close
relawan

Kajen, Wartadesa. – Masjid dan musala dijadikan ajang melakukan pendidikan (edukasi) pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus Korona (Covid-19) oleh Relawan Edukasi dan Promosi Tim Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 (TPP COVID-19) Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, lantaran masjid dan musala merupakan tempat berkumpulnya banyak warga.

“Masjid dan musala adalah salah satu tempat berkumpulnya orang, dan jangkauan suara pengeras suaranya memungkin menjangkau banyak orang,” ungkap Achmad Sholeh, relawan edukasi yang sekaligus juga Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kajen. Sabtu (28/03).

Menurut Achmad Sholeh, pihaknya bekerjasama dengan Polsek Kajen melakukan sosialisasi keliling desa dan memanfaatkan masjid dan musala untuk mengedukasi warga terkait virus Korona. “sosialisasi perlu dilakukan secara berulang-ulang, agar masyarakat semakin tahu, kemudian sadar, lalu mau bergerak bersama, sehingga untuk selanjutnya diharapkan oleh masyarakat desa atau tokoh masyarakat dilakukan sosialisasi yang sama melalui pengeras suara di masjid dan musala.”Lanjutnya.

Relawan Edukasi dan Promosi Tim Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 (TPP COVID-19) Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan berkeliling ke beberapa desa untuk melakukan sosialisasi di beberapa wilayah, diantaranya, Nyamok, Tanjungkulon, Sokoyoso, Sinangohprendeng, Kalijoyo, dan Tambakroto. (Eva Abdullah)

Tags : relawan covid-19