close
tim ekspedisi sampai pekalongan
Tim Ekspedisi Kebangsaan Pemuda Muhammadiyah disambut Bupati Pekalongan di Rumah Dinas, Rabu (09/05). Foto: Ahmad Fanani

Tirto, Wartadesa. – Tim Ekspedisi Kebangsaan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PPPM) tiba di Kabupaten Pekalongan. Tim scooteris  yang terdiri dari 30 orang ini disambut oleh orang nomor satu di Pekalongan, Bupati Asip Kholbihi dan Dandim Pekalongan. Setelah sebelumnya melakukan berbagai kegiatan di Desa Wuled, Kecamatan Tirto.

Tim yang dilepas sejak 05 Mei 2018 dari Jakarta kemarin bertolak dari Pemalang setelah sebelumnya singgah di Cirebon dan Tegal. Mereka mampir di Desa Wuled Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan Rabu (09/05).

Ahmad Fanani, Ketua Tim Ekspedisi yang mengusung jargon Keberagaman Kegembiraan” mengungkapkan bahwa tim tidak semata diikuti oleh kalangan Pemuda Muhammadiyah, namun dari beragam kalangan,.

“Jadi yang ikut ekspedisi ini tidak semua adalah dari Pemuda Muhamamdiyah, bahkan dari tim kami juga ada yang beragama selain Islam, karen jargon kami dalah keberagaman kegembiraan jadi kami ini benar-benar beragam dan kami bisa bergembira.” Ujar Fanani.

Keberagaman di bumi nusantara ini perlu dipupuk mengingat saat ini Indonesia diguncang dengan kesenjangan seperti adanya penyerangan terhadap para ulama. Dan yang saat ini sedang marak yakni perang tagar @2019GantiPresiden dan #2019TetapJokowi. Hal-hal demikian menjadi penyebab kesenjangan dikalangan warga.

Melalui ekspedisi ini Pemuda Muhammadiyah mengaharapkan agar kesenjangan yang terjadi bisa teredam, seperti jargon yang dibawanya yakni “Keberagaman Kegembiraan” yang maknanya bahwa kita bisa gembira karena kita beragam.

Tim ekspedisi yang tiba di Wuled disambut dengan beragam kegiatan seperti penampilan marching band PCPM Wuled, kerja bakti membersihkan mushola Aisyiyah Wuled, pengajian, pembagian sembako dan makan siang bersama kaum duafa.

Tim kemudian hadir di Pendopo Rumah Dinas Bupati dengan konvoi dari Wuled ke rumdin Bupati yang diikuti oleh segenap Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Pekalongan. (Eva Abdullah)

 

 

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : #2019GantiPresiden #2019TetapJokowiPemuda Muhammadiyahtim ekspedisi kebangsaan