Pekalongan, Wartadesa. – Ditutupnya ruas tol darurat Batang-Pemalang membuat pemudik yang kembali ke Jakarta memanfaatkan jalur Pantura untuk arus balik. Kondisi arus lalu lintas terpantau padat merayap. Begitu juga arah sebaliknya, arus mudik terpantau ramai lancar.
Di sepanjang jalan Pantura Pekalongan Kota, dominasi kendaraan mobil pribadi berpelat Jakarta dan sekitarnya mulai memadati jalan arteri. Laju kendaraan antara 20 hingga 40 km per jam.
Sejak Rabu pagi, berdasarkan data dari Dinas Perhubungan setempat lebih dari 20 ribu kendaraan pribadi melintas dari arah Semarang – Jakarta di jalan Pantura Pekalongan Kota.
Titik kepadatan selanjutnya terlihat di jalur Pantura Peraturan Pemalang. Di titik ini terdapat simpang tiga yang digunakan untuk memutar balik dan menyeberang warga lokal. Akibatnya, arus lalu lintas pun tersendat. Apalagi, malam ini di beberapa wilayah Pantura diguyur hujan dengan intensitas sedang.
Titik kepadatan lalu lintas lainnya di jalur Pantura Tegal Kota, persisnya di depan terminal hingga ke pintu masuk Tol Brebes Timur atau Brexit. Untuk mengurai kemacetan lebih parah, polisi pun melakukan contraflow sepanjang lima kilometer dari depan Terminal Tegal Kota hingga masuk Tol Brexit.
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Enriko Sugiharto Silalahi mengatakan, situasi arus mudik maupun arus balik di Kota Pekalongan terpantau ramai lancar. “Sementara, mulai pagi sampai siang terpantau ramai lancar. Malam ini mulai ramai tapi masih lancar,” ujarnya.
Enriko memperkirakan peningkatan jumlah kendaraan arus balik di Kota Pekalongan, akan terjadi pada 1 Juli mendatang. “Kira-kira H+6 dan H+7 menjadi puncak arus balik,” kata dia.
Bagi para pengendara diharap tetap memperhatikan rambu lalu lintas, marka jalan, dan selalu berhati-hati dalam berkendara saat melewati jalur Pantura Kota Pekalongan. (WD, liputan6)










