Warta Desa 14 Agustus 2025 — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, suasana di sekitar Alun-alun Kajen hingga kawasan 0 KM tampak kurang semarak. Hal ini disebabkan oleh banyaknya lampu hias jalan yang mati di sepanjang jalur tersebut.
Lampu-lampu hias yang seharusnya mempercantik kota justru terlihat padam dan dibiarkan begitu saja. Beberapa warga dan pedagang di sekitar Alun-alun Kajen mengungkapkan kekecewaannya.
“Bulan Agustus ini banyak warga yang menghias kampungnya dengan lampu warna-warni, tapi di pusat kota malah lampunya mati dan dibiarkan,” ujar seorang pedagang setempat.
Puluhan lampu hias diduga dalam kondisi rusak atau mati, membuat kesan kurang indah di pusat keramaian kota. Padahal, momen perayaan kemerdekaan biasanya identik dengan hiasan meriah dan pencahayaan yang semarak.
Warga berharap pihak pemerintah kabupaten atau dinas terkait segera mengambil tindakan dan memperbaiki lampu-lampu hias tersebut agar suasana perayaan HUT RI ke-80 di Kajen terasa lebih semarak dan membanggakan.
“Kami berharap segera ada perbaikan, terutama di jalan utama dari titik 0 KM hingga kawasan Alun-alun KPU Kajen,” imbuh warga lainnya. (Gusanto)










