Bojong, Wartadesa. – FP 914) seorang pelajar kelas 2 SMP warga Desa Randumuktiwaren, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan musti dilarikan ke RSUD Kajen, akibat kejeblukan mercon (terkena petasan) hingga tangannya mengalami luka parah, Selasa (28/04).
FP terkena petasan pada Senin pagi sekitar pukul 06.00 WIB di persawahan desa setempat. Kapolsek Bojong AKP Suhadi, membenarkan adanya seorang anak yang mengami luka berat akibat terkena petasan. Namun, kata dia, kejadian itu tidak dilaporkan ke Polsek Bojong.
“Tidak ada laporan ke kami. Kami menelusuri berdasarkan postingan di facebook,” kata Suhadi.
Suhadi mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat petasan yang dinyalakan gagal meledak, “Saat itu petasan yang dinyalakan oleh korban ditaruh di atas pohon untuk diledakkan. Pada saat dinyalakan, petasan tersebut ternyata apinya mati akhirnya korban mengambil petasan tersebut untuk dinyalakan kembali akan tetapi pada saat korban mengambil petasan tersebut ternyata api masih menyala dan meledak di tangan korban, sehingga mengakibatkan tangan kanan korban mengalami luka robek,” terang dia.
Menurut Suhadi, ledakan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu korban berteriak kesakitan dan meminta tolong. Warga sekitar pun menolong dan membawa korban ke Puskesmas Sragi. Namun, pihak Puskesmas tidak bisa menangani lalu korban dirujuk ke RSUD Kajen.
Sementara itu, Kabid Pelayanan Medis RSUD Kajen dr Imam Prasetyo, mengatakan, kondisi pasien sekarang bagus dan stabil. “Pasien mengeluh bekas operasi masih sakit, namun kondisinya bagus dan stabil,” kata dia. (Eva Abdullah)










