Warta Desa, Pekalongan – Kondisi jalan di area Bojong Larang Linggo, Kabupaten Pekalongan, dikeluhkan para pengguna jalan. Pasalnya, ruas jalan yang semula beraspal kini menjadi licin dan berbahaya setelah tertutup tanah merah akibat aktivitas penebangan kayu di sekitar lokasi.
Tanah merah dari kendaraan pengangkut kayu yang melintas diduga tercecer ke badan jalan, sehingga ketika hujan turun, permukaan jalan menjadi licin seperti berlumpur. Kondisi ini membuat banyak pengendara, terutama sepeda motor, rawan tergelincir saat melintas.
“Kalau hujan, jalannya jadi licin sekali. Sudah ada beberapa pengendara hampir jatuh,” ujar salah satu warga setempat, Slamet (45), kepada wartawan, Sabtu (12/10).
Warga berharap pihak terkait segera menertibkan aktivitas penebangan dan pembersihan jalan, agar tidak membahayakan pengguna lain. Mereka juga meminta agar pelaku usaha penebangan lebih bertanggung jawab dengan menutup atau membersihkan sisa tanah merah yang terbawa ke jalan umum.
Selain faktor keselamatan, warga juga menyoroti kerusakan lapisan aspal yang mulai terlihat akibat lumpur yang terus-menerus menempel. Jika dibiarkan, kondisi ini dikhawatirkan akan mempercepat kerusakan infrastruktur jalan dan menambah beban perawatan pemerintah daerah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah kecamatan maupun dinas terkait belum memberikan tanggapan resmi mengenai langkah penanganan jalan licin di area Bojong Larang Linggo tersebut. (Agung Dwi Wicaksono)










