close

Kesehatan

KesehatanLayanan Publik

Pasien meninggal Covid-19 dimakamkan di Pemalang

pemakaman

Pemalang, Wartadesa. – Warga Jakarta Selatan yang meninggal usai dirawat di RSUD Kraton Pekalongan akibat terjangkit virus Korona (Covid-19) dimakamkan di Ulujami Pemalang. Pemakaman difasilitasi oleh Pemkab Pemalang. Demikian disampaikan oleh Junaedi, Bupati Pemalang dalam konferensi pers, Ahad malam (29/03).

Pasien Korona yang meninggal bukan warga Pemalang. Sesuai data yang saya terima, pasien tersebut warga Pejaten, Jakarta Selatan. Kurang dari 35 jam, pasien berjenis kelamin laki-laki itu berkunjung ke keluarganya di Pemalang, mengeluh sakit dan akhirnya di rujuk ke RSUD Kraton Pekalongan,” jelas Junaedi.

Meski bukan warga Pemalang, Pemkab memfasilitasi pemakaman pasien tersebut di Pemalang, atas pertimbangan kemanusiaan. Apalagi keluarga pasien berumur 73 tahun itu, berada di Ulujami, Pemalang. “Pemakaman dilakukan sesuai protap. Dilakukan tim medis didampingi satgas penanganan Covid-19 dan TNI/Polri dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ada,” Junaedi.

Junaedi menambahkan, pihaknya memantau lima orang anggota keluarga pasien meninggal yang tinggal di Pemalang. “Ada 5 orang pihak keluarga yang sedang kami pantau dengan status orang dalam pemantauan (ODP). Kita doakan aman dan tidak ikut tertular, karena kondisi fisiknya juga baik. Tidak perlu panik dan cemas dan keluarga jangan dikucilkan, kita tetap ikhtiar Pemalang bebas dari corona,” ucapnya.

Bupati memastikan, sampai malam ini, pasien positif corona di Kabupaten Pemalang masih diangka nol atau nihil. Hal itu ditegaskan bupati sembari menunjukkan data yang tercatat diwebsite https// infocorona.pemalangkab.go.id/.

Dari data yang terpampang, kasus ODP tercatat 1.209 orang, 908 orangmasih pemantauan, 301 orang dinyatakan selesai. Sementara kasus pasien dalam pengawasan (PDP), tercatat 14 orang. 6 orang masih dalam pengawasan, sedangkan 8 orang dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan.

Diketahui, pasien tersebut sebelumnya dirawat di ruang isolasi RSUD Kraton Pekalongan. Pasien mininggal pada Ahad (29/03) sekitar pukul 15.30 WIB.

Pasien ini beralamat di Jakarta Selatan, dan pulang ke Pemalang untuk menengok anaknya. Kondisi kedua pasien di Ruang Isolasi RSUD Kraton itu sendiri sebelumnya sempat lebih baik dibandingkan awal keduanya ke rumah sakit.

“Salah satu pasien kita di ruang isolasi RSUD Kraton positif Covid-19. Ini pasien rujukan dari RSUD Bendan, Kota Pekalongan,” terang Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, Ahad (22/3) lalu.

Dikatakan, pasien positif Covid-19 ini merupakan warga Kabupaten Pemalang. Atas temuan baru tersebut, pihak RSUD Kraton akan mengambil langkah-langkah sesuai dengan protokol yang ada. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Warga Pakumbulan Bersatu Perangi Covid-19

pakumbulan

Buaran, Wartadesa. – Maraknya korban virus Corona di berbagai daerah Indonesia, disikapi dengan tanggap oleh Pemerintah Desa Pakumbulan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan. Dengan menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat dari beragam kalangan, membentuk Satgas Pakumbulan Bebas Corona pada Selasa (24/3).

