Pekalongan Kota, Wartadesa. - Penelitian Badan Intelijen Negara (BIN) Tahun 2017 menyebut bahwa 39 persen mahasiswa telah terpapar gerakan radikal. Mereka tersebar di 15 Provinsi di Indonesia. Demikian diungkapkan oleh Anggota Komisi X DPR Marlinda Irwanti,
