
Kajen, Wartadesa – Tidak dipungkiri, tradisi tahunan buka pintu bendung Gembiro menjadi pusat perhatian masyarakat disemua kalangan termasuk ibu rumah tangga, pasalnya kemeriahan acara tersebut bisa menjadi ajang hiburan keluarga yang tidak perlu merogoh dompet terlalu dalam.
baca:
Warga Kesesi tunggu kali asat
Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro
Salah satunya adalah ibu Astuti asal Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan, saat ditemui di sekitar lokasi jembatan Jagung, Selasa (01/11) sekitar pukul 14.00 waktu setempat dirinya mengaku sudah merencanakan datang ke lokasi tersebut lantaran sudah menjadi kebiasaan, bertepatan dengan dibukanya pintu bendung Gembiro, di sekitar Jembatan tersebut pasti ada keramaian.
baca:
Gerimis warnai bukaan Gembiro
Buka bendung Gembiro tingkatkan produktivitas pertanian
“Saya berangkat sekitar jam satu siang bersama teman dan anak-anak, tidak seperti biasanya saya juga memilih menutup toko lebih awal, supaya bisa melihat fenomena orang-orang yang akan menangkap ikan dan melihat air sungai yang makin surut” ucap ibu rumah tangga yang memilih memakai hijab merah muda saat itu. (Onik/Eva abdullah)









