close
Layanan PublikSosial Budaya

Pawai takbiran dengan musik dugem akan disuruh pulang

takbir keliling
Suasana takbir keliling tahun 2018 di jembatan Pringgodani, Surabayan-Kedungwuni

Doro, Wartadesa. – Bagi warga yang melakukan pawai takbiran (takbir keliling) dengan kendaraan bermotor baik mobil bak terbuka maupun motor dengan diiringi house music (musik dugem) akan disuruh pulang, atau mengganti dengan suara takbiran yang sesuai. Demikian hasil rapat koordinasi Forkopimcam Doro, Rabu (29/05) kemarin.

Kebijakan untuk memulangkan peserta takbir keliling yang tidak sesuai tersebut diterapkan dalam rangka menyikapi maraknya takbir keliling dengan memutar musik dugem atau house music.

Untuk mengurangi terjadinya kemacetan arus lalu-lintas di wilayah Doro dan sekitarnya, pusat kegiatan takbir keliling dengan KBM akan dipusatkan di Kecamatan Doro.

Langkah antisipasi menghadapi takbir keliling yang menggunakan KBM dengan sound system (pengeras suara) baik dari daerah Doro maupun dari daerah lain dilakukan tindakan persuasif, baik dengan meminta untuk kembali ataupun meminta untuk mengganti lagu yang diputar dengan suara takbir.

Selain itu, akan dilakukan juga dengan cara membuat surat edaran kepada takmir masjid berisi himbauan kepada warga untuk tidak melakukan takbir keliling menggunakan KBM, karena selain mengganggu pengguna jalan juga dapat membahayakan peserta takbir keliling itu sendiri karena menggunakan KBM Bak terbuka yang mana peruntukannya untuk angkutan barang.

Khususnya kegiatan malam takbiran untuk Desa Doro diselenggarakan melalui kegiatan pawai obor keliling dan terpusat di kecamatan Doro dari start sampai finis dengan peserta anak-anak TPQ dan warga Desa Doro.

Pelaksanaan pengamanan pawai obor takbir keliling meliputi dari Polsek Doro, Koramil Doro, Trantib Kecamatan Doro, Banser Kecamatan Doro. (WD)

 

Tags : dorolebarantakbir keliling