
- Berkah dibukanya bendungan Gembiro
Kesesi, Wartadesa. – Dibukanya pintu bendung Gembiro desa Bukur Kecamatan Bojong Kab. Pekalongan sudah barang tentu berdampak berkurangnya debit air di saluran sungai diatasnya. Sebagai contoh kali dibawah jembatan Jagung, yang terletak diantara Desa Kutorejo Kecamatan Kajen dan Desa Jagung Kecamantan Kesesi, terlihat air sungai asat (surut) yang dimanfaatkan warga sekitar untun menangkap ikan.
Ternyata tak hanya dilokasi bendung Gembiro saja yang memanfaatkan dibukanya bendungan untuk menangkap ikan. Di Jembatan Jagung nampak pula warga ramai berkerumun untuk menanti ikan, yang diharapkan bisa ditangkap saat air surut nanti atau sekedar melihat keramaianya saja, nampak disekitar jembatan Jagung, tak sedikit warga yang sudah bersiap-siap dengan alat penangkap ikan sederhana (sener_red).
Berkah dari dibukanya bendungan Gembiro ini dimanfaatkan oleh warga di sekitar Jembatan Jagung, Kesesi. Watik, salah satu warga asal Desa Kalijoyo, mengaku sudah sering melihat kebiasaan keramaian jembatan tersebut seiring dengan dibukanya bendung Gembiro.
“Kali ini saya bersama saudara saya, dia belum melihat keramaian di jembatan ini, jika ada kegiatan dibukanya bendungan Gembiro” ucap Wati. Dia mengaku hanya ingin melihst-lihat saja, tidak ikut mencari ikan. (onik/Eva abdullah)









