Wonokerto, Wartadesa. – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi mengaku sedang memperbaiki jalan menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wonokerto, diharapkan perbaikan jalan akan selesai dengan cepat dan bisa meramaikan kembali TPI Wonokerto yang kini sepi. Demikian disampaikan oleh Asip Kholbihi dalam sambutannya pada kegiatan Nyadran di Wonokerto, Senin (25/9/2017) pagi.
Terkait dengan perbaikan ifrastruktur jalan menuju ke TPI Wonokerto, Asip meminta Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan) Kabupaten Pekalongan untuk menata dan merevitalisasi. “Saya minta pak Sirhan, Kepala Dinlutkan untuk menata dan merevitalisasi TPI yang menjadi kebanggaan warga Kabupaten Pekalongan ini akan berkembang dengan baik,” ujar Bupati.
Selain itu, Asip juga berjanji akan membantu kapal naga kepada nelayan TPI Wonokerto. Hal ini agar nelayan TPI Wonokerto tidak lagi menyewa dari wilayah lain dalam mendukung kegiatannya di laut.
Orang nomor satu di Kota Santri tersebut menyebut bahwa saat ini jumlah nelayan yang sudah divalidasi mendapatkan kartu asuransi nelayan baru berjumlah dua ribu nelayan dari sejumlah 10 ribu nelayan di Kabupaten Pekalongan.“Keduaribu nelayan tersebut sudah kami validasi dan sudah kami masukan daftarnya ke Pemerintah Pusat. Kita akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk penambahan validasinya. Insya Allah nanti semua nelayan akan kita berikan perlindungan,” terang Bupati.
Pemkab Pekalongan, tutur Bupati, sudah memvalidasi hampir dua ribu asuransi nelayan yang bekerjasama dengan Jasindo. “Bapak-ibu yang berprofesi sebagai nelayan, silahkan nanti menghubungi Dinlutkan secara gratis karena preminya dibayar oleh Pemerintah Pusat sebesar Rp 200 ribu,” tuturnya.
Selain asuransi bagi nelayan, Asip mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengasuransikan sawah milik nelayan dan sapi. Dia meminta dinas terkait untuk mensosialisasikan hal tersebut kepada masyarakat. (WD)










