DORO, WARTA DESA. – Dalam rangka memperkuat ideologi dan karakter kader serta menyambut Milad Nasyiatul Aisyiyah ke-95, Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Doro menyelenggarakan kegiatan pengkaderan Darul Arqom. Acara bertema “Penguatan Ideologi Kader Nasyiatul Aisyiyah Menuju Perempuan Berkemajuan” ini berlangsung selama dua hari, pada 16–17 Mei 2026.
Kegiatan yang bertempat di lingkungan Sekolah Dasar Muhammadiyah (SDM) Wonosari, Doro, ini diikuti oleh perwakilan kader dari 5 Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah (PRNA). Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh organisasi dan pendidikan, di antaranya Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Pekalongan, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Doro, Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA), Ketua PRM dan PRA Wonosari, perwakilan Lazismu Kecamatan Doro, Kepala SDM Wonosari, serta perwakilan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Kecamatan Doro.
Acara dibuka secara resmi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Tuti Nuaraini. Dalam sambutannya, Ketua PCM Doro, Amsorin, menekankan pentingnya bekal kehidupan bagi para kader sekaligus mengapresiasi keaktifan PCNA Doro di tingkat kabupaten.
”Di dalam pengkaderan Darul Arqom ini hendaknya menjadi bekal sekaligus menjalankan 10 komitmen untuk hidup di dalam masyarakat. Walaupun kegiatan ini bertujuan baik, hendaknya tetap meminta izin kepada suami atau keluarga. Selain mendapatkan ilmu dan keterampilan, adab serta akhlakul karimah tetap harus dijaga dalam hidup bermasyarakat,” tegas Amsorin.
Ketua PDNA Kabupaten Pekalongan, Ainun Muthoharoh, dalam pidatonya menyampaikan bahwa organisasi ini merupakan wadah dakwah bagi putri Islam yang bergerak di bidang dakwah kekinian. Ia memotivasi para kader, termasuk peserta yang masih berstatus pelajar SMP dan SMK, agar tidak ragu aktif berorganisasi.
”Pengkaderan ini bertujuan mencari kader-kader yang punya keterampilan sehingga siap menjadi perempuan-perempuan yang tangguh. Dengan mengikuti organisasi, kita akan terlatih dalam kemampuan nonteknis (soft skill), kepemimpinan, dan komunikasi yang berguna saat berhadapan dengan pemangku kepentingan maupun masyarakat luas. Selain itu, aktivitas positif ini dapat melindungi generasi muda dari pergaulan negatif,” ujar Ainun.
Ainun juga mengingatkan para pengurus ranting dan cabang untuk tetap semangat berkhidmat hingga akhir periode. Ia membagikan pengalaman pribadinya yang merasakan keberkahan dan kemudahan rezeki, termasuk mendapatkan beasiswa, berkat konsistensinya mengurus organisasi tanpa pamriah. Pada kesempatan itu, ia juga memperkenalkan Harissa selaku Sekretaris PDNA sekaligus koordinator tim satuan struktur Nasyiatul Aisyiyah yang siap memfasilitasi kebutuhan kader di tingkat cabang.
Apresiasi juga disampaikan kepada Adia selaku Ketua PCA Doro yang terus memberikan pendampingan, serta pihak Lazismu dan Kepala Sekolah SDM Wonosari yang telah mendukung penuh pendanaan serta fasilitas tempat demi kelancaran acara.
Sementara itu, Ketua PCNA Doro, Nurul Khikmah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas terselenggaranya acara tersebut.
”Saya ucapkan terima kasih kepada para tamu undangan yang telah menyempatkan hadir dan juga kepada para penyandang dana sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan lancar. Semoga kegiatan Darul Arqom ini bisa berlangsung sukses dan melahirkan kader Nasyiatul Aisyiyah yang handal untuk hidup di tengah masyarakat,” pungkas Nurul.
Kegiatan Darul Arqom tingkat 1 ini dirancang untuk membentuk karakter kader yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga memiliki landasan ideologi yang kuat serta akhlak yang mulia, sejalan dengan semangat Milad Nasyiatul Aisyiyah ke-95 tahun. (Redaksi)










