close
Sosial Budaya

Harmonisasi Jadi Kunci, Nasyiatul Aisyiyah Perkuat Peran Perempuan Muda dalam Keberagaman

darul arqom

WARTA DESA, PEKALONGAN – Nasyiatul Aisyiyah (NA) terus mengukuhkan perannya sebagai ruang tumbuh bagi perempuan muda untuk belajar, bergerak, dan berkontribusi bagi umat dan bangsa. Sebagai organisasi yang inklusif, NA menjadi titik temu bagi berbagai latar belakang anggota—mulai dari perbedaan usia, karakter, pendidikan, hingga profesi.

Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Pekalongan, Ainun Muthoharoh, menekankan bahwa keberagaman di dalam tubuh organisasi merupakan kekayaan sekaligus tantangan yang harus dikelola dengan nilai-nilai harmonisasi.

Merangkai Perbedaan Menjadi Kekuatan

Menurut Ainun, harmonisasi dalam konteks Nasyiatul Aisyiyah bukan berarti menyeragamkan segala hal, melainkan upaya menjaga keselarasan dan rasa saling menghargai.

“Perempuan muda Nasyiah diajak untuk bersikap dewasa, terbuka, dan bijak. Perbedaan pandangan harus dirangkai menjadi kekuatan bersama, bukan justru menjadi pemecah belah,” ujar Ainun yang juga merupakan Dosen Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan.

Nilai harmonisasi ini tercermin dalam beberapa sikap utama:

  • Kedewasaan Berorganisasi: Menghargai pendapat orang lain dan mengutamakan musyawarah sebagai sarana mencari solusi, bukan ajang merasa paling benar.

  • Komunikasi Santun: Menciptakan suasana organisasi yang produktif melalui hati yang lapang dan tutur kata yang baik.

Empati di Tengah Multi-Peran

Lebih lanjut, Ainun menyoroti tantangan unik perempuan muda yang kerap menjalankan multi-peran, baik sebagai mahasiswa, pekerja, pengusaha, hingga ibu muda. Dalam kondisi ini, empati menjadi fondasi penting.

“Memahami kondisi satu sama lain akan menumbuhkan rasa saling mendukung. Budaya saling menyemangati tanpa menghakimi akan menjadikan Nasyiatul Aisyiyah sebagai rumah yang aman dan menyenangkan bagi seluruh anggotanya,” tambahnya.

Membentuk Karakter Perempuan Berkemajuan

Nilai-nilai harmoni ini selaras dengan ajaran Islam yang menjunjung tinggi ukhuwah, akhlak mulia, dan keadilan. Melalui harmonisasi yang terjaga, setiap program kerja NA diharapkan tidak hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi proses pembentukan karakter perempuan berkemajuan yang mandiri dan peduli sesama.

Harmonisasi diyakini sebagai kunci keberlangsungan organisasi. Dengan menjaga kebersamaan dan rasa saling percaya, Nasyiatul Aisyiyah optimis dapat terus tumbuh menjadi wadah pemberdayaan perempuan yang inklusif dan membawa manfaat luas bagi masyarakat luas. (Devina Zafa)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : darul arqomNasyiatul Aisyiyah