Kajen, Wartadesa. – Mewujudkan pemuda yang mencintai tanah airnya punya banyak ragam cara. Napak tilas atau berjalan kaki dengan rute Curug Lawe – Gunung Buser – Dranan – Telogo Pakis – Curug Muncar dan finish di Curug Bajing digelar dalam acara Petungkriyono Adventure. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan, Bambang Irianto kepada Wartadesa, Rabu (15/3).
Bambang Irianto menambahkan, Petungkriyono Adventure tidak hanya diisi dengan acara jalan kaki mengelilingi obyek wisata Negeri diatas Awan saja, namun diisi dengan materi penguatan rasa cinta tanah air dan kebangsaan. Juga meningkatkan cinta lingkungan alam dan sekitarnya.
Pihaknya berharap dapat meningkatkan kecintaan pemuda terhadap lingkungan dan kebangsaan serta mengenalkan lebih dekat potensi obyek wisata Petungkriyono, lanjut pria yang biasa dipanggil Bangir ini.
“Dengan boomingnya media sosial, setiap peserta yang mendapatkan pengalaman dan pengetahuan cinta tanah air dan kebangsaan serta keindahan alam di Petungkriyono dapat berbagi di akun media sosial mereka,” ujar Bambang.
Bagi pemuda dengan usia 25-30 tahun dan berdomisili di Kabupaten Pekalongan, dibuktikan dengan KTP, kartu pelajar, kartu mahasiswa maupun sim dapat berpartisipasi dalam acara yang akan digelar pada Sabtu-Ahad, 25-26 Maret 2017 ini.
“Peserta tinggal mendaftar dan mengisi formulir di kantor Dinporapar Kajen,” lanjut Bambang.
Selain dapat menikmati keindahan Petungkriyono, peserta juga mendapatkan fasilitas transportasi menuju ke garis start, makan dan uang saku.
“Pendaftaran ditutup pada saat temu tehnik tanggal 17 Maret 2017 pukul 14.00 wib di Gedung Kesenian Kajen. Dengan kuota peserta maksimal 150 orang,” pungkas Bambang. (Bono)










