Warta Desa, Pekalongan – Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (Opshid) wilayah Jawa Tengah dan DIY akan segera melaksanakan program pembangunan Rumah Layak Huni Shiddiqiyyah Fathan Mubina (RLHSFM) 2025. Program ini menjadi bagian dari tasyakuran memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 sekaligus hari lahir lagu kebangsaan Indonesia Raya.
“Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa, kami wujudkan rasa syukur dan cinta tanah air dengan membangunkan rumah bagi warga negara Indonesia yang belum mampu,” ujar Koordinator Opshid Jateng-DIY.
Dalam program RLHSFM 2025 Zona 2 ini, Opshid menargetkan pembangunan 22 unit rumah yang tersebar di sejumlah daerah Jawa Tengah dan DIY. Rinciannya sebagai berikut:
- Kabupaten Semarang/Salatiga: 1 unit (anggota Opshid)
- Bantul: 1 unit (anggota Opshid)
- Grobogan: 1 unit (anggota Opshid)
- Jepara: 1 unit (anggota Opshid)
- Klaten: 1 unit (warga umum)
- Yogyakarta: 2 unit (warga umum)
- Gunungkidul: 1 unit (warga umum)
- Kudus: 1 unit (warga umum)
- Kebumen: 1 unit (warga umum)
- Pati: 2 unit (warga umum)
- Kabupaten Pekalongan: 1 unit (warga umum)
- Pemalang: 1 unit (warga umum)
- Banjarnegara: 1 unit (warga Shiddiqiyyah)
- Boyolali: 1 unit (warga Shiddiqiyyah)
- Magelang: 1 unit (anggota Opshid)
- Kulon Progo: 1 unit (warga umum)
- Purbalingga: 1 unit (warga umum)
- Demak, Wonogiri, Surakarta, Blora, Rembang: total 1 unit (warga umum)
- Sleman: 1 unit (warga umum)
- Kota Semarang: 1,5 unit
- Pekalongan Kota, Kendal, Batang: 1 unit (warga umum)
Peletakan batu pertama pembangunan rumah ini akan dilakukan serentak pada Sabtu, 20 September 2025.
Melalui program ini, Opshid menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan aksi nyata, sekaligus memperkokoh semangat persatuan dan kepedulian sosial sebagaimana nilai-nilai luhur Sumpah Pemuda. (Rohadi)










