Batang, Wartadesa. – Nasib naas menimpa kakak-beradik Nurrohman (22) dan Aina Tasya (9), mereka tewas setelah kecemplung (terperosok) di sumur tua di belakang rumahnya di Dukuh Bebed, Desa Menjangan Rt. 05/03 Kecamatan Subah Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Kamis (20/7) dinihari.
Sumur dengan kedalaman 17 meter tersebut sudah tidak digunakan lagi dan diduga beracun. Evakuasi oleh Tim SAR berlangsung dramatis karena harus berhati-hati dengan kandungan racun dalam sumur.
Peristiwa nahas itu bermula saat Aina yang sedang bermain tiba-tiba terperosok jatuh ke sumur. Mengetahui adiknya jatuh ke sumur, Nurohman berinisiatif untuk menolong.
“Namun nahas korban yang masuk ke dalam sumur tak mampu keluar dari sumur karena disinyalir ada gas beracun di dalam sumur tersebut,” kata Humas Basarnas Jateng, Zulhawary.
Kejadian itu pun membuat geger warga untuk berdatangan ke lokasi. Meski demikian, mereka tak berani memberikan pertolongan hingga menunggu tim SAR tiba. Setelah melalui perjuangan panjang tim SAR gabungan yang terdiri Basarnas Jateng, Koramil, Polsek Subah, BPBD Batang, serta Batang Rescue, akhirnya berhasil mengevakuasi Nurohman.
“Aina berhasil kami evakuasi satu jam kemudian, tepatnya sekira pukul 24.00 WIB. Keduanya dalam kondisi meninggal dunia. Keduanya langsung kami serahkan ke pihak keluarga,” tambah koordinator tim Basarnas, Ronny Budi Raharjo. (WD)