Beberapa point yang dikerjakan satgas tersebut yakni; melakukan penyemprotan disinfektan di tempat umum, penyediaan sarana cuci tangan air mengalir dan sabun cair di area publik, menghimbau segala kegiatan keagamaan dan hajatan untuk dihentikan atau diundur, penyediaan bilik sterilisasi di Posko Satgas bertempat di balai desa Pakumbulan, memberlakukan physical distancing atau jaga jarak seperti tidak bersalaman dan berkomunikasi jarak satu meter, melakukan sterilisasi dan pernyataan kesanggupan isolasi mandiri disertai sanksi jika melanggar bagi masyarakat yang baru datang dari luar kota/negeri, memberlakukan jam malam pukul 22.00 WIB, dan memberikan edukasi bagi masyarakat tentang kewaspadaan menanggapi covid-19.

“Yang terpenting adalah keterlibatan semua unsur masyarakat. Alhamdulillah, Sejauh ini, masyarakat berperan aktif melaporkan keluarga maupun tetangga yang baru dari luar kota/negeri. Sebab ketika mereka tidak melapor ke Satgas, yang terjadi adalah adanya hukum sosial masyarakat sebab kehati-hatian. Namun masyarakat tetap tenang, dan tetap waspada”, Keterangan Khumailin, Kepala Desa Pakumbulan.

Sementara itu, Alimin Saadi selaku Ketua Satgas Pakumbulan Bebas Corona menjelaskan bahwa dirinya dan tim berpedoman dengan prosedur medis dalam menjalankan tugasnya. “Satgas bertugas dengan prosedur tinggi demi kenyamanan semua warga. Namun demikian kita tentu berharap Virus Corona segera hilang dan tidak sampai sini. Bismillah, mari bersama serius melakukan pencegahan covid19”, tegasnya.
Penulis : M. Mirza Rofiq

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Muhammadiyah kerahkan segala potensi untuk tangani Covid-19

muhammadiyah

Kedungwuni, Wartadesa. – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan memberdayakan segala potensi yang dimilikinya untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan Covid-19. PDM akan menggali semua potensi Muhammadiyah Pekalongan untuk bersama-sama melakukan kegiatan penanggulangan Covid-19, dengan melibatkan Lazismu dalam penggalangan dana, UMPP dan RSI, struktur pimpinan dari cabang hingga ranting, relawan untuk edukasi dan teknis desinfeksi lingkungan. Demikian disampaikan oleh  Mulyono, Ketua PDM Kabupaten Pekalongan, dalam Konferensi Pers Muhammadiyah, pada hari Sabtu, 28 Maret 2020, di Kampus Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP).

Mulyono juga menghimbau kepada warga Muhammadiyah dan masyarakat umum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah, karena sejatinya wabah adalah sebagian azab dan sekaligus rahmat bagi orang beriman. Dan mengingatkan betapa pentingnya untuk tetap berada di rumah ketika berada di daerah wabah, karena balasan pahalanya adalah pahala mati syahid.

Sementara itu para mahasiswa UMPP (Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan) dilibatkan untuk menjadi relawan  yang mengedukasi masyarakat sekitarnya. Sedangkan Program Studi Farmasi, dosen dan mahasiswanya diberdayakan dalam upaya produksi Hand Sanitizer dan Hand Washer, yang saat ini keberadaannya langka di pasaran, untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian masyarakat.

“Terkait surat edaran dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tentang Pelibatan Mahasiswa dalam Penanggulangan Covid-19, khususnya mahasiswa prodi kesehatan, untuk menjadi tenaga relawan di rumah sakit dan dinas kesehatan, masalah kompensasi berapa SKS atau menjadi pengganti tugas akhir, masih dibicarakan di Universitas,” ungkap Nur Izzah, Rektor UMPP.

Dalam kesempatan itu, UMPP  memberikan hibah 17 Spryer kepada PDM Kabupaten Pekalongan, yang selanjutnya akan dibagikan kepada 17 Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Pekalongan, untuk mengoptimalkan program desinfeksi lingkungan.

Permasalahan APD (Alat Pelindung Diri) bagi para tenaga medis disampaikan oleh dr Widjdan Kadir, Direktur RSI Pekajangan, “Problem utama yang dihadapi oleh rumah sakit dan tenaga kesehatan saat ini adalah minimnya APD. Meskipun punya uang, tapi APD minim, jadi tidak bisa menyediakan untuk persiapan. Ibaratnya kami akan perang tapi tidak dilengkapi senjata,” ungkapnya.

