close
akses jalan tol ditutup

Sragi, Wartadesa. – Mega Proyek Tol Pemalang-Batang masih punya ‘Pekerjaan Rumah’ untuk masyarakat. Pasalnya di Dukuh Tegalpacing Desa Bulakpelem Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan, dua akses jalan di pedukuhan tersebut sampai sekarang belum dibuatkan terowongan seperti di beberapa lokasi yang lain.

Pantauan Wartadesa di lapagan, dua akses jalan tersebut, satu menghubungkan dengan pemakaman umum desa setampat dan satunya lagi adalah jalan di tengah pemukiman warga.

Salah satu warga setampat, Rohani , menjelaskan sejak dulu warga sekitar bingung, kok dua akses jalan yang dilalui proyek tol tak ada tanda-tanda pembuatan terowongan.

“Sebenarya sejak awal warga sini berharap ada terowongan yang dibangun sebagai pengganti dua jalan yang dilalui proyek tol tersebut, namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan di buat terowongan,” ujar Rohani.

Rohani menambahkan, akibat tak dibuatkan terowongan jalan warga pedukuhan setempat bingung. “Wargapun makin bingung, dan saya sendiri sudah mempertanyakanya kepada salah satu satgas tol di desa saya terkait hal tersebut, namun tak pernah ada jawaban yang jelas,” lanjutnya

“Bahkan ke pemerintah desa-pun saya tanyakan, tapi ya itu, gak ada jawaban yang pasti.” lanjut Rohani.

Kesabaran wargapun memuncak, akhirnya beberapa waktu lalu kamipun memutuskan untuk bergerak ke balaidesa,  untuk mempertanyakanya (tuntutan warga mengenai pembuatan terowongan jalan desa) dan supaya ada perhatian serius dari pihak terkait.

Kamipun dipertemukan dengan pihak terkait (PBTR_red ) setelah terjadi diskusi kami dijanjikan akan dibuatkan terowongan. Masih tutur Rohani.

“Yang saya sesalkan kenapa harus ada aksi dari warga, baru diperhatikan. Kan lucu. Kami berharap hal ini akan ditanggapi serius oleh kontraktor proyek tol. Kami sudah sangat bersabar, jangan sampai kesabaran kami habis,” pungkas Rohani, Jum’at (04/8). ( Eva abdullah )

Tags : akses jalan desa tertutup tolTol Pemalang Batang