WARTADESA, KANDANGSERANG — Seorang lansia ditemukan meninggal dunia di kawasan hutan produksi KPH Pekalongan Timur, Perum Perhutani, tepatnya di Dusun Tajur, Desa Tajur, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (1/8/2026) petang.
Korban diketahui bernama Munajat (79), warga setempat. Sebelum kejadian, korban sempat berpamitan kepada pihak keluarga untuk pergi membersihkan rumput di ladang miliknya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa ini pertama kali terungkap sekitar pukul 18.00 WIB. Pihak keluarga merasa khawatir karena korban tak kunjung kembali hingga petang, padahal biasanya ia sudah pulang ke rumah pada siang hari.
Keluarga bersama warga setempat kemudian berinisiatif melakukan pencarian menuju area ladang di kawasan hutan produksi. Sesampainya di lokasi, mereka mendapati korban sudah dalam posisi tertelungkup di atas tanah.
“Saat dilakukan pemeriksaan oleh keluarga, korban sudah tidak bernafas dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Di sekitar tubuhnya masih ditemukan sabit dan botol air mineral yang dibawanya dari rumah,” terang laporan setempat.
Hasil Pemeriksaan Kepolisian dan Puskesmas
Kejadian tersebut segera dilaporkan ke Pemerintah Desa Tajur dan Polsek Kandangserang. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan pengecekan serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Saat petugas mendatangi rumah duka, jasad korban telah dievakuasi oleh warga dan keluarga. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal:
-
Kondisi Fisik: Terdapat luka lecet pada bagian wajah akibat benturan serta luka lecet di kedua kaki.
-
Medis: Tenaga kesehatan dari Puskesmas Kandangserang memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
-
Olah TKP: Kepolisian tidak menemukan indikasi tindak pidana maupun unsur kejahatan di sekitar lokasi kejadian.
Tanggapan Pihak Kepolisian
Plh. Kapolsek Kandangserang, Ipda Suharno, mengonfirmasi bahwa jajarannya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat untuk melakukan penanganan bersama tim medis.
Pihak keluarga menyatakan menolak untuk dilakukan otopsi dan telah ikhlas menerima musibah tersebut. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara layak. ***










