close
Pendidikan

MBS Assalam Kajen Gelar Akhirussanah, Gandeng SMK Muhamka Buka Pendaftaran Santri Tingkat SMK

template berita foto warta desa(1)

KAJEN, WARTA DESA. — Muhammadiyah Boarding School (MBS) Assalam Kajen sukses menggelar acara Akhirussanah di halaman MBS Assalam Kajen pada Sabtu (23/5/2026). Momentum perpisahan santri kelas 9 ini sekaligus menjadi ajang peresmian kerja sama strategis antara MBS Assalam Kajen dan SMK Muhammadiyah Kajen (Muhamka) dalam membuka pendaftaran santri baru untuk tingkat SMK.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh:

  • Seluruh santri MBS Assalam Kajen

  • Jajaran pimpinan harian Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kajen

  • Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen)

  • Para wali santri

Integrasi Pendidikan Vokasi dan Agama

Selain melepas para santri kelas 9 yang telah menyelesaikan masa studinya, agenda ini dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi program baru. Kerja sama kolaboratif ini dirancang khusus bagi siswa SMK Muhamka yang ingin memperdalam ilmu agama secara intensif.

Mekanisme Program: Nantinya, siswa SMK Muhamka dapat mengikuti kegiatan dan pelajaran pondok pesantren setelah aktivitas belajar mengajar di sekolah formal selesai.

Melalui program integrasi antara pendidikan vokasi di SMK Muhamka dan pendalaman agama di MBS Assalam Kajen, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya kompeten dan siap kerja secara profesional, tetapi juga memiliki fondasi iman dan akhlak yang kokoh.

Pentingnya Pendidikan Karakter di Era Modern

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kajen, Ady Widyanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran orang tua dalam memilih institusi pendidikan yang tepat demi masa depan anak di era modern.

“Orang tua haruslah khawatir jika akan meninggalkan anak-anaknya menjadi generasi yang lemah, sebagaimana diingatkan dalam Al-Qur’an Surah An-Nisa ayat 9. Maka, kewajiban orang tua adalah menyekolahkan anak-anak di sekolah yang terbaik,” ujar Ady Widyanto.

Ia juga mengutip pesan sahabat Rasulullah, Ali bin Abi Thalib, mengenai pentingnya fleksibilitas dalam mendidik anak. “Didiklah anak-anakmu sesuai zamannya, karena mereka bukan hidup di zamanmu,” tambahnya.

Menutup arahannya, Ady mengingatkan pentingnya aspek pendidikan karakter dan moralitas keagamaan di atas segalanya. Hal ini sejalan dengan sebuah hadis riwayat Tirmidzi yang menyatakan bahwa tidak ada pemberian yang lebih utama dari orang tua kepada anaknya selain pendidikan yang baik.

Informasi Pendaftaran

Bagi masyarakat yang tertarik untuk menyekolahkan anaknya dalam program kolaborasi ini, pendaftaran untuk santri tingkat SMK kini telah resmi dibuka bagi masyarakat umum. (Nanang)

Terkait

[caption id="attachment_1326" align="alignnone" width="800"] Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

SDN Tangkilkulon raih juara 1 lomba MAPSI

Kedungwuni, Wartadesa. - SD Negeri Tangkilkulon, Kecamatan Kedungwuni - Pekalongan meraih juara pertama dalam lomba  Mata Pelajaran Agama Islam dan Read more

IPNU IPPNU Wonokerto bentengi diri dengan Densus Aswaja

PAC IPPNU Wonokerto menggelar kegiatan Densus Aswaja di Masjid Hidayatullah, desa Semut (15/10). Foto Wahidatul Maghfiroh/wartadesa Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : MBS Assalamsmk muhamka