close
BencanaSosial Budaya

Dua buruh tani tersambar petir, satu meninggal

ilustrasi tersambar petir
ilustrasi

Pemalang, Wartadesa. – Dua buruh tani yang sedang bekerja di area persawahan Desa Cibelok Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang tersambar petir. Akibatnya Rasmini (69), warga Desa Sungapan Rt. 03 Rw.06 Kecamatan/Kabupaten Pemalang meninggal dunia. Sementara Roati (47), warga Dusun Kesembir Rt. 06 rw. 06 Desa Cibelok Kecamatan Taman dalam keadaan kritis. Selasa (08/05).

Menurut saksi mata, Tarwondo (19) yang merupakan putra dari korban, Rasmini mengungkapkan bahwa sekitar pukul 14.15 WIB  cuaca mendung dan angin kencang. Saat Tarwondo hendak mejemput ibunya, dia mendengar petir dua kali dan melihat ibunya dan satu rekan kerja ibunya jatuh tersungkur di sawah.

Rasmini   mulai mengerjakan sawah milik Kliwon bersama enam orang rekannya, sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Selepas bekerja, mereka pulang dengan melewati pematang sawah. Pada saat melewati pematang sawah tersebut, korban tersambar petir.

Saksi mata lainnya, Wasti’ah (55) warga Dusun Kesembir mengungkapkan bahwa saat mendengar petir menyambar, mereka merunduk. Namun naas petir tersebut menyambar dua rekan mereka.  ”Pada saat itu kejadian saya bersama empat teman lainnya merunduk kemudian Tarwondo menolong ibunya dan saya berusaha mencari Roati tetapi sudah tersungkur di sawah,” jelas Wastiah.

Kedua korban kemudian dilarikan ke RSI Taman. Namun sesampai di RSI, Rasmini sudah tak tertolong lagi. Korban bernama Roati dalam keadaan kritis hingga dirujuk ke RS Siaga Medika Pemalang.  (Eva Abdullah)

Tags : buruh tanitersambar petir