close
Perform

Dung… dung… dung… suara nyaring terdengar bertalu-talu terdengar dari ruang musik SMA Islam YMI Wonopringgo. Suara yang tidak asing lagi bagi kita. Suara yang selalu mengingatkan kita pada pengajian-pengajian atau majlis taklim, yakni suara rebana yang ditabuh bertalu-talu.

Berkarya dan berkreasi dengan salawat dan tabuhan rebana merupakan rutinitas sekaligus kegemaran para anggota ekstrakurikuler rebana dan marawis SMA Islam YMI Wonopringgo dengan grupnya Syauqul Mustofa. Mereka rutin menggelar latihan tiap selasa sore dan rutinan pembacaan maulid setiap sebulan sekali dengan anggota ekskul duror dari sekolah lain.

Tidak hanya latihan rutin, grup Syauqul Mustofa SMA Islam YMI juga mengikuti perlombaan-perlombaan rebana. Konsistensi dalam latihan ini pun akhirnya membuahkan hasil ketika pada 26 November 2016 mereka berhasil memperoleh gelar juara pertama dalam festival rebana tingkat Kota dan Kabupaten Pekalongan yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Ki Ageng Pekalongan (STAIKAP) Wonopringgo.

Grup Rebana Syauqul Mustofa yang digawangi oleh Atho dan Hadziq serta kawan-kawannya ini berhasil memikat juri dengan membawakan lagu wajib Ya Asyiqol Mustofa dan lagu pilihan Ya Rasulullah. Mereka berani tampil beda dengan membawakan nada lagu ciptaan sendiri. Dengan kreativitas dan semangat yang tinggi, mereka sukses menggubah lirik salawat Ya Asyiqol Mustofa dengan nada baru yang menarik dan merdu.

Selain itu, mereka juga dengan kreatif menggubah lirik Ya Rasulallah dengan nada Mars YMI, yakni Mars yayasan yang menaungi sekolah mereka, Yayasan Madrasah Islamiyyah (YMI). Hal ini jelas amat berbeda dengan peserta lain yang membawakan lagu yang sudah ada dan sekadar mengganti aransemen musiknya saja.

Musik yang sederhana dan mengena, kualitas vokal yang prima, dan nada lagu yang baru nan menarik inilah kunci sukses mereka. Dewan juri yang salah satunya adalah vokalis ternama dari grup Babul Mustofa (BBM) Pekalongan, Ustad Muna, tertarik sehingga grup Syauqul Mustofa akhirnya terpilih sebagai juara pertama.

Hal ini membuktikan bahwa salawat bukan sekadar lantunan yang kaku, tetapi dinamis dan dapat mendorong semangat untuk berkreasi dan berprestasi. Selamat, Syauqul Mustofa Smais (SMS), terus raih prestasi dengan salawat Nabi! (*)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : durorSMA Islam YMI Wonopringgo