close
demo yapenda
Mediasi. Kapolsek Wiradesa memimpin mediasi siswa SMK Yapenda Wiradesa dengan kepala sekolah, Selasa (14/08)

Wiradesa, Wartadesa. – Naiknya SPP (Sumbangan Pokok Pendidikan) dari Rp. 100 ribu menjadi Rp. 250 ribu dianggap oleh siswa-siswi SMK Yapenda Wiradesa Kabupaten Pekalongan terlalu memberatkan, hingga mereka kembali menggelar aksi demo.

Para siswa menggelar demo lanjutan Selasa (14/08) setelah pada Senin dinihari (13/08) mereka melampiaskan dalam bentu vandalisme, memprotes kebijakan kenaikan iuran administrasi dengan mencorat-coret tembok sekolah.

Selain keberatan dengan kenaikan SPP, para siswa juga mempertanyakan pelayanan dan tindakan dari pihak sekolah, mereka menumpahkan keberatannya dengan berorasi, sembari membentangkan spanduk bernada protes.

Baca: Iuran Administrasi Naik, Puluhan Siswa SMK Yapenda Gelar Aksi Vandalisme  

Setelah berorasi, dilakukan mediasi antara pihak sekolah dengan perwakilan siswa yang dipimpin oleh Kapolsek Wiradesa, AKP Yorisa Prabowi.

Terungkap dalam mediasi, siswa keberatan dan merasa tidak nyaman dengan iuran bulanan (SPP) yang dinilai terlalu tinggi. Selain itu, beratnya hukuman bagi siswa yang datang terlambat ke sekolah menjadi keluhan mereka.

Perwakilan siswa mempertanyakan minimnya sarana-prasarana sekolah, meski mereka dibebani dengan biaya sekolah yang tinggi. Menurut para siswa, sarana-prasarana sekolah tidak layak, namun tidak segera diperbaiki.

Akibatnya, mereka (para siswa) mencurahkan uneg-unegnya dalam bentuk aksi vandalisme pada Senin dinihari. Dan tidak bersedia menerima pelajaran dari para guru pada Senin hingga Selasa kemarin. Hingga dilakukan mediasi oleh Kapolsek Wiradesa.

Mediasi yang diikuti oleh perwakilan siswa, yakni,  Andi Ferial, Dio Virsa Yustito, Surya dan Indah Kartika Silfani dengan Kepala SMK Yapenda Wiradesa, Muhtar akhirnya sepakat untuk meninjau ulang SPP (iuran bulanan) dengan membicarakan kembali dengan rapat orang tua.

Selain itu, mereka juga sepakat untuk menyesuaikan hukuman bagi para siswa yang datang terlambat dan pihak sekolah berjanji akan memperbaiki sarana-prasarana sekolah yang tidak layak. (WD)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

PKS Kota Santri serahkan bantuan al-Quran

Kedungwuni, Waradesa. - Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pekalongan, Kamis (05/01) mendatangi komplek Ponpes Miftakhul Read more

Ratusan penjaga sekolah di Batang tuntut kesejahteraan

Batang, Wartadesa. - Kecilnya honor bagi penjaga sekolah di wilayah Batang, semetara tanggung jawab mereka yang besar, seperti harus bertanggung Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : demo smk yapenda