Warta Desa, Sukabumi – Minggu, 22 Juni 2025. – Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah Front Ketuhanan Yang Maha Esa (OPSHID) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun negeri dengan melaksanakan seremoni peletakan batu syukur sebagai tanda dimulainya pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah 2025.
Peletakan batu pertama ini dilangsungkan secara serentak di lima titik lokasi di wilayah Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Rumah-rumah yang dibangun kali ini mengusung konsep “Rumah Pintar/Smart Home”, sebagai wujud inovasi OPSHID dalam menyediakan hunian yang layak, modern, dan berdaya guna.
Adapun lokasi pembangunan tersebar di tiga desa, yaitu:
- Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak (1 unit)
- Desa Sukamaju, Kecamatan Cikakak (1 unit)
- Desa Wangun Sari, Kecamatan Cisolok (3 unit)
Acara peletakan batu pertama di Desa Wangun Sari, Kecamatan Cisolok, menjadi salah satu pusat perhatian masyarakat. Turut hadir dalam seremoni tersebut Kapolres Sukabumi, Kapolsek Cisolok, Bhabinkamtibnas, Kepala Desa Wangun Sari, dan para Kepala Dusun.
Kehadiran unsur pemerintah dan aparat keamanan ini menandakan kuatnya sinergi antara OPSHID dengan pihak-pihak terkait dalam mewujudkan program sosial yang nyata dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Tak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh masyarakat setempat serta sejumlah mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang tengah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Kecamatan Cisolok.
Dengan program ini, OPSHID tidak hanya membangun rumah, tetapi juga membangun harapan dan semangat baru bagi masyarakat yang membutuhkan. Rumah Syukur menjadi simbol kemerdekaan yang benar-benar dirasakan oleh rakyat kecil, sekaligus upaya konkret mewujudkan kesejahteraan sosial yang berkeadilan. (Rohadi)










