Lebakbarang, Wartadesa. – Warga Desa Kapuntudan Kecamatan Lebakbarang berbondong-bondong menuju ke sungai Sengkarang untuk memperbaiki jembatan sasak (jembatan kaman/siom_warga biasa menyebutnya), Jum’at (31/3). Mereka bergotong royong memperbaiki jembatan yang kerap rusak tersebut.
Jembatan yang melintas kali Sengkarang tersebut merupakan jalan pintas yang menghubungkan Desa Kapundutan dengan Desa Lebakbarang. Masyarakat sekitar biasa menggunakan untuk beraktifitas seperti mencari rumput, pergi ke sekolah maupun ke sawah.
Jembatan siom ini juga biasa digunakan untuk memancing karena letaknya yang sangat strategis dan pas berada di sisi selatan bendungan. Berjarak sekitar 200 meter di sebelah selatan bendungan PLTMH.
Wagimin, seorang warga Kapundutan mengungkapkan kepada kontributor Wartadesa bahwa warga Kapundutan dan Lebakbarang berharap agar jembatan sion tersebut bisa ditingkatkan lagi menjadi jembatan gantung yang lebih permanen. “Warga disini, baik di Desa Kapundutan maupun Desa Lebakbarang berharap Pemerintah Kabupaten Pekalongan membangun jembatan gantung disini. Mengingat aktifitas warga, baik aktifitas sosial, ekonomi melalui jembatan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kapundutan, Sugeng Suryono mengungkapkan masih kebingungan mengajukan proposal ke pihak Pemda. “Kami ingin sekali jembatan sasak ini dibangun menjadi jembatan gantung seperti di daerah lainya. Tetapi masih bingung untuk mengajukan proposal kemana,” ungkapnya.
Meski demikian warga mengaku senang karena gotong-royong yang telah dilakukan seharian penuh tersebut membuahkan hasil, jembatan sasak sudah jadi dan dapat dilalui kembali, meski hanya untuk para pejalan kaki. (Budi, Bono)










