close
banjarmulyo

Pemalang, Wartadesa. – 15 peserta calon perangkat Desa Banjarmulyo Kecamatan/Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mendatangi kantor desa setempat. Kedatangan mereka mempertanyakan tes calon perangkat desa yang dianggap terjadi kecurangan, Senin (27/11).

“Mereka menganggap ada kecurangan yang dilakukan panitia. Dan menemukan banyak kejanggalan-kejanggalan, diantaranya ada isu bahwa sudah pasti ada tiga orang yang lulus, dan saat ujian mereka bertiga selalu bersama sama. Bahkan salah satu dari mereka menyatakan kalau hasil nilai nya antara 80 sampai 90.” Tutur Mukhlis, perwakilan pengunjuk rasa.

Mukhlis menambahkan, “Dan ternyata benar saat diumumkan yang bersangkutan mendapatkan nilai 90. Ini sangat meragukan bagi para pengunjuk rasa karena mereka yakin semua hasil ujian komputer adalah dibawah standar,”

Sementara itu, Ranoto, panitia tes perangkat desa setempat mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan ujian tiap tahapan sudah sesuai dengan ketentuan. “Dan apa yang sudah menjadi keputusan tidak bisa diganggu gugat,” tuturnya.

Tes pengangkatan perangkat desa serentak dilaksanakan di berbagai wilayah yang ada di kabupaten Pemalang.

Untuk wilayah kecamatan Pemalang yang terdiri dari 7 kelurahan dan 13 desa, hanya desa Sewaka yang tidak melaksanakan. Dan untuk ujian pengangkatan perangkat desa dengan materi yang diujikan meliputi Wawancara, Komputer dan ujian tertulis ( Pancasila, UUD 45, Bahasa Indonesia, Pengetahuan Umum dan Pemerintahan).

Hingga saat ini, beberapa peserta dan warga di Pemalang memempertanyakan tes yang digelar oleh panitia, seperti terjadi di Desa Iser, Temuireng, Loning, Limbangan dan Banjarmulyo. (Eva Abdullah)

 

 

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : tes calon perangkat desa