Widjdan mengungkapkan bahwa RSI Pekajangan tetap menyiapkan hal terburuk yang akan terjadi, yakni ledakan pasien Covid-19 dengan menyiapkan tenaga kesehatan dan meyediakan APD dan sarana prasarana lainnya. “Tenaga Kesehatan jangan dibuat stress, tapi harus dimotivasi, karena mereka adalah mujahid-mujahid yang berjuang melawan COVID-19,” pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
Dana DesaKesehatanLayanan Publik

Desa-desa di Kota Santri mulai lakukan penyemprotan disinfektan

semprot

Pekalongan, Wartadesa. – Upaya pemerintah desa di Kota Santri bersama para pihak terkait dalam penanggulangan pandemi virus Korona (Covid-19) dilakukan dengan cara melakukan penyemprotan disinfektan pada fasilitas umum dan rumah warga. Hal tersebut dilakukan di Desa Bondansari Wiradesa, Pangkah Karangdadap, Desa Talun dan Desa Kwasen Kesesi. Sabtu (28/03).

Penyemprotan disinfektan di Desa Bondansari Wiradesa  dilakukan di masjid, musala, sekolah dan balaidesa setempat. Kepala Desa Zaenal menyampaikan kegiatan penyemprotan disinfektan nantinya akan kami laksanakan secara menyeluruh dan secara berkala. “Kepada warga masyarakat tidak perlu takut tetapi harus tetap waspada, jangan banyak keluar rumah apabila tidak penting, jangan lupa jaga kebersihan lingkungan dan rumah masing-masing, cuci tangan yang bersih agar kuman-kuman biar mati,” ucapnya.

Hal yang sama dilakukan di Desa Pangkah, Kecamatan Karangdadap, Pekalongan. Pemerintah desa mengunakan Dana Desa untuk menanggulangi dampak Covid-19.  Kebijakan itu sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Pemkab Pekalongan tentang penggunaan DD bagi penanggulangan pandemik corona.

Ahmad Muslih, Sekretaris Desa Pangkah mengatakan bahwa pemdes telah menganggarkan penanggulangan Covid-19 dengan DD. “Desa pangkah juga menganggarkan dana desa untuk penanggulangan bencana virus corona ini sebesar 1% dari APBDes. Hal ini sesuai dengan edaran dan anjuran dari Gubernur dan Bupati, “ungkapnya.

Penyemprotan disinfektan di Desa Talun, Kecamatan Talun, Pekalongan  dipimpin langsung kepala Desa Talun yang didampingi sekretaris serta perangkat desa dan Bhabinkamtibmas Desa Talun Aipda Bejo siswanto, bukan hanya rumah warga, fasilitas umum seperti masjid juga dilakukan penyemprotan, Sabtu (28/03).

Hal yang sama juga dilakukan Pemdes Kwasen, Kecamatan Kesesi, Pekalongan. Mereka terus melakukan penyemprotan massal pada fasilitas umum dan pemukiman warga. Penyemprotan secara berkala dilakukan guna mencegah penyebaran virus Covid-19 atau Corona.

Dalam pencegahan virus Corona, pemerintah desa tak hanya melakukan penyemprotan saja melainkan mewajibkan warganya yang pulang dari perantauan atau luar kota untuk melaporkan agar langsung dilakukan penyemprotan disinfektan pada kendaraan, barang bawaan ataupun badan. Kemudian warga juga dilakukan pengecekan suhu badan sehingga apabila melebihi 37 derajat untuk diperiksa pihak medis.

Kepala Desa Kwasen Kecamatan Kesesi, Edi Rustani, mengatakan, langkah ini dilakukan sesuai hasil rapat di kecamatan, bahwa semua elemen masyarakat harus ikut mendukung dalam pencegahan virus Corona di lingkungan masing masing. “Untuk itu kita lakukan penyemprotan bersama seluruh elemen masyarakat, seperti di tempat ibadah, fasilitas umum maupun rumah rumah warga. Penyemprotan ini dengan menggunakan obat disinfektan,” katanya.

