close
KesehatanLayanan Publik

Pemkab Pekalongan butuh bantuan APD dari warga

apd

Kajen, Wartadesa. – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menghadapi persoalan mendesak dalam pengadaan alat pelindung diri (APD) untuk menangani virus Korona (Covid-19). Menurut Bupati, Asip Kholbihi, pihaknya membuka kesempatan kepada warga untuk turut bersedia berbagi, karena pemerintah membutuhkan untuk membantu warga.

“Persoalan yang dihadapi Kabupaten Pekalongan saat ini adalah kelangkaan alat pelindung diri (APD). Saya memohon kepada siapapun jika mempunyai koleksi maka bersedia untuk berbagi, karena pemerintah membutuhkan untuk membantu masyarakat,” ucap Asip, Sabtu (21/03).

Asip menambahkan, saat ini bantuan dari anggota DPR RI sudah dipakai di RSUD Kraton, sedang di RSUD Kajen (Karanganyar) dan puskesmas yang tersebar di seluruh Kota Santri belum terjangkau.

“APD ini hanya bisa dipakai selama 3 hari, dan yang dimiliki Pemkab di RSUD Kraton sudah dipakai 2 hari atau kurang 1 hari. Hand sanitaizer juga sudah berkurang. Namun untuk semprotan disinfektan diusahakan semua dapat,” ucapnya.

Asip menambahkan bahwa masih ada dua pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 yang diisolasi di RSUD Kraton yang keseluruhannya warga Pemalang.  “Untuk jumlah orang dalam pengawasan (ODP) di Kabupaten Pekalongan sudah turun menjadi 26 orang. Pemkab memohon do’a dan dukungan warga masyarakat supaya Kabupaten Pekalongan tidak ada suspeck corona,” harap Asip.

Sementara itu terkait stok pangan warga di Kabupaten Pekalongan, Asip mengatakan bahwa stok untuk seluruh pasar tradisional cukup. “Stok kita masih aman untuk bahan pangan. Untuk beras masih bisa mencukupi untuk tiga bulan ke depan. Untuk itu saya mengimbau kepada masyarakat jangan panik, dan jangan melakukan aksi borong. (Eva Abdullah)

Terkait
Gathering Pejuang Myasthenia Gravis Indonesia

Bekasi, Wartadesa. – Pejuang Myasthenia Gravis Indonesia (PMGI) yang berdiri pada tahun 2016 yang lalu, menyelenggarakan Gathering dan Silaturrahim perdana Read more

Sejak Ramadhan lalu warga Gunungsari Pemalang kekurangan Air

Pemalang, Wartadesa. - Warga Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sejak bulan Ramadhan lalu kekurangan air bersih. Biasanya Read more

Sejumlah orang tua tolak vaksinasi Rubella

Pekalongan Kota, Wartadesa. -  Setidaknya 15 orang tua siswa di beberapa SD di wilayah Kota Pekalongan menolak anaknya diimunisasi Measles Read more

Kasus HIV/AIDS di Kota Santri capai 40

Kajen, Wartadesa. - Kasus HIV/AIDS di Kota Santri sejak Januari hingga Juni 2017, meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya. Komisi Penanggulangan Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : apdcorona