Pekalongan Kota, Wartadesa. – 14 SMP/MTs di Kota Pekalongan kekurangan siswa. Data hingga pendaftaran peserta didik baru (PPDB) online ditutup Rabu (5/7) kemarin, pukul 13.00 WIB, dari 33 SMP, MTS negeri dan swasta yang ikut PPDB online, ternyata ada 14 sekolah yang masih kekurangan siswa.Perinciannya, terdiri atas satu SMP negeri dan 13 SMP/MTs swasta.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Triyono mengungkapkan, sekolah yang masih kekurangan siswa masih bisa membuka pendaftaran offline di sekolahnya hingga kuota siswa baru yang ditetapkan bisa terpenuhi.
”Kalau ada tetangga dan sanak famili yang belum mendapatkan sekolah, bisa mendaftarkan ke sekolah yang masih kekurangan. Untuk sekolah negeri hanya SMPN 9 yang masih kekurangan 13 siswa,” ujar Triyono, Rabu (5/7).
Menurut Triyono, dari 20 SMP/MTs swasta di wilayahnya, empat sekolah tidak ikut PPDB online, karena mereka membuka pendaftaran sendiri di sekolahnya. Sekolah itu adalah SMPIT, MTs In, MTs Hifal, dan MTs Azzaky. Kemudian, berdasarkan data PPDB online hingga pukul 13.10 kemarin, tiga sekolah sudah terpenuhi kuotanya yakni SMP Salafiyah, MTs Salafiyah Jenggot, dan MTs Ribatul Mutaíallimin.
Sementara itu, 13 sekolah lain masih kekurangan siswa yakni SMP Al Irsyad, SMP Islam, SMPYPI Buaran, SMP Masehi, SMP Muhammadiyah, SMP Pius, SMP Satyawiguna, SMPWahid Hasyim, MTs Muhammadiyah, MTS Nurul Islam, SMP Salafiyah Al Muttaqin, MTs Salafiyah Nurul Qomar, dan MTs Al Amin. (WD)