Untuk memantau warganya yang pulang kampung (mudik) dari perantauan, warga melakukan penjagaan di Posko Desa Kwasen secara bergantian. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanSosial Budaya

Masjid dan musala di Pencongan disemprot disinfektan

semprot

Wiradesa, Wartadesa. – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) se-Cabang Pencongan, Kecamatan Wiradesa, Pekalongan melakukan penyemprotan disinfektan ke masjid dan musala diwilayahnya. Tim penyemprotan merupakan gabungan dari aktivis  Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Pemuda Muhammadiyah (PM) dan Komando Kesiap Siagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Cabang Pencongan.

Adwan, Komandan Kokam Cabang Pencongan mengagtakan bahwa penyemprotan tahap pertama dilakukan di 15 lokasi yang difokuskan pada tempat-tempat peribadatan seperti masjid dan musala di wilayah Cabang Pencongan.

“Rencananya nantinya penyemprotan desinfektan akan dirutinkan secara berkala di  tempat peribadatan dan fasilitas umum se-Cabang Pencongan. Langkah ini sebagai bentuk gerakan preventif menanggulangi pandemi Covid-19. Selain itu, hal ini juga dimaksudkan guna menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh warga desa.” Lanjut Adwan.

Sementara itu, Fauzan Amin, Ketua Pemuda Muhammadiyah Cabang Pencongan menghimbau agar warga tetap waspada dan tenang. Mematuhi himbauan dari para ahli dan pemerintah. “Jika ada sanak-saudara yang pulang kampung halaman dari daerah yang dinyatakan zona merah Covid-19, diharap untuk segera lapor pada pemerintah setempat agar segera dilakukan tindakan.” Ujarnya.

Menurut Fauzan, untuk melawan pandemi Corona ini kita perlu kesadaran bersama. “Dengan tetap dirumah, cuci tangan, menjaga pola hidup sehat dan bersih, serta gerakan-gerakan preventif adalah bentuk ikhtiar kita sebagai makhluk. Di lain sisi nilai-nilai tawakal dan yakin kepada Allah tetaplah harus dinomor satukan. Kita bersama bisa lawan wabah Corona.” Pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Masjid dan musala jadi tempat edukasi virus Korona

relawan

Kajen, Wartadesa. – Masjid dan musala dijadikan ajang melakukan pendidikan (edukasi) pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus Korona (Covid-19) oleh Relawan Edukasi dan Promosi Tim Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 (TPP COVID-19) Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, lantaran masjid dan musala merupakan tempat berkumpulnya banyak warga.

“Masjid dan musala adalah salah satu tempat berkumpulnya orang, dan jangkauan suara pengeras suaranya memungkin menjangkau banyak orang,” ungkap Achmad Sholeh, relawan edukasi yang sekaligus juga Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kajen. Sabtu (28/03).

Menurut Achmad Sholeh, pihaknya bekerjasama dengan Polsek Kajen melakukan sosialisasi keliling desa dan memanfaatkan masjid dan musala untuk mengedukasi warga terkait virus Korona. “sosialisasi perlu dilakukan secara berulang-ulang, agar masyarakat semakin tahu, kemudian sadar, lalu mau bergerak bersama, sehingga untuk selanjutnya diharapkan oleh masyarakat desa atau tokoh masyarakat dilakukan sosialisasi yang sama melalui pengeras suara di masjid dan musala.”Lanjutnya.

Relawan Edukasi dan Promosi Tim Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 (TPP COVID-19) Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan berkeliling ke beberapa desa untuk melakukan sosialisasi di beberapa wilayah, diantaranya, Nyamok, Tanjungkulon, Sokoyoso, Sinangohprendeng, Kalijoyo, dan Tambakroto. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Rumdin Bupati Batang bakal disulap jadi RS darurat Korona

rumdin

Batang, Wartadesa. –  Munculnya satu kasus positif Korona (Covid-19) di wilayah Kota Berkembang, yakni salah seorang pekerja PLTU dan saat ini dirawat di Surabaya, membuat Bupati Batang, Wihaji bakal menyulap Rumah Dinas Bupati, di Alun-Alun Batang menjadi rumah sakit darurat penanganan Covid-19. Demikian disampaikan Wihaji dalam rapat koordinasi OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Sabtu (28/03).

