mengalami kesulitan menaklukkan medan ekstrem tersebut hingga akhirnya tergelincir keluar jalur.
Beruntung, armada pemadam tidak sampai terperosok ke area persawahan warga yang berada di bawahnya dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, peristiwa ini memicu kekhawatiran lantaran terjadi di titik rawan yang sama dalam kurun waktu berdekatan.
“Beberapa hari sebelumnya, kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di titik tersebut. Lokasi ini memang berisiko tinggi, terutama bagi kendaraan yang belum familier dengan medan setempat,” ujar warga sekitar di lapangan.
Minim Rambu dan Pengaman Jalan
Peristiwa berulang ini mengurai persoalan lama terkait keselamatan jalan di wilayah tersebut. Di lokasi kejadian, fasilitas keselamatan dinilai masih sangat minim:
-
Tidak adanya pagar pengaman (guardrail) di sisi jalan yang berbatasan langsung dengan area curam atau persawahan.
-
Minimnya rambu peringatan mengenai tanjakan dan tikungan tajam bagi pengendara.
-
Tidak tersedianya marka jalan yang memadai untuk memandu jarak pandang pengemudi.
Kondisi ini terbukti sangat membahayakan, terlebih bagi armada layanan darurat seperti Damkar yang harus membawa beban berat serta personel dalam kecepatan tinggi.
Mendorong Evaluasi dan Penanganan Cepat
Masyarakat berharap pemerintah desa bersama dinas terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan langsung di titik-titik rawan Kandangserang. Langkah preventif seperti pemasangan rambu, pembatas jalan, maupun perbaikan geometri jalan diharapkan bisa segera direalisasikan tanpa menunggu adanya korban jiwa.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti terperosoknya armada Damkar tersebut masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang guna mengklarifikasi faktor medan, kondisi kendaraan, maupun kendala teknis lainnya di lapangan. (Andi Purwandi)










