Simalungun, Wartadesa. – TRAGIS. Sejak terperosok ke jurang sedalam 30 meter lalu nyemplung ke dasar sungai, supir mobil Pick Up Mitsubishi L 300, Heri Sukanda Ginting Jawak (30) warga desa Sinaman Kecamatan Barus Jahe Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara dinyatakan hilang, di duga terseret arus sungai, Kamis malam (5/3/3020) pukul 20.00 WIB.
Sementara dua rekannya, penumpang mobil, Karyawan Ginting (44) dan Indra Tarigan (30) di rawat di Puskesmas Tiga Panah dan RSUD Kaban Jahe Kabupaten Karo.
Sejak insiden kecelakaan maut dan hilang malam itu, upaya pencarian terhadap korban Heri dilakukan tim Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah di bantu warga dengan menyusuri sepanjang sungai.
Berkat kerja keras semua pihak, supir mobil naas yang terjun bebas ke jurang di wilayah desa Bawang Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, akhirnya ditemukan namun dalam keadaan tidak bernyawa, Ahad (8/3/2020) sekira pukul 12 00 WIB.
“Seratus meter dari lokasi awal. Setelah di evakuasi, jenazah langsung di bawa ke RSUD Kaban Jahe untuk proses otopsi. Sebut Kanit Laka IPDA Ramadhan Siregar SH kepada wartadesa Ahad (8/3/2020) pukul 14.15 WIB.
Sebelumnya, kronologi insiden kecelakaan maut itu berawal Heri Sukanda Ginting Jawak yang mengemudikan mobil Pick Up Mitsubishi L 300 dengan 2 penumpang, Karyawan Ginting (44) dan Indra Tarigan (30) warga yang sama, datang dari dusun Bawang menuju dusun Tambak Bawang desa Bawang Kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun.
Saat melintas di TKP dengan kondisi jalan menurun dan menikung ke kiri, di duga rem tidak berfungsi dengan baik sehingga mobil mengalami slip ke kanan. Heri kehilangan kendali yang mengakibatkan mobil terjun ke jurang hingga ke dasar sungai.
Pengemudi, Heri Sukanda Ginting Jawak, setelah kejadian tidak ditemukan. Di duga hanyut terbawa arus sungai. “Masih dalam pencarian di bantu warga. Pihak SAR dan Badan Penanggulangan Bencana telah dihubungi. Sebut Kanit Laka IPDA Ramadhan Siregar SH setelah insiden itu. (wd-bay)