“Jadi rumah dinas saya dijadikan rumah sakit darurat adalah pilihan ketiga setelah ada ruang flamboyan RSUD Kalisari dan mess tim Persibat Batang,” kata Wihaji.

Wihaji menambahkan bahwa pemanfaatan rumah dinas untuk rumah sakit daruratsudah disetujui  berbagai pihak. Sedangkan biaya pengadaan, pihaknya sudah menghitung. “Kalau rumah dinas ada beberapa kamar yang bisa dipakai untuk pasien penanganan Covid-19. Udah ada AC dan lengkap pokoknya. Untuk anggaran keuangan khusus di RS Kalisari ditambah mess pemain Persibat berkisar Rp15 miliar. Kalay rumah dinas masih dihitung,” lanjut Wihaji.

Hingga saat ini, 128 warga Batang masuk dalam ODP (orang dalam pemantauan), lima pasien dalam pengawasan (PDP) dan nihil positif Korona di Batang. (Satu positif saat ini dirawat di Surabaya).

Diketahui sebelumnya, satu pekerja PLTU Batang positif terpapar Korona, Bupati Batang,  Wihaji menyampaikan, pekerja PLTU itu tengah dirawat di Rumah Sakit Husada Utama, Surabaya.

Bupati mengatakan, pekerja PLTU tersebut sempat pulang ke Surabaya pada 14 Maret 2020. Dua hari sesudahnya, 16 Maret 2020, dia kembali ke Batang dan langsung menuju kapal tongkang PLTU Batang. Pada 17 Maret 2020, dia mengeluh sakit dan memeriksakan diri ke klinik hingga kemudian dirujuk ke rumah sakit swasta di Batang. Dirawat pada 17-21 Maret 2020, pasien tersebut didiagnosis awal demam berdarah.

“Dari rumah sakit swasta di Batang pindah ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Surabaya sesuai dengan domisilinya, pindah lagi ke RS Husada Utama. Dari hasil laboratorium pasien pekerja PLTU Batang positif corona,” jelas Wihaji. Pekerja PLTU yang terpapar Covid-19 terdeteksi dari hasil laboratorium ketika dirawat di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Peduli Kemanusiaan, Koni Kabupaten Pekalongan Galang Koin Peduli Covid-19

gus eko

Kajen, Wartadesa. – Penyebaran virus Corona saat ini meluas ke berbagai belahan dunia membawa dampak pada perekonomian dunia baik dari sisi perdagangan, investasi dan pariwisata. Sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana nasional tersebut, Koni Kabupaten Pekalongan menggalang koin peduli covid-19.

Ketua Koni Kabupaten Pekalongan Eko Ahmadi mengatakan, bahwa saat ini wabah virus corona mempunyai dampak yang sangat besar sehingga diperlukan langkah bersama untuk mengatasi penyebaran virus ini, diantaranya melalui kegiatan koin peduli covid 19. “koin peduli covid-19 yang diadakan oleh Koni Kabupaten Pekalongan ini akan menggalang dana dari para pengurus koni, para pegiat olahraga, suporter serta masyarakat untuk bersama-sama membantu mengatasi dampak virus,” katanya.

Dijelaskannya nantinya koin yang digalang tersebut akan diberikan kepada warga tidak mampu agar mereka bisa terbantu karena dengan adanya virus corona ini banyak diantara masyarakat yang terpukul secara ekonomi. “Dengan adanya kepedulian tersebut diharapkan masyarakat dapat terbantu secara ekonomi dan dapat mencegah dampak yang lebih besar lagi yang diakibatkan oleh wabah corona, salah satunya banyak masyarakat utamanya kelas bawah terpukul secara ekonomi,” jelasnya.

“yang jelas, olahragawan tidak tinggal diam dengan kondisi seperti ini.jika ada masyarakat yang ingin bergabung kami persilahkan,” paparnya.

Dirinya berharap, kondisi ini akan segera berakhir dan masyarakat dapat beraktivitas kembali normal. “jika keadaan normal kembali kita khususnya para pelaku olahraga dapat melakukan kegiatan seperti biasa dan dapat berprestasi untuk membangun Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Kasir pabrik sarung ini sumbangkan gajinya untuk penanganan Covid-19

darul

Buaran, Wartadesa. – Gerakan warga untuk turut serta dalam penanganan virus Korona (Covid-19) semakin bertambah. Seorang kasir perusahaan tekstil di Sapugarut, Buaran, Kabupaten Pekalongan mendonasikan gaji bulan ini (Maret) untuk membantu warga yang terpapar Covid-19 dan kebutuhan APD bagi para dokter.

