close
festival durian lolong_foto alvian
Ilustrasi: Kirab durian Festival Durian Lolong Tahun 2018

Karanganyar, Wartadesa. – Gelaran Festival Durian Lolong bakal digelar Februari 2019 mendatang. Acara yang akan dihelat di Bumi Perkemahan (Buper) Lolong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan tersebut akan dimeriahkan dengan beragam acara.

Miftakhul, warga desa setempat mengungkapkan bahwa festival akan dilaksanakan pada Ahad, 3 Februari 2019. Dalam acara tersebut akan dibagikan tumpengan durian setelah diarak dan dinilai oleh dewan juri. Pun, panitia bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Pekalongan akan memeriahkan gelaran tersebut dengan berbagai hiburan rakyat.

Abdul Rohman, warga desa setempat mengungkapkan bahwa saat ini warga sedang mempersiapkan penyelenggaraan festival tersebut. Dinas Pariwisata Kabupaten Pekalongan bersama pemuda Lolong dan Sampel Lolong, remaja masjid dan berbagai elemen organisasi warga sedang menyiapkan acara.

Menurut Rohman, adanya festival durian di desanya membawa dampak positif bagi peningkatan pendapatan warga, “Adanya Festival Durian ini dari tahun ke tahun semakin ramai. Banyak pecinta durian yang datang dari luar kota, otomatis penjualan durian semakin meningkat dan menambah pendapatan petani durian.” Ujarnya, Jum’at (11/01/2019).

Sejak musim liburan sekolah pada Desember 2018 pecinta durian dari luar Kabupaten Pekalongan sudah datang ke Lolong untuk menikmati durian langsung dari petani. “Hal tersebut membawa berkah bagi warga karena banyak yang menjual durian,” lanjut Rohman.

Sementara itu, Wakil Bupati Pekalongan, Arini Harimurti mengungkapkan bahwa Februari merupakan panen raya bagi petani durian di Desa Lolong.
“Selain di Lolong, ada juga rangkaian festival durian di Rogoselo dan Lemah Abang. “Namun puncaknya ada di Lolong,” tuturnya.

Arini berharap dengan berbagai festival durian di Kabupaten Pekalongan akan menarik wisatawan dan mempopulerkan Kota Santri sebagai sentra durian. “Kami berharap dengan festival yang ada dapat menarik wisatawan. Karena selain buah durian nantinya dalam festival akan ada gunungan durian, lapak durian serta seni tradisi khas Kabupaten Pekalongan,” tambahnya. (WD)

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : festival durian lolonglolong