close
Sosial Budaya

Puncak arus balik, Pantura Pekalongan lenggang

bus
ilustrasi

Pekalongan Kota, Wartadesa. – Meski diprediksi hari Sabtu dan Ahad (8-9/06) sebagai puncak arus balik, namun kondisi ruas jalan Pantura Kota Pekalongan terlihat lenggang hingga ramai lancar. Pantauan Wartadesa di depan Pusri Pekalongan hingga pukul 23.00 WIB, hanya beberapa bis dan mobil pemudik yang melewati ruas jalan tersebut.

“Arus balik saat ini tergolong sepi mas … dari sore hingga tengah malam ini, hanya beberapa bis arah Jakarta yang melintas,” ujar Parman, tukang becak yang merangkap calo penumpang di depan Pusri Pekalongan.

Beberapa bis yang berhenti untuk menaikkan penumpang, didapati Wartadesa, masih ada beberapa bangku kosong. Meski demikian tarif bus dari Pekalongan ke Jakarta dipatok Rp. 250 ribu perpenumpang.

“Saya bayar Rp. 500 ribu untuk dua orang. Naik disini (depan Pusri) nanti turun di Kampung Rambutan,” ujar Dodi Setiawan, salah seorang penumpang dari Bojong.

Dodi mengaku menggunakan bus lantaran kehabisan tiket kereta. “Awalnya pengin naik kereta saja … biar nyaman. Tapi kehabisan tiket, terpaksa harus naik bis, meski (harga) tiketnya selangit,” lanjutnya.

Sepinya jalur Pantura tidak terjadi di jalur tol Trans Jawa Pemalang-Jakarta. Yunus, warga Pemalang mengaku harus menempuh 12 jam perjalanan dari Pemalang hingga Bekasi.

“Masuk tol Pemalang sore jam 15.00 WIB, keluar Tol Bekasi Barat pukul 03.45 WIB pagi. Macet total mas,” tutur Yunus saat dihubungi via ponsel.

Selain macet, Yunus mengaku tidak sempat mampir ke rest area manapun, lantaran seluruh rest area penuh. (WD)

Tags : arus baliklebaranmudikPekalongan

Leave a Response