close
Pendidikan

UMPP Perkuat Pendidikan Tinggi Inklusif Melalui Partisipasi Aktif di Forum Diseminasi Nasional

template berita foto warta desa(1)
PEKALONGAN, WARTA DESA – Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif. Komitmen ini diwujudkan melalui keikutsertaan staf Student Affairs and Higher Education Disability Unit (SAHDU) UMPP dalam kegiatan National Dissemination Forum on Disability yang berfokus pada penguatan pendidikan tinggi inklusif di Indonesia.
Laporan dari Davina Zafa menyebutkan bahwa forum nasional ini berfungsi sebagai platform strategis untuk berbagi pengetahuan, praktik terbaik, dan kebijakan yang relevan dengan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di lingkungan perguruan tinggi. Partisipasi UMPP dalam forum ini bertujuan utama untuk mengakselerasi kompetensi staf SAHDU dalam memberikan layanan yang ramah dan berkeadilan.

Peningkatan Kompetensi dan Layanan Ramah Disabilitas

Melalui forum ini, staf SAHDU UMPP memperoleh wawasan komprehensif yang mencakup berbagai aspek layanan inklusif. Materi yang didapatkan meliputi strategi layanan akademik dan administrasi yang adaptif, adaptasi pembelajaran, serta penguatan kebijakan kampus yang mendukung disabilitas.
Peningkatan kapasitas sumber daya manusia di SAHDU ini merupakan langkah proaktif UMPP untuk memastikan bahwa setiap mahasiswa, termasuk penyandang disabilitas, memiliki akses yang setara terhadap layanan pendidikan. Hal ini sejalan dengan visi universitas yang menjunjung tinggi nilai inklusivitas, keberagaman, dan keadilan sosial.
Tabel 1: Fokus Peningkatan Kompetensi Staf SAHDU UMPP
Aspek Kompetensi
Deskripsi Peningkatan
Layanan Akademik
Strategi adaptasi pembelajaran dan kurikulum yang inklusif.
Layanan Administrasi
Prosedur dan kebijakan administrasi yang ramah disabilitas.
Dukungan Non-Akademik
Pengembangan sistem pendukung dan fasilitas yang setara.
Kebijakan Kampus
Penguatan regulasi internal untuk mewujudkan kampus inklusif.

Membangun Jejaring dan Kolaborasi Nasional

Selain memperkaya pengetahuan internal, forum diseminasi ini juga membuka peluang penting bagi UMPP untuk membangun jejaring dan kolaborasi dengan lembaga pendidikan tinggi lainnya di seluruh Indonesia. Pertukaran pengalaman antarperguruan tinggi menjadi nilai tambah yang signifikan dalam merumuskan langkah-langkah konkret untuk menciptakan lingkungan kampus yang setara dan adil.
Keikutsertaan staf SAHDU UMPP dalam forum ini menandai langkah berkelanjutan universitas dalam mendukung terwujudnya pendidikan tinggi inklusif di Indonesia. Dengan memperkuat kapasitas unit pendukung disabilitas, UMPP berupaya memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang memberikan layanan yang ramah dan berkeadilan bagi semua mahasiswa.***
Pewarta: Devina Zafa
Editor: Buono
Terkait

[caption id="attachment_1326" align="alignnone" width="800"] Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

IPNU IPPNU Wonokerto bentengi diri dengan Densus Aswaja

PAC IPPNU Wonokerto menggelar kegiatan Densus Aswaja di Masjid Hidayatullah, desa Semut (15/10). Foto Wahidatul Maghfiroh/wartadesa Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : umpp