Saya memulai, gerakan potong gaji ini dari saya sendiri, karena ikut terpanggil membantu saudara-saudara yang terpapar Covid-19 dan kebutuhan dokter akan Alat kesehatan,” ujar Muhammad Darul, warga Desa Coprayan, Kecamatan Buaran, Pekalongan, saat dihubungi Warta Desa. Sabtu (28/03).

Pria yang akrab disapa Darul ini merupakan karyawan PT Pismatex Pekalongan. Bahkan, ia mengajak rekan-rekannya untuk turut dalam gerakan tersebut.

Darul memposting gerakannya di laman media sosial Facebooknya https://www.facebook.com/mypulsamedia hari ini.

Catat, bagian Kasir PT. Pismatex Pekalongan:
‘GAJI SAYA SEBAGAI BURUH BULAN INI SAYA SUMBANGKAN SEPENUHNYA UNTUK MEMBANTU MUSIBAH COVID19’
Tolong belikan masker, sanitizer, alat lainnya untuk kebutuhan rumah sakit.

Saya berharap ini akan diikuti temen karyawan, kemudian DPR, Mentri, dan semua yang merasa satu perasaan dg ibu Pertiwi yg sedang bersusah hati

Jangan kuatir Miskin, Demi Allah, Allah yakin tetap mengatur kita merasa kaya atau miskin walau uang satu sen” (M. Darul NIK 99.03.0029/280302)

Seluruh gaji yang dipotong nantinya akan digunakan untuk membeli masker, hand sanitizer dan alat lainnya untuk kebutuhan rumah sakit. “Saya memulai dari diri saya sendiri, dan mengetuk hati rekan-rekan karyawan, anggota DPR, menteri dan seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan Gerakan Potong Gaji Corona,” pungkasnya. (Eva Abdullah)
Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Asip: Bila ada warga yang tidak bisa makan, segera atasi!

asip

Bojong, Wartadesa. – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi meminta seluruh kepala desa di wilayah Kota Santri untuk mengambil langkah strategis dalam menangani dampak ekonomi penyebaran virus Korona (Covid-19), utamanya dampak yang berimbas pada warga miskin, hingga mereka tidak bisa makan.

Demikian disampaikan saat mengunjungi Posko Penanganan COVID-19 yang ada di Desa Wiroditan,Kecamatan Bojong pada hari Jumat (27/3/2020). ‘’Dan yang paling penting kami juga tadi meminta bantuan dalam situasi yang seperti ini kami telah menyampaikan pada pak kades apabila ada warga yang kebetulan tidak bisa makan ini tanggungjawab dulu dengan skema Dana Desa . saya yakin apabila seperti ini musibah ini bisa dihadapi bareng-bareng dengan pola kerjasama yang baik.’’ ujar Asip.

Selain kaum miskin yang perlu penanganan dampak Covid-19, Asip juga berharap agar para kades dapat memenuhi kebutuhan dasar penyandang disabilitas. “Kepala desa-kepala desa sudah saya instruksikan untuk menggunakan instrumen dana desa untuk memberikan kebutuhan paling dasar yaitu tentang makanan dan minuman terutama bagi warga-warga yang secara fisik memang tidak mampu untuk bekerja,’’ lanjutnya.

Bagi para pekerja yang biasanya keluar rumah untuk bekerja, namun karena keadaan saat ini membuat mereka tidak keluar rumah, hingga berimbas pada ekonomi mereka, Bupati Pekalongan juga meminta kepala desa untuk melakukan penanganan dengan menggunakan Dana Desa.

“Kemudian keadaan yang seperti ini menuntut mereka untuk tidak keluar rumah,  jika ada resiko yang menyangkut tentang perekonomian mereka, maka kepala desa sudah kita instruksikan untuk mengambil langkah.’’ Kata bupati Asip. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya