close

Kesehatan

KesehatanLayanan PublikLingkungan

Pemuda Desa Tegalontar Swadaya adakan Penyemprotan Desinfektan

tegallontar

Sragi, Wartadesa. – Senin (23/03) Sekelompok pemuda Desa Tegalontar Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan mengadakan giat penyemprotan disinfektan di tempat ibadah desa setempat secara swadaya kegiatan berlangsung mulai pukul 19.30 sampai 03.00 dini hari.

Kordinator kegiatan, Gigih mengatakan kegiatan tersebut muncul dari ide beberapa pemuda. “Kegiatan ini muncul dari kawan – kawan pemuda untuk turut serta berberan mencegah munculnya korona dilingkungan kami dan menyikapi berita Hoax yang beredar dimedsos , adapun biaya kami kontengan ( swadaya ) sasaran kami adalah tempat ibadah,” sebut Gigih

Dia berharap masyarakat didesanya jangan panik dan mengikuti apa yang telah dianjurkan oleh pemerintah terkait penyebaran virus Korona (Covid-19).

Kades Tegalontar Mohammad Rizal mengapresuasi apa yang telah dilakukan oleh pemuda didesanya tersebut. “Saya sangat mengapresiasi semangat para pemuda yang telah melaksanakan kegiatan penyemprotan desinfektan tersebut mudah – mudahan akan bermanfaat khususnya untuk masyarakat Tegalontar.” Kata Rizal. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Patroli gabungan, tempat hiburan malam di Batang ditutup

kafe

Batang, Wartadesa. – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah lewat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), menggelar patroli malam dengan memberikan imbauan penutupan sementara tempat usaha hiburan malam dan membubarkan lokasi yang sering digunakan berkumpul oleh masyarakat, sebagai upaya pencegahan Covid-19.

Patroli malam pencegahan Covid-19 ini, beranggotakan pasukan gabungan Satpol PP, Polres Batang, dan Kodim 0736 Batang serta didukung Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Batang.

“Pelaksanaan patroli malam ini menindaklanjuti surat imbauan Pemkab Batang terkait penutupan sementara tempat-tempat hiburan dan tempat keramaian seperti kafe dan karaoke,” kata Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Batang Sri Purwaningsih, usai apel Patroli Malam Pencegahan Covid-19 di Jalan Veteran Kabupaten Batang, Sabtu (21/3/2020).

Sri Purwaningsih menjelaskan, tidak boleh ada kerumunan massa yang tidak penting. Jika masih ada tempat usaha hiburan yang masih buka akan langsung ditindak tegas, karena patroli malam ini akan terus dilakukan secara acak setiap hari di Kabupaten Batang. “Ini untuk kepentingan bersama, kita lagi diuji solidaritasnya, memang secara ekonomi kita merugi tapi saya lebih berpihak pada keselamatan manusia,” terang dia.

Kepala Bagian Operasi Polres Batang AKP Asfauri menyampaikan, kegiatan malam ini dilakukan di banyak titik lokasi hiburan kafe dan karaoke dari Kecamatan Batang sampai Kecamatan Gringsing.

“Hasil dari patroli malam Alhamdulillah mereka semua mau mengikuti anjuran atau imbauan Pemkab Batang, semua sudah tutup dan tidak ada operasional lagi. Imbauan ini berlaku sampai waktu yang tidak bisa ditentukan,” kata Asfauri.

Sementara itu, himbauan Pemkab Batang agar seluruh kafe dan karaoke menutup sementara usahanya, masih ditemukan adanya tempat hiburan malam yang buka, Senin (23/03) malam. Saat Wakil Bupati Batang, Suyono melakukan sidak, pihaknya mendapati kafe di kawasan Wuni, Desa Tenggulangharjo, Kecamatan Subah, dan kawasan Penundang , Kecamtan Banyuputih masih beroperasi.

“Ternyata masih ada sejumlah kafe dan karaoke yang masih buka, padahal sudah jelas ada peringatan dari Pemkab untuk tutup sementara guna mencegah penyebaran virus Corona,” ujar Suyono.

Dari hasil sidak Wabup Suyono bersama anggota DPRD Batang, Yuswanto diketahui bahwa di kawasan Wuni, Desa Tenggulangharjo masih ada empat karaoke. Sedangkan di kawasan Penundan, Banyuputih ada tiga tempat karaoke yang buka.

Suyono kemudian secara persuasif berbincang-bincang dengan para pengusaha. “Sesuai arahan Pemkab Batang, kami minta agar tempay hiburan, seperti karaoke ini tutul sementara dulu. Hal itu dilakukan guna mengurangi bahkan mencegah penyebaran virus Corona khususnya di wilayah Kabupaten Batang. Jangan sampai tempat hiburan ini menjadi tempat penyebaran virus Corona, karena nantinya masyarakatlah yang akan dirugikan,” jelas Suyono.

Suyono menambahkan, agar seluruh pihak bersatu-padu mengurangi berkumpulnya banyak orang. “Jika karaoke tetap buka, maka tentunya akan membuat beberapa orang berkumpul dalam satu ruangan sempit. Padahal bisa jadi ada salah satunya yang membawa virus Corona, dan bisa menyebarkan pada orang lain. Karena itu, marilah kita taati apa yang menjadi instruksi pemerintah itu agar kita semua bisa terhindar dari penularan virus Corona,” tandas Suyono. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Kumpul-kumpul malam, diminta untuk membubarkan diri

patroli

Pekalongan, Wartadesa. – Petugas kepolisian baik Polres Kota maupun Polres Pekalongan melakukan patroli untuk membubarkan pemuda yang sedang kongkow-kongkow (kerumunan) dalam upaya pencegahan penyebaran virus Korona (Covid-19). Patroli dilakukan selepas pukul 22.00 WIB, terhitung Senin (23/03) semalam.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez mengatakan pihaknya menjalankan amanat Kapolri untuk laksanakan kebijakan pemerintah dalam upaya pencegahan virus Corona. “Ini sebenarnya patroli rutin dan dimulai Jam 22.00 WIB, ” Katanya.

Menurut Egy, selepas pukul 22.00 WIB merupakan waktu istirahat, jadi pihaknya menghimbau agar warga segera pulang, tidak perlu berkerumun hingga dinihari.

Sejauh ini kata Kapolres, pihaknya tidak akan lakukan tindakan tegas dan baru sebatas himbauan. Namun tidak menutup kemungkinan jika warga tetap nekad lakukan aktivitas kerumunan akan dikenakan sanksi pidana. “Patroli ini akan terus dilakukan sampai ada instruksi berikutnya dari pemerintah. Kami juga akan kenakan sanksi pidana bagi mereka yang tak hiraukan himbauan ini, ” Tegasnya.

Hal yang sama juga dilakukan di wilayah Kabupaten Pekalongan, malam tadi Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko,   dengan didampingi Wakapolres Pekalongan Kompol mashudi  serta beberapa anggota TNI dan anggota Polres Pekalongan melakukan patroli sosialisasi penyebaran virus corona Covid-19 di wilayah Kajen Bojong dan Kedungwuni,  dengan cara menghimbau masyarakat untuk menghindari kerumunan warga dan melakukan social distancing (menjaga jarak minimal satu meter dengan setiap orang).

Dalam kegiatan Patroli tersebut, petugas mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan, yang masih berkumpul di luar pada malam hari agar membubarkan diri guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko, mengatakan, apa yang dilakukan jajarannya bersama TNI malam tadi adalah upaya melawan penyebaran Covid-19, dengan melakukan patroli keliling untuk menghimbau warga agar tetap tinggal di rumah dan memberi pemahaman akan bahaya jika telah terjangkit virus corona, Selasa (24/3/2020)

Selain memberikan himbauan bersama Kamtibmas, agar masyarakat tidak panik menghadapi situasi di tengah merebaknya wabah virus corona di berbagai daerah saat ini, aparat Kepolisian juga menghimbau warga untuk selalu waspada terhadap ancaman penularan virus corona dengan menjaga pola hidup bersih dan sehat.

“Kami himbau kepada seluruh warga untuk membatasi kegiatan diluar rumah, serta menunda kegiatan yang melibatkan orang banyak, sampai adanya keputusan pemerintah terhadap situasi keamanan terkait penyebaran wabah virus corona, ucap AKBP Aris.

Lebih lanjut Kapolres Pekalongan mengatakan bahwa kegiatan Patroli dan menyambangi warga dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona ini akan menjadi program rutin Polres Pekalongan dan Polsek jajaran, langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi serta mewujudkan rasa aman di tengah masyarakat, katanya.

Di Kedungwuni, Kapolsek AKP Prisandi Tiar  menghimbau warga yang berkerumun diluar untuk segera pulang. Petugas juga menghimbau supaya menjaga kebersihan dan menjaga pola hidup sehat. “Dimohon saudara-saudara untuk pulang dan jaga kebersihan untuk antisipasi dan mencegah virus corona,” ujar petugas, Senin (23/03/2020).

Masyarakat juga dihimbau agar tetap tenang dalam menghadapi merebaknya virus Corona, dihimbau Kepada seluruh masyarakat Kedungwuni khususnya agar tidak melaksanakan kegiatan yang mengundang orang banyak seperti pengajian hajatan pasar murah dan kegiatan lainnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Acara keagamaan dengan melibatkan banyak orang ditunda

ditunda

Kajen, Wartadesa. – Tiga pimpian organisasi keagamaan di Kota Santri yakni NU, Muhammadiyah dan Rifaiyah bersama-sama pemerintah daerah sepakat untuk menunda acara kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak orang. Demikian terangkum dalam rapat koordinasi terbatas bersama Komandan Kodim 0710, Kapolres Pekalongan bersama PD Muhamadiyah, PC Nahdhatul Ulama dan PD Rifaiyah Kabupaten Pekalongan, Senin (23/03).

Dalam rapat tersebut menghasilkan nota kesepakatan bersama yakni,

  1. . Sepakat dalam visi, misi dan persepsi untuk mendorong upaya- upaya dalam rangka pencegahan penyebaran wabah Covid – 19 di Kabupaten Pekalongan melalui upaya-upaya lahir maupun batin.
  2. Sepakat untuk Menunda seluruh aktifitas keagamaan yang melibatkan banyak orang, seperti pengajian-pengajian umum dan peringatan- peringatan keagamaan di Wilayah Kabupaten Pekalongan
  3. Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama PC NU, PD Muhamadiyah, dan PD Rifaiyah beserta seluruh jajaran yang berada dibawahnya bersatu padu untuk mencegah adanya kerumunan di tengah- tengah masarakat.

Hasil kesepakatan kemudian dilakukan penandatanganan dan berfoto bersama. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Fasilitas umum Desa Sumurjomblangbogo disemprot disinfektan

semprot

Bojong, Wartadesa. –  15 Fasilitas umum seperti masjid, musala, sekolah dan tempat-tempat publik lainnya di Desa Sumurjomblangbogo, Kecamatan Bojong, Pekalongan, hari ini, Senin (23/03) disemprot disinfektan. Penyemprotan dilakukan dalam rangka bersinergi dengan hasil rakor Bupati Pekalongan tanggal 22 Maret 2020 dengan organisasi pemerintah daera (OPD) tentang antisipasi pencegahan Covid-19 atau virus Korona.

Hal tersebut disampaikan Edy Suyitno, yang akrab disapa Slamet, Kepala Desa Sumurjomblangbogo, kepada Warta Desa, hari ini.

Edy Suyitno mengatakan bahwa upaya yang dilakukan merupakan wujud kepedulian pemerintah desa kepada seluruh warga desa. “Tahap pertama ini kami menyemprot 15 fasilitas umum, terdiri dari masjid, musala, sekolah dan fasilitas umum lainnya di wilayah Desa Sumurjomblangbogo sebagai antisipasi pencegahan virus Korona.,” Ujarnya.

Edy mengatakan bahwa tim penyemprotan dibagi menjadi dua tim, yakni tim Barat dan Tim Timur. “Penyemprotan dilakukan sejak pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 13.00 WIB, dan disambut antusias warga,” lanjutnya.

Sementara itu Ajunis Setya Nugraha, Kadus setempat mengatakan bahwa pihaknya bekerjasama dengan lembaga desa yang ada seperti Karang Taruna dan masyarakat untuk besama-sama melakukan upaya antisipasi berkembangnya virus Korona.

Setya Nugraha meminta warga Desa Sumurjomblangbogo memanfatkan informasi yang ada di website desa dengan SID (Sistem Informasi Desa) untuk mengetahui informasi terkait virus Korona. “Kami menghimbau agar warga memanfaatkan website desa yang kami kembangkan dengan SID untuk mengetahui informasi terkait penyebarn Korona, dan tidak mudah termakan berita hoaks yang ada pada media sosial,” lanjutnya.

Upaya memerangi berkembangnya virus Korona di Sumurjomblangbogo ini, masih menurut Setya Nugraha, akan selalu digencarkan secara berkelanjutan, sesuai dengan informasi dan perkembangan yang ada. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Satu Pasien Positif Covid-19, Ketua TPPC Muhammadiyah Pekalongan Sesalkan Lemahnya Antisipasi Warga Pulang Kampung

covid

Pekalongan, Wartadesa. – Satu pasien di RSUD Kraton, Pekalongan, dinyatakan positif covid-19. Pasien beralamat di Jakarta Selatan tersebut pulang ke Pemalang dan merupakan pasien rujukan dari RSUD Bendan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 (TPPC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan, M. Rofiansa Sulthon, merasa pemerintah belum mengantisipasi diliburkannya aktifitas masyarakat di Jakarta yang membuat masyarakat bermobilisasi pulang kampung. “Pemerintah belum mengantisipasi diliburkannya aktifitas membuat masyarakat bermobilisasi pulang kampung. Orang dari Jakarta mudik dan sholat Jum’at di tempat masing-masing. Ini akan menambah potensi penyebaran virus covid-19,” terang Sulthon saat berkoordinasi di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, jl. Rinjani No. 2, Tanjungsari, Kajen, Pekalongan, Senin, 23 Maret 2020.

Sulthon juga menjelaskan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan telah membentuk TPPC agar Muhammadiyah turut andil dalam pencegahan covid-19 di Kabupaten Pekalongan. “TPPC PDM Kabupaten Pekalongan perlu bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan terkait langkah-langkah strategis yang harus segera diambil untuk pencegahan dan penanggulangan wabah virus covid-19,” ujar Sulthon.

Sulthon juga menyampaikan maklumat PDM Kabupaten Pekalongan agar TPPC menggerakkan semua majelis, lembaga, organisasi otonom, amal usaha Muhammadiyah hingga cabang dan ranting dengan langkah kerja yang terstruktur dan terukur.

TPPC PDM Kabupaten Pekalongan sendiri telah membuat posko di Kampus 1 Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP), jl. Raya Pekajangan, dan telah menyiapkan 8 buah alat sprayer, alat pelindung diri sederhana, serta alat dan bahan disinfektan. TPPC PDM Kabupaten Pekalongan juga membuka donasi bagi masyarakat yang akan menyalurkan bantuannya baik berupa dana maupun barang melalui rekening kemanusiaan Lazismu Pekalongan. Berdasarkan data yang ada, donasi yang terkumpul sementara mencapai 18 juta dan donasi barang dari masyarakat serta Fikes UMPP berupa hand sanitizer, masker dan alat sprayer elektrik. (Fakhrudin)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Patut ditiru! Kades Sempu semprot desinfektan ruang publik

semprot desinfektan

Batang, Wartadesa. – Apa yang dilakukan oleh Kades Sempu, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang patut ditiru oleh kepala desa lainnya. Kades satu ini melakukan pencegahan  berkembangnya Covid 19 dengan mempimpin penyemprotan desinfektan di desanya. Langkah pencegahan  dilaksanakan oleh jajaran pemerintahan dengan dukungan seluruh elemen masyarakat. Senin (23/03)

Pagi ini Kepala desa Sempu Puji Hantoro bersama semua perangkat desa dan masyarakat menyemprot dssinvetan di tempat strategis di desanya.

Sebagai tindak lanjut dari pembentukan gugus percepatan penanganan Covid 19 sesuai dengan Surat Edaran Bupati Batang tentang protokol kesehatan dalam penanganan COVID 19 tanggal 17 Maret 2020 ,hal tersebut di sampaikan kades di sela sela penyemprotan di lapangan.

“Langkah penyemprotan sebagai tindakan awal dalam mencegah berkembangnya virus,tempat fasilitas umum, ibadah dan perumahan warga menjadi sasaran hari ini sesuai dengan bagian per tim yang sudah di bagi menurut wilayahnya masing masing di tiap pedukuhan,” jelasnya.

Kades Juga mengatakan imbauan kepada warga juga di sampaikan agar yang merasa sakit dengan demam dengan suhu 38 derajat ,batuk pilek segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

“Kepada semuanya jangan sungkan sungkan periksa ,semua itu agar cepat tertangani.kepada masyarakat juga di ajak untuk tidak melakukan pertemuan yang banyak mengundang masa hal tersebut juga mendasari maklumat Kapolri,” tambahnya.

Sementara Kasi Humas Polsek Limpung Aiptu Ernawan yang turut mendampingi penyemprotan di kawasan pertengahan desa mengatakan maklumat Kapolri sudah di sampaikan kepada warga melalui bhabinkamtibmas .

“Diharapkan warga bijak dalam mensikapi situasi seperti ini,pola hidup sehat selalu kita anjurkan,langkah mencegah lebih baik daripada mengobati,” katanya.

Kapolsek Limpung AKP Donni Krestanto,  menjelaskan himbauan diberikan agar tidak melaksanakan kegiatan yang sifatnya memgumpulkan massa semua langkah untuk antisipasi.

“Waspadai berita hoaks melalui media sosial yang cenderung membikin keruh situasi,bila terjadi sesuatu segera sampaikan kepada aparat terkait,” pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Asip: Segera cairkan Dana Desa untuk penanggulangan Covid-19

asip

Kajen, Wartadesa. – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi memerintahkan kepala desa se Kota Santri untuk segea mencairkan Dana Desa untuk penanggulanangan virus Korona (Covid-19) di masing-masing desa. Demikian terungkap saat ia memimpin rapat koordinasi Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pekalongan di aula Setda lantai 1, Ahad (22/03).

“kami  mementingkan untuk segera mencarikan Dana Desa dan dapat menyalurkan untuk kegiatan kerja bakti bersih desa, serta upaya lain untuk mencegah penyebaran Covid-19 di desa masing-masing.” Ujar Asip.

Pada kesempatan tersebut, Asip Kholbihi meminta laporan dan rencana yang akan dilakukan terkait penanganan dan penceghan penyebaran virus Corona kepada masing-masing dinas dan unsur-unsur terkait.

“Kami menginstruksikan  kepada seluruh camat untuk mengkoordinir kepala desa dalam rangka memantau mobilitas warganya, khususnya yang baru saja berkunjung dari daerah atau wilayah terdampak wabah virus Corona.” Lanjut Asip.

Asip menambahkan, terhitung mulai hari Senin,23 Maret 2020  Aparatur Sipil Negara Kabupaten Pekalongan termasuk Guru kecuali pejabat eselon 2 dan 3 untuk bekerja dari rumah. “Kami perintahkan kepada seluruh kepala dinas untuk mengatur mengenai tekhnisnya.” Katanya.

Selain itu Asip meminta kepada seluruh aparatnya untuk menyediakan sarana cuci tangan termasuk hand sanitizer di tempat-tempat publik serta segera ditingkatkan intensinya penyemprotan disinfektan terhadap sarana dan prasaarana public dan pusat keramaian.

“Perkembangan terakhir terkait jumlah ODP (Orang Dalam Pantauan) menjadi 11 orang dan semuanya dalam kondisi sehat. Terkait 2 PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang semuanya berasal dari Pemalang di RSUD Kraton satu orang dinyatakan positif Koron.” ujar orang nomor satu di Pekalongan tersebut.

Terkait hal tersebut, bupati memerintahkan kepada Direktur RSUD Kraton untuk lebih meningkatkan  kewaspadaannya dan menerapkan protocol yang sudah ada. “Perlu ditingkatkan upaya-upaya kampanye edukasi kepada masyarakat terkait upaya preventif dan pencegahan penyebaran Covid-19 melalui media sosial, leaflet, baliho dan radio siaran keliling. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Pulang dari ziarah, jamaah musala Desa Kebonrowopucang disemprot disinfektan

ziarah

Karangdadap, Wartadesa. – Puluhan jamaah Mushola  Sabilul Huda, Rowobulus Tengah, Dukuh Rowobulus, Desa Kebonrowopucang, Kecamatan Karangdadap, Pekalongan diperiksa dengan pendeteksi panas (scan detector) dan disemprot dengan desinfektan, untuk mencegah virus Korona (Covid-19) usai pulang dari ziarah. Ahad (22/03) pagi.

Keterangan dari seorang warga, beberapa petugas kesehatan setempat bersama perwakilan pemerintah desa menyetob bus sepulang ziarah di perempatan sebelum masuk Desa Kebonrowopucang. “Rombongan ziarah dicegat di perempatan, kemudian mereka seluruhnya diperiksa dengan scan thermal dan disemprot dengan disinfektan,” ujar warga.

Selain itu, lanjut warga, para peserta ziarah dihimbau untuk melakukan isolasi diri selama 14 hari sejak kepulangan mereka. “Para petugas kesehatan juga memberikan sosialisasi terkait virus Korona (Covid-19) dan meminta mereka untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari,” lanjutnya.

Warga melanjutkan, petugas kesehatan juga meminta para peserta ziarah apabila sepulang dari ziarah mengalami batuk, demam atau sakit, untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.

Slamet Nurudin, Kepala Desa Kebonrowopucang yang dihubungi Warta Desa mengatakan bahwa sebelum keberangkatan jamaah Sabilul Huda ziarah, pihaknya sudah menghimbau jamaah untuk menunda ziarah. “Sebelum rombongan ziarah berangkat, kami sudah menyarankan untuk menunda ziarah, namun panitia ziarah tetap melanjutkan kegiatan tersebut,” ujarnya, Ahad (22/03).

Nurudin melanjutkan, setelah itu kami berkoordinasi dengan Polsek Karangdadap, Koramil dan Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan saat rombongan ziarah pulang. “Pas peserta ziarah pulang, kami beserta petugas kepolisian, koramil dan tenaga kesehatan langsung melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum bis masuk kampung,” lanjutnya.

Nurudin berpesan kepada seluruh rombongan ziarah untuk menjaga kesehatan mereka. “Kami juga meminta agar peserta ziarah bisa memahami bareng-bareng langkah yang dilakukan oleh pemeritah desa. Untuk jangka waktu 14 hari kedepan bisa hati-hati dan jangan keluar dahulu kecuali sangat penting dan pake masker.” pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Pemkab Pekalongan butuh bantuan APD dari warga

apd

Kajen, Wartadesa. – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menghadapi persoalan mendesak dalam pengadaan alat pelindung diri (APD) untuk menangani virus Korona (Covid-19). Menurut Bupati, Asip Kholbihi, pihaknya membuka kesempatan kepada warga untuk turut bersedia berbagi, karena pemerintah membutuhkan untuk membantu warga.

“Persoalan yang dihadapi Kabupaten Pekalongan saat ini adalah kelangkaan alat pelindung diri (APD). Saya memohon kepada siapapun jika mempunyai koleksi maka bersedia untuk berbagi, karena pemerintah membutuhkan untuk membantu masyarakat,” ucap Asip, Sabtu (21/03).

Asip menambahkan, saat ini bantuan dari anggota DPR RI sudah dipakai di RSUD Kraton, sedang di RSUD Kajen (Karanganyar) dan puskesmas yang tersebar di seluruh Kota Santri belum terjangkau.

“APD ini hanya bisa dipakai selama 3 hari, dan yang dimiliki Pemkab di RSUD Kraton sudah dipakai 2 hari atau kurang 1 hari. Hand sanitaizer juga sudah berkurang. Namun untuk semprotan disinfektan diusahakan semua dapat,” ucapnya.

Asip menambahkan bahwa masih ada dua pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 yang diisolasi di RSUD Kraton yang keseluruhannya warga Pemalang.  “Untuk jumlah orang dalam pengawasan (ODP) di Kabupaten Pekalongan sudah turun menjadi 26 orang. Pemkab memohon do’a dan dukungan warga masyarakat supaya Kabupaten Pekalongan tidak ada suspeck corona,” harap Asip.

Sementara itu terkait stok pangan warga di Kabupaten Pekalongan, Asip mengatakan bahwa stok untuk seluruh pasar tradisional cukup. “Stok kita masih aman untuk bahan pangan. Untuk beras masih bisa mencukupi untuk tiga bulan ke depan. Untuk itu saya mengimbau kepada masyarakat jangan panik, dan jangan melakukan aksi borong. